395 pola tata bahasa. Saring per level, cari, lalu arahkan kursor atau ketuk kartu untuk melihat sekilas.
395 pola
Jawab satu pertanyaan, dan penghitungan dimulai.
Mulai dari satu poin tata bahasaKemajuan dan kartu pengulangan Anda hanya tersimpan di peramban ini. Simpan sebagai berkas untuk menyimpan salinannya, atau muat berkas untuk memulihkannya.
Penanda topik は (wa): 'mengenai ...'
は menunjukkan topik kalimat: hal yang akan Anda bicarakan. Informasi pentingnya berada setelah は. Topik biasanya sesuatu yang sudah diketahui atau bisa dilihat oleh pendengar. Setelah topiknya jelas, penutur bahasa Jepang biasanya tidak mengulanginya di kalimat-kalimat berikutnya.
A adalah B (sopan)
AはBです menyatakan bahwa A adalah B, atau bahwa A termasuk dalam kelompok B. は menandai topik, dan です membuat kalimat menjadi sopan. です tidak berubah menurut orangnya: 'saya', 'Anda', dan 'dia' semuanya memakai です. Pakailah bentuk ini ketika berbicara dengan orang yang belum akrab, dengan guru, dan di tempat kerja.
bukan / tidak (bentuk negatif sopan dari です)
Ini adalah bentuk negatif sopan dari です. Pola ini dipakai setelah kata benda dan kata sifat な untuk mengatakan bahwa sesuatu tidak demikian. じゃありません sering dipakai saat berbicara. ではありません terdengar lebih formal dan sering dipakai dalam tulisan. Kata kerja dan kata sifat い membuat bentuk negatifnya dengan cara lain.
Penanda pertanyaan か
Menambahkan か di akhir kalimat sopan mengubahnya menjadi pertanyaan. Nada suara biasanya naik pada か. Dalam tulisan bahasa Jepang, pertanyaan dengan か biasanya diakhiri dengan 「。」, bukan tanda tanya. Dalam percakapan santai antarteman, か biasanya dihilangkan dan hanya nada suaranya yang naik (行く?).
Juga (dan 'juga tidak')
も berarti 'juga'. も menunjukkan bahwa hal yang berlaku untuk satu benda juga berlaku untuk benda lain. も datang tepat setelah kata yang 'ditambahkan', jadi perhatikan letaknya dengan baik. Dalam kalimat negatif, も berarti 'juga tidak'.
の: kepemilikan dan kata benda + kata benda ('B milik A', 'B dari A')
の menghubungkan dua kata benda. Kata benda pertama menjelaskan kata benda kedua, jadi kata benda utama selalu berada di akhir. Urutan ini berlawanan dengan bahasa Indonesia ('buku saya'). の sering diterjemahkan sebagai 'milik' atau 'dari', tetapi maknanya lebih luas: の hanya menyatakan bahwa kata benda pertama memberi keterangan tentang kata benda kedua.
Ini / itu / itu di sana (benda)
Kata-kata ini menunjuk benda tanpa menyebut namanya. Kata yang Anda pakai bergantung pada letak bendanya: dekat dengan Anda (これ), dekat dengan orang yang Anda ajak bicara (それ), atau jauh dari Anda berdua (あれ). Karena itu, katanya sering berubah antara pertanyaan dan jawabannya: benda yang bagi Anda adalah それ, bagi orang yang memegangnya adalah これ. Dalam percakapan, それ juga bisa menunjuk apa yang baru saja dikatakan lawan bicara (それはいいですね).
(kata benda) ini / itu / itu di sana
この, その, dan あの datang sebelum kata benda dan menunjukkan yang mana yang Anda maksud: 'buku ini', 'buku itu (dekat Anda)', 'buku yang di sana itu'. Aturan dekat dan jauhnya sama dengan これ / それ / あれ. Dalam bahasa Indonesia, kata 'ini / itu' datang setelah kata benda, tetapi dalam bahasa Jepang この / その / あの selalu datang sebelumnya.
Di sini / di situ / di sana (tempat dan arah)
ここ, そこ, dan あそこ menunjuk tempat, sama seperti これ, それ, dan あれ menunjuk benda. Perhatikan bahwa bentuk untuk tempat yang jauh adalah あそこ, bukan あこ. こちら, そちら, dan あちら pada dasarnya berarti arah, tetapi pegawai toko dan pegawai kantor juga memakainya sebagai kata sopan untuk 'di sini', 'di situ', dan 'di sana'. Di telepon, そちら sering berarti 'tempat Anda berada'.
Kata tanya dasar: apa, siapa, di mana, kapan, berapa harganya, berapa buah
Kata tanya menanyakan suatu informasi, jadi jawabannya adalah informasi itu sendiri, bukan はい atau いいえ. Bahasa Jepang tidak memindahkan kata tanya ke depan kalimat. Kata tanya tetap berada di tempat jawabannya: これは本です → これは何ですか. Jawabannya biasanya memakai partikel yang sama dengan pertanyaannya: だれが来ましたか — 田中さんが来ました.
Yang mana / (kata benda) yang mana / yang mana dari dua
Ini adalah kata tanya dari kelompok こ・そ・あ・ど: これ → どれ, この → どの, こちら → どちら. Kata-kata ini meminta pendengar memilih dari suatu kelompok yang bisa dilihat atau sudah diketahui kedua orang. Jawabannya sering memakai kata こ・そ・あ: どれですか — これです.
Tolong beri saya ... / Saya pesan ...
〜をください dipakai untuk meminta seseorang memberikan suatu benda kepada Anda. Ini adalah cara dasar untuk memesan di restoran dan membeli barang di toko atau di loket tiket. Ungkapan ini cukup sopan untuk dipakai di toko dan restoran. Ungkapan ini juga bisa dipakai untuk hal yang tidak bisa disentuh, seperti waktu (時間をください).
Golongan kata kerja: Golongan I (godan), Golongan II (ichidan), Golongan III (tidak beraturan)
Kata kerja bahasa Jepang dibagi menjadi tiga golongan menurut cara bentuknya berubah. Anda perlu tahu golongan sebuah kata kerja agar bisa membuat bentuk て, bentuk ない, bentuk kamus, dan bentuk た dengan benar. Pada Golongan I, bunyi sebelum ます berubah (書きます → 書く, 書かない, 書いて). Pada Golongan II, Anda cukup membuang ます atau る lalu menambahkan akhiran baru (食べます → 食べる, 食べない, 食べて). Golongan III punya dua kata kerja tidak beraturan, する dan 来る, dan Anda cukup menghafal bentuk-bentuknya.
Bentuk sopan kata kerja: 〜ます / 〜ません / 〜ました / 〜ませんでした
ます membuat kata kerja menjadi sopan. Gunakan bentuk ini dengan orang yang belum Anda kenal baik, dengan guru, di tempat kerja, dan di toko. 〜ます dipakai untuk kebiasaan dan untuk masa depan (bahasa Jepang tidak punya bentuk masa depan tersendiri), 〜ました dipakai untuk masa lampau, dan 〜ません serta 〜ませんでした adalah bentuk negatifnya. Dengan keluarga dan teman dekat, orang biasanya memakai bentuk biasa (行く, 行かない).
に: pada (suatu titik waktu)
に setelah kata waktu menunjukkan titik waktu saat suatu tindakan terjadi, seperti 'pada' dalam bahasa Indonesia. に diperlukan setelah jam, tanggal, bulan, dan tahun. Kata seperti 今日, あした, dan 毎日 sudah berfungsi sebagai kata keterangan, jadi tidak memakai partikel.
dari ... sampai ...
から menandai titik awal dan まで menandai titik akhir. Keduanya dipakai untuk waktu (dari jam 9 sampai jam 5) dan untuk tempat (dari rumah sampai stasiun). Anda tidak harus memakai keduanya: pakai から saja jika membicarakan awalnya, dan まで saja jika membicarakan akhirnya.
と: dan (menyebutkan semua hal)
と menghubungkan dua kata benda atau lebih dan berarti 'dan'. と memberi tahu pendengar bahwa daftarnya lengkap: パンと卵を食べました berarti Anda makan roti dan telur, dan hanya itu yang Anda sebutkan. Jika Anda hanya ingin memberi beberapa contoh, pakailah や.
へ: ke / menuju (arah gerakan)
へ menunjukkan arah atau tempat yang dituju seseorang. Di N5, へ terutama dipakai dengan 行きます (pergi), 来ます (datang), dan 帰ります (pulang/kembali). Dengan kata kerja ini Anda juga bisa memakai に, dan artinya hampir sama.
で: dengan / naik / dalam (cara, alat, bahan, bahasa)
で menunjukkan cara atau sarana yang dipakai untuk melakukan sesuatu: naik apa Anda bepergian, alat apa yang Anda pakai, dari bahan apa sesuatu dibuat, atau bahasa apa yang Anda pakai. Dalam bahasa Indonesia artinya bisa 'naik', 'dengan', 'dari', atau 'dalam'; dalam semua kasus, で menjawab pertanyaan 'memakai apa?'.
と: bersama (seseorang)
と setelah orang menunjukkan dengan siapa Anda melakukan sesuatu. 友だちと映画を見ました berarti 'Saya menonton film bersama teman'. Menambahkan 一緒に membuat makna 'bersama-sama' lebih jelas, tetapi artinya tetap sama tanpa kata itu.
を: penanda objek langsung
を menandai objek langsung: benda yang dikenai tindakan. Dalam パンを食べます, パン adalah apa yang Anda makan. Urutan kata dalam bahasa Jepang adalah objek + を + kata kerja, jadi kata kerja berada di akhir.
で: di (tempat terjadinya tindakan)
で setelah tempat menunjukkan di mana suatu tindakan terjadi. 図書館で勉強します berarti 'Saya belajar di perpustakaan': perpustakaan adalah tempat kegiatan itu. Bahasa Indonesia memakai 'di' baik untuk tempat tindakan maupun tempat keberadaan, tetapi bahasa Jepang memilih partikel menurut kata kerjanya: tindakan memakai で.
Maukah Anda ...? / Bagaimana kalau kita ...? (ajakan)
〜ませんか adalah cara sopan untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama Anda, atau untuk menawarkan sesuatu. Bentuknya negatif, tetapi artinya tidak negatif: 行きませんか berarti 'Maukah Anda pergi?'. Karena pola ini menanyakan keinginan pendengar, kedengarannya lembut dan memberi ruang untuk menolak.
Mari ... / Ayo ...
〜ましょう berarti 'mari ...'. Pembicara mengusulkan untuk melakukan sesuatu bersama pendengar dan mengajak pendengar ikut serta. Ini juga cara umum untuk menjawab 'ya' terhadap ajakan. Di N5, tindakannya biasanya dilakukan bersama oleh pembicara dan pendengar; pola ini tidak dipakai untuk menyatakan rencana pembicara sendiri.
ね di akhir kalimat: '..., ya?' / '..., kan?' (persetujuan, konfirmasi)
ね diletakkan di akhir kalimat ketika pembicara menganggap pendengar juga mengetahui atau merasakan hal yang sama. Ada dua kegunaan utama: meminta persetujuan ('Panas, ya?') dan memastikan bahwa sesuatu benar ('Tesnya besok, kan?'). ね membuat kalimat terdengar lembut dan ramah. そうですね adalah cara yang sangat umum untuk menyatakan setuju.
よ di akhir kalimat: '..., lho' (menyampaikan informasi baru)
よ diletakkan di akhir kalimat saat pembicara memberi tahu pendengar sesuatu yang belum diketahui atau belum disadari pendengar. よ dipakai untuk memberi informasi, saran, atau peringatan, atau untuk memberi tahu seseorang agar tidak khawatir. Artinya kira-kira seperti 'lho' atau 'loh' dalam bahasa Indonesia, tetapi sering tidak diterjemahkan.
に: tempat sesuatu berada, tempat tujuan, orang yang menerima tindakan
に ini menandai sebuah titik. Partikel ini menunjukkan tempat benda atau orang berada, tempat berakhirnya sebuah perpindahan, atau orang yang dituju oleh suatu tindakan. Tempat Anda melakukan kegiatan (makan, belajar, bekerja) memakai で, bukan に. に untuk waktu (7時に) dan に untuk tujuan (買い物に行きます) dijelaskan di halaman tersendiri.
あげます: memberi / もらいます: menerima (barang)
あげます berarti 'memberi' dan もらいます berarti 'menerima'. Subjek あげます adalah pemberi, dan subjek もらいます adalah penerima. あげます tidak dipakai kalau penerimanya 'saya': untuk 'seseorang memberi saya sesuatu', bahasa Jepang memakai くれます, atau Anda menjadikan diri sendiri sebagai subjek dengan もらいます. Halaman ini membahas memberi dan menerima barang; melakukan suatu tindakan untuk orang lain (〜てあげる / 〜てもらう) dipelajari di N4.
sudah / belum, masih
もう menunjukkan bahwa sesuatu sudah berubah atau selesai sebelum saat ini: 'sudah'. まだ menunjukkan bahwa suatu keadaan belum berubah: 'masih' dalam kalimat positif, dan 'belum' dalam kalimat negatif. Untuk pertanyaan もう〜ましたか, jawaban negatif yang singkat di tingkat N5 adalah いいえ、まだです. Dengan bentuk negatif, もう berarti 'sudah tidak ... lagi' (もう時間がありません).
Kata sifat い dan perubahan bentuknya
Kata sifat い adalah kata sifat yang bentuk kamusnya berakhir dengan い, seperti 高い, おいしい, atau 忙しい. Kata sifat itu sendiri yang berubah untuk menunjukkan negatif dan lampau, jadi です setelahnya tidak pernah berubah menjadi でした atau じゃありません. です hanya membuat kalimat menjadi sopan. Kata sifat い juga bisa langsung diletakkan sebelum kata benda untuk menjelaskannya.
Kata sifat な dan perubahan bentuknya
Kata sifat な adalah kata sifat seperti 静か, 元気, 便利, 有名, dan 好き. Kata-kata ini disebut kata sifat な karena memerlukan な ketika datang sebelum kata benda. Kata itu sendiri tidak pernah berubah; bentuk negatif dan lampau ditunjukkan oleh です, sama seperti kata benda. ではありません lebih formal daripada じゃありません.
Tadinya / dulu (bukan) ... (bentuk lampau です)
でした adalah bentuk lampau dari です. Bentuk ini dipakai setelah kata benda dan kata sifat な untuk mengatakan sesuatu dulu itu apa atau bagaimana. Negatif lampaunya adalah じゃありませんでした: Anda menambahkan でした pada bentuk negatif じゃありません. Kata kerja dan kata sifat い punya bentuk lampau sendiri (〜ました, 〜かったです), jadi でした tidak dipakai dengan keduanya.
Tidak begitu / tidak terlalu / jarang
あまり dengan bentuk negatif berarti tingkat, jumlah, atau frekuensinya rendah: 'tidak begitu', 'tidak banyak', 'jarang'. Artinya bukan nol. Di N5, selalu pakai あまり bersama bentuk negatif. あまり juga membuat jawaban negatif terdengar lebih halus: あまり好きじゃありません adalah cara sopan untuk mengatakan bahwa Anda tidak menyukai sesuatu. Dalam percakapan santai, kata ini sering diucapkan あんまり.
sama sekali tidak
ぜんぜん dengan bentuk negatif membuat negatifnya menjadi penuh: 'sama sekali tidak', 'tidak pernah', 'tidak ada apa-apa'. Ungkapan ini lebih kuat daripada あまり〜ない. ぜんぜん juga dipakai dengan beberapa kata yang sudah bermakna negatif, seperti ぜんぜん違います (sama sekali berbeda) dan ぜんぜんだめです (sama sekali tidak bagus). Dalam percakapan santai, orang kadang mengatakan hal seperti ぜんぜん大丈夫, tetapi dalam buku pelajaran dan JLPT, ぜんぜん dipakai dengan bentuk negatif.
Bagaimana / (kata benda) yang seperti apa
どう berarti 'bagaimana'. 〜はどうですか menanyakan kesan seseorang atau keadaan sesuatu, dan jawabannya biasanya kata sifat (おもしろいです, 大変でした). どうですか juga dipakai untuk menawarkan atau mengusulkan sesuatu: お茶はどうですか (Bagaimana kalau minum teh?). どんな berarti '... yang seperti apa' dan meminta gambaran tentang kata benda setelahnya; jawabannya biasanya kata sifat + kata benda (親切な人です).
が: tetapi / pembuka yang halus
が ini menyambung dua kalimat menjadi satu. Pemakaian pertamanya adalah 'tetapi': bagian kedua berlawanan dengan bagian pertama. Pemakaian keduanya adalah sebagai pembuka yang halus: dalam すみませんが atau 田中ですが, が tidak berarti 'tetapi'. が hanya menyiapkan pendengar untuk pertanyaan atau permintaan yang menyusul. が ini diletakkan setelah satu kalimat utuh, jadi berbeda dari partikel subjek が yang diletakkan setelah kata benda.
は untuk perbandingan: 'A begini, tetapi B begitu'
は tidak hanya menandai topik. は bisa membandingkan satu hal dengan hal lain: 'A seperti ini, tetapi B berbeda.' Dalam kalimat negatif, は sering menandai hal yang Anda katakan 'tidak', dan memberi isyarat bahwa hal lain mungkin berbeda: お酒は飲みません menyiratkan 'Saya tidak minum minuman beralkohol, tetapi mungkin minum yang lain.'
が: penanda subjek
が menandai subjek: orang atau benda yang melakukan tindakan atau berada dalam suatu keadaan. が dipakai ketika subjeknya adalah informasi baru atau informasi yang penting, misalnya ketika kata tanya menjadi subjek (だれが来ましたか) dan dalam jawabannya (田中さんが来ました). が juga dipakai ketika Anda menggambarkan sesuatu yang Anda lihat atau sadari saat itu juga (雨が降っています), dan ketika Anda mengatakan bahwa sesuatu ada (駅の前に銀行があります).
が dengan 好き / 上手 / わかる / ある (hal yang menjadi sasaran suatu keadaan)
Kata seperti 好き (suka), きらい (tidak suka / benci), 上手 (pandai), 下手 (tidak pandai), わかる (mengerti), dan ある (punya) tidak menunjukkan tindakan. Kata-kata ini menunjukkan keadaan: perasaan, kemampuan, atau memiliki sesuatu. Hal yang menjadi sasaran keadaan itu memakai が, bukan を. Dalam bahasa Indonesia hal ini adalah objek ('Saya suka kucing'), jadi pelajar sering ingin memakai を, tetapi bahasa Jepang mengatakan わたしは猫が好きです.
karena / jadi
から datang di akhir alasan dan menghubungkannya dengan hasil: 'alasan から、hasil'. Perhatikan bahwa から datang setelah alasan, berbeda dengan 'karena' dalam bahasa Indonesia yang datang sebelum alasan. Bagian hasil bisa berupa fakta, tetapi bisa juga berupa permintaan, ajakan, atau rencana pembicara sendiri: 暑いですから、窓を開けてください. から menyatakan alasan dengan jelas dan langsung, jadi sangat sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Mengapa / kenapa
どうして dan なぜ sama-sama menanyakan alasan: 'mengapa'. Keduanya biasanya diletakkan di awal pertanyaan, atau tepat setelah topik. Jawabannya memberikan alasan dengan から, paling sering dalam bentuk 〜からです. どうして adalah kata yang biasa dalam percakapan, dan なぜ terdengar sedikit lebih formal.
Ada / punya (あります untuk benda, います untuk orang dan hewan)
あります dan います sama-sama berarti 'ada' atau 'berada (di suatu tempat)'. Pakailah います untuk orang dan hewan, yaitu makhluk hidup yang bisa bergerak sendiri. Pakailah あります untuk semua yang lain: benda, tanaman, bangunan, dan juga waktu, uang, rencana, serta acara. Tempatnya memakai に, dan hal yang ada memakai が. Kata kerja yang sama juga berarti 'punya': わたしは兄がいます (Saya punya kakak laki-laki), 今日は時間があります (Hari ini saya punya waktu).
Kata penunjuk posisi: di atas, di bawah, di depan, di belakang, di dalam, di luar, di sebelah, di antara
Kata posisi dalam bahasa Jepang adalah kata benda. Anda menyebutkan titik acuan lebih dulu, lalu menyambungkan kata posisi kepadanya dengan の: 机の上 berarti 'bagian atas meja', yaitu 'di atas meja'. Urutannya kebalikan dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang meletakkan 'di atas' sebelum 'meja'. Setelah kata posisi, Anda menambahkan partikel seperti に atau で, sama seperti setelah kata benda tempat lainnya.
Tidak ... apa-apa / tidak ada siapa-siapa / tidak ke mana-mana
Kata tanya + も dengan kata kerja negatif berarti 'tidak ... satu pun' atau 'sama sekali tidak ada': 何も食べません (Saya tidak makan apa-apa), だれも来ませんでした (Tidak ada seorang pun yang datang), どこへも行きません (Saya tidak pergi ke mana-mana). Kata dengan も tidak membuat kalimat menjadi negatif dengan sendirinya, jadi kata kerjanya harus berbentuk negatif. Bahasa Inggris sering memakai satu kata negatif saja ('nothing', 'nobody'), tetapi bahasa Jepang memerlukan も dan kata kerja negatif bersama-sama.
Sesuatu / seseorang / suatu tempat / suatu saat
Kalau か ditambahkan pada kata tanya, kata itu tidak lagi menjadi pertanyaan dan berarti 'suatu / se-': 何 (apa) menjadi 何か (sesuatu), だれ (siapa) menjadi だれか (seseorang). Anda memakainya ketika tidak tahu, atau tidak perlu mengatakan, dengan tepat apa, siapa, di mana, atau kapan. Dalam pertanyaan, artinya 'sesuatu / seseorang / ke suatu tempat', dan pertanyaannya adalah pertanyaan ya/tidak: 何か食べましたか (Apakah Anda sudah makan sesuatu?) dijawab dengan はい atau いいえ.
A atau B
Di antara dua kata benda, か berarti 'atau': salah satu dari keduanya, bukan keduanya. 土曜日か日曜日 berarti 'hari Sabtu atau hari Minggu'. Untuk meminta seseorang memilih, bahasa Jepang mengulang seluruh pertanyaan: これは「り」ですか、「い」ですか (Ini り atau い?). Pendengar menjawab dengan bagian yang benar: 「り」です.
A, B, dan lain-lain (menyebutkan sebagian)
や menyebutkan dua atau tiga hal sebagai contoh dan memberi tahu pendengar bahwa daftarnya belum lengkap: masih ada hal lain. など ('dan lain-lain') bisa ditambahkan setelah kata benda terakhir agar makna ini lebih jelas. Pakailah や jika Anda tidak bisa atau tidak perlu menyebutkan semuanya. Jika Anda menyebutkan semuanya, pakailah と.
Kata bantu bilangan (counter) dan letak jumlah dalam kalimat
Dalam bahasa Jepang, Anda tidak bisa menghitung hanya dengan angka. Anda menambahkan kata bantu bilangan yang sesuai dengan jenis benda yang dihitung, mirip dengan 'dua lembar kertas' dalam bahasa Indonesia. Jumlah biasanya datang setelah kata benda dan partikelnya, tepat sebelum kata kerja: 切手を二枚買います. Beberapa kata bantu bilangan berubah bunyinya dengan angka tertentu, jadi cara bacanya harus dihafalkan: 一本 dibaca いっぽん, 三本 dibaca さんぼん, 六本 dibaca ろっぽん, dan satu orang serta dua orang dibaca ひとり dan ふたり.
... kali per (jangka waktu)
Pola ini menyatakan seberapa sering sesuatu terjadi dalam jangka waktu tertentu: 1週間に3回 berarti 'tiga kali seminggu'. Partikel に menandai jangka waktu yang dipakai sebagai satuan hitungan. Untuk menanyakan frekuensi, gunakan 何回: 1か月に何回〜か. Bentuk singkat seperti 週に1回 dan 月に2回 juga sangat umum.
Hanya / cuma / saja
だけ membatasi sesuatu pada satu hal atau satu jumlah: 'hanya ini, tidak ada yang lain'. Kata ini netral, jadi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa pembicara merasa jumlahnya terlalu sedikit. Kalimatnya bisa positif atau negatif: リンさんだけ来ました (hanya Linh yang datang) dan リンさんだけ来ませんでした (hanya Linh yang tidak datang) sama-sama benar, tetapi artinya berbeda.
Sekitar / kira-kira (jumlah)
ぐらい / くらい diletakkan setelah suatu jumlah dan menunjukkan bahwa angkanya tidak tepat: 20分ぐらい berarti 'sekitar 20 menit'. Kata ini dipakai untuk berapa banyak dan berapa lama. Untuk titik waktu yang kira-kira (sekitar jam 3, sekitar bulan April), kata yang standar adalah ごろ. Ketika Anda mengatakan berapa lama suatu tindakan berlangsung (2時間ぐらい勉強します), lamanya waktu dipakai tanpa partikel に.
Sekitar (suatu titik waktu)
ごろ diletakkan setelah suatu titik waktu dan berarti 'sekitar' atau 'kira-kira pada': 6時ごろ berarti 'sekitar jam enam'. Pakailah ketika Anda tidak tahu atau tidak ingin menyebutkan waktu yang tepat. ごろ hanya untuk titik waktu. Untuk jumlah atau lamanya waktu yang kira-kira (sekitar dua jam, sekitar sepuluh orang), pakailah ぐらい.
masing-masing / ... demi ...
ずつ menunjukkan bahwa jumlah yang sama diberikan kepada setiap orang atau benda, atau bahwa jumlah yang sama diulang setiap kali. みんなに2つずつあげます berarti 'Saya memberi masing-masing orang dua', dan 毎日5つずつ覚えます berarti 'Setiap hari saya menghafal lima'. Dengan 1人 atau 1つ, artinya sering 'satu per satu': 1人ずつ入ってください. 少しずつ berarti 'sedikit demi sedikit'.
Sedang ... / dalam (jangka waktu) ... / sepanjang, di seluruh ...
中 ditambahkan pada kata benda dan punya dua cara baca. Kalau dibaca ちゅう, artinya suatu tindakan sedang berlangsung sekarang (電話中 = sedang menelepon) atau sesuatu terjadi pada suatu saat dalam jangka waktu tertentu (今週中に = sebelum minggu ini berakhir). Kalau dibaca じゅう, artinya seluruh waktu atau tempat tanpa ada yang terlewat: 一日中 berarti 'sepanjang hari' dan 日本中 berarti 'di seluruh Jepang'. Cara baca setiap kata sudah tetap, jadi hafalkan kata-kata yang umum satu per satu.
A lebih ... daripada B
より berarti 'daripada' dan menandai hal yang dijadikan pembanding. Dalam A は B より大きいです, A adalah topik dan A-lah yang lebih besar; B hanya patokan. Kata sifat bahasa Jepang tidak memiliki bentuk perbandingan seperti 'lebih besar' atau 'lebih tenang', jadi より saja sudah menunjukkan perbandingan. より selalu diletakkan setelah B, berlawanan dengan 'daripada B' dalam bahasa Indonesia, di mana kata itu berada sebelum B.
Mana yang lebih ..., A atau B? / A lebih ...
Pakailah pasangan pola ini untuk membandingkan tepat dua hal. Pertanyaannya menyebutkan kedua hal dengan と dan menanyakan どちらが ('yang mana'). どちら dipakai untuk benda, orang, tempat, maupun waktu jika jumlahnya dua. Jawabannya menandai pihak yang dipilih dengan のほうが ('pihak ... lebih ...'). Dalam pertanyaan maupun jawaban, partikelnya adalah が, karena inti kalimatnya adalah yang mana.
Paling ... (superlatif)
一番 berarti 'nomor satu' dan membentuk superlatif: 一番好きです berarti 'Saya paling suka'. Pakailah ketika Anda memilih dari tiga hal atau lebih, atau dari satu kelompok utuh. Kelompok itu ditandai dengan で ('di antara', 'di'), dan hal yang menjadi nomor satu ditandai dengan が. Dalam pertanyaan, pilih kata tanya menurut apa yang Anda tanyakan: 何 untuk benda, だれ untuk orang, どこ untuk tempat, いつ untuk waktu, dan どれ ketika Anda memilih dari daftar pendek yang baru saja disebutkan.
Ingin (memiliki sesuatu)
ほしい menyatakan bahwa pembicara ingin memiliki suatu benda. ほしい adalah kata sifat い, bukan kata kerja, jadi benda yang diinginkan memakai が, bukan を. Dalam pernyataan, ほしい menunjukkan keinginan pembicara sendiri, dan dalam pertanyaan menanyakan keinginan pendengar. Untuk keinginan orang lain, bahasa Jepang biasanya menambahkan ungkapan seperti 〜と言っています. Untuk keinginan melakukan suatu tindakan, pakailah kata kerja + たい, bukan ほしい.
ingin melakukan
たい ditambahkan pada kata kerja untuk menyatakan bahwa pembicara ingin melakukan tindakan itu: 日本へ行きたいです berarti 'Saya ingin pergi ke Jepang'. Dalam kalimat pernyataan, たい menunjukkan keinginan pembicara sendiri, dan dalam kalimat tanya, たい menanyakan keinginan lawan bicara. Untuk keinginan orang lain, bahasa Jepang biasanya menambahkan ungkapan seperti 〜と言っています. Untuk menginginkan benda, bukan tindakan, pakailah kata benda + がほしい.
pergi / datang untuk melakukan sesuatu
Pola ini menyatakan tujuan pergi, datang, atau pulang ke suatu tempat: 映画を見に行きます berarti 'Saya pergi (ke suatu tempat) untuk menonton film'. Tujuannya berupa akar bentuk ます atau kata benda kegiatan, diikuti に. Kata kerja utamanya adalah kata kerja perpindahan seperti 行く, 来る, atau 帰る, jadi tempatnya memakai へ atau に, bukan で. Kala, bentuk negatif, dan ajakan semuanya ditunjukkan pada kata kerja perpindahan di akhir kalimat.
Cara melakukan (sesuatu)
Menambahkan 方 (かた) pada akar bentuk ます sebuah kata kerja membentuk kata benda yang berarti 'cara melakukan' sesuatu. Karena kata barunya adalah kata benda, kata di depannya dihubungkan dengan の, bukan を. Setelah itu Anda bisa memakainya seperti kata benda lainnya: 〜方を教えてください, 〜方がわかりません, 〜方を知っています.
を: melewati / menyusuri / keluar dari (jalur dan titik keberangkatan)
を tidak hanya menandai objek suatu tindakan. Dengan kata kerja perpindahan, を menandai tempat yang Anda lewati atau susuri, seperti taman, jalan, jembatan, atau langit. Dengan 出る dan 降りる, を menandai tempat atau kendaraan yang Anda tinggalkan. Dalam kedua pemakaian ini, kata benda sebelum を adalah tempat, bukan benda yang dikenai tindakan.
Cara membuat bentuk て
Bentuk て adalah bentuk kata kerja yang menghubungkan kata kerja dengan bagian berikutnya. Bentuk ini tidak memiliki waktu (kala) sendiri; akhir kalimatlah yang menunjukkan waktu dan tingkat kesopanan. Di N5 Anda memerlukannya untuk 〜てください (permintaan), 〜ています (tindakan yang sedang berlangsung dan keadaan), 〜て、〜 (tindakan berurutan), dan 〜てから (setelah melakukan). Pertama, periksa golongan kata kerjanya, lalu terapkan perubahan bunyi untuk golongan itu.
Tolong lakukan ...
〜てください dipakai untuk meminta atau menyuruh seseorang melakukan sesuatu dengan sopan. Anda mendengarnya dalam permintaan (教えてください), dalam instruksi dari guru, dokter, dan petugas (ここに書いてください), dan saat Anda dengan ramah mempersilakan seseorang melakukan sesuatu demi kebaikannya sendiri (どうぞ、座ってください). Ungkapan ini sopan, tetapi tetap merupakan instruksi langsung, jadi kepada atasan atau orang yang tidak dikenal, orang sering memilih bentuk yang lebih halus seperti 〜てくださいませんか (N4).
Sedang melakukan (tindakan yang sedang berlangsung)
Dengan kata kerja untuk tindakan yang memakan waktu, seperti 食べる, 読む, 書く, 話す, dan 降る, 〜ています menunjukkan bahwa tindakan itu sedang berlangsung sekarang. Pola ini sering dipakai bersama 今 dan menjawab pertanyaan 今、何をしていますか. Bentuk lampau 〜ていました menunjukkan apa yang sedang berlangsung pada suatu waktu di masa lampau. Dengan kata kerja yang menunjukkan perubahan cepat, seperti 結婚する atau 知る, 〜ています biasanya menunjukkan keadaan; lihat 〜ています(結果の状態・習慣・職業).
Mau saya ...? (menawarkan diri untuk melakukan sesuatu)
〜ましょうか dipakai ketika pembicara menawarkan diri untuk melakukan sesuatu bagi pendengar: 'Mau saya ...?'. Pembicara melihat bahwa pendengar memerlukan bantuan dan bertanya dulu sebelum bertindak. Untuk menerima, katakan ええ、お願いします atau すみません、お願いします. Untuk menolak dengan sopan, katakan いいえ、大丈夫です atau いいえ、けっこうです. Bentuk yang sama juga bisa berarti ajakan halus 'Bagaimana kalau kita ...?' ketika kedua orang melakukan tindakan bersama; lihat perbandingan dengan 〜ましょう di bawah.
Keadaan hasil / kebiasaan / pekerjaan (sudah menikah, tinggal di, tahu, bekerja di)
〜ています tidak hanya berarti 'sedang melakukan'. (1) Dengan kata kerja yang menunjukkan perubahan cepat, seperti 結婚する, 知る, 持つ, 着る, dan かぶる, pola ini menunjukkan keadaan yang terus berlanjut setelah perubahan: 結婚しています (sudah menikah), 持っています (punya), 帽子をかぶっています (memakai topi). 住んでいます (tinggal di) juga dipakai dengan cara ini. (2) Pola ini menunjukkan kebiasaan yang diulang selama suatu jangka waktu: 毎朝、走っています. (3) Pola ini menyatakan pekerjaan atau sekolah seseorang: 銀行で働いています, 大学で勉強しています.
Melakukan A, lalu B (menghubungkan tindakan dengan bentuk て)
Bentuk て menghubungkan tindakan-tindakan yang terjadi satu demi satu, sesuai urutan penyebutannya: 'melakukan A, (lalu B,) lalu C'. Bentuk て sendiri tidak memiliki waktu (kala), jadi kata kerja terakhir yang memberi tahu apakah seluruh kalimat berbentuk lampau, sekarang, permintaan, dan sebagainya. Karena urutannya bermakna, 歯を磨いて、朝ごはんを食べます berarti Anda menggosok gigi lebih dulu.
Setelah melakukan ... / sejak ...
A てから B berarti 'setelah melakukan A, lakukan B'. Pola ini menegaskan urutannya: A lebih dulu, dan B baru terjadi setelah A selesai. Pola ini sering dipakai untuk urutan langkah yang benar (手を洗ってから、食べます). Pola ini juga bisa berarti 'sejak', untuk sesuatu yang terus berlangsung sejak waktu A: 日本へ来てから、毎日日本語を勉強しています.
Menyambung kata sifat dan kata benda: ... dan ... (くて / で)
Ini adalah bentuk て dari kata sifat dan kata benda. Bentuk ini menyambung dua keterangan atau lebih dalam satu kalimat, seperti 'dan': この部屋は広くて、明るいです. Keterangan-keterangan itu biasanya searah (sama-sama baik atau sama-sama buruk). Kalau berlawanan, yang dipakai adalah が (tetapi). Bagian pertama juga bisa memberi alasan ringan untuk bagian kedua, seperti pada 暑くて、眠れません; pemakaian itu dipelajari di N4.
Mengenai A, B-nya ... (kalimat は〜が)
Pola kalimat ini pertama-tama menyebutkan topik dengan は, lalu menggambarkan satu bagian atau satu sisi dari topik itu dengan が. 象は鼻が長いです secara harfiah berarti 'Mengenai gajah, hidungnya panjang', yaitu 'Gajah berhidung panjang'. Bahasa Jepang memakai pola ini di tempat bahasa Indonesia memakai 'punya' atau 'ber-' untuk ciri-ciri orang, tempat, dan benda, dan juga untuk apa yang dirasakan tubuh Anda: わたしは頭が痛いです (Saya sakit kepala).
Cara membuat bentuk ない (bentuk negatif biasa)
Bentuk ない adalah bentuk negatif biasa dari kata kerja. 行かない artinya sama dengan 行きません, tetapi merupakan bentuk biasa yang dipakai dengan teman dan keluarga. Bentuk ini juga dipakai di dalam pola yang lebih panjang. Di N5, Anda memerlukannya untuk 〜ないでください (tolong jangan) dan untuk kalimat bentuk biasa seperti 〜ないと思います. Di N4, bentuk ini menjadi dasar dari 〜なければなりません, 〜なくてもいいです, dan 〜ないほうがいいです. ない berubah seperti kata sifat い, jadi bentuk lampaunya 〜なかった.
Tolong jangan ...
Gunakan pola ini untuk meminta atau menyuruh seseorang agar tidak melakukan sesuatu. Pola ini adalah bentuk negatif dari 〜てください. Anda sering melihatnya dalam peraturan dan peringatan, misalnya di museum atau rumah sakit. Pola ini juga dipakai dengan ramah untuk menunjukkan kepedulian, seperti 心配しないでください (Tolong jangan khawatir).
Bentuk kamus (bentuk biasa non-lampau): cara membuatnya
Bentuk kamus adalah bentuk kata kerja yang Anda temukan di kamus. Bentuk ini adalah bentuk biasa (santai) dari 〜ます, jadi menunjukkan waktu sekarang, masa depan, atau kebiasaan. Anda memakainya di akhir kalimat dalam percakapan santai. Anda juga memerlukannya sebelum banyak pola tata bahasa, seperti 〜ことができます, 〜ことです, dan 〜まえに.
Bisa / dapat
Pola ini menyatakan bahwa seseorang bisa melakukan sesuatu. Ada dua kegunaan. Pertama, kemampuan atau keterampilan seseorang, seperti 漢字を読むことができます (Saya bisa membaca kanji). Kedua, sesuatu bisa dilakukan di suatu tempat atau dalam suatu keadaan, seperti ここでカードを使うことができます (Di sini Anda bisa memakai kartu). Hal yang bisa dilakukan ditandai dengan が.
こと: mengubah kata kerja menjadi kata benda ('kegiatan ...')
こと setelah kata kerja bentuk kamus mengubah frasa kata kerja menjadi kata benda, mirip dengan 'kegiatan membaca buku' dalam bahasa Indonesia. Kata kerja tidak bisa datang langsung sebelum です, が, atau は, jadi Anda menambahkan こと lebih dulu. Penggunaan yang paling umum di N5 adalah untuk membicarakan hobi dan cita-cita: わたしの趣味は〜ことです.
Sebelum melakukan / sebelum ...
A まえに B berarti 'sebelum A, B'. B adalah tindakan yang terjadi lebih dulu, dan A terjadi kemudian. Kala (waktu) seluruh kalimat hanya ditunjukkan di akhir kalimat, jadi kata kerja sebelum まえに tidak berubah. Dengan lama waktu, 〜まえに berarti '... yang lalu'.
Bentuk た (bentuk lampau biasa): cara membuatnya
Bentuk た adalah bentuk biasa (santai) dari 〜ました. Bentuk ini menunjukkan masa lampau, atau bahwa sesuatu sudah selesai. Anda memakainya di akhir kalimat dalam percakapan santai. Anda juga memerlukannya sebelum pola seperti 〜たあとで, dan sebelum kata benda, seperti dalam 昨日買った本 (buku yang saya beli kemarin). Perubahan bunyinya sama dengan bentuk て, jadi jika Anda sudah tahu bentuk て, Anda juga sudah tahu bentuk た.
Setelah melakukan / setelah ...
A たあとで B berarti 'setelah A, B'. A terjadi lebih dulu dan sudah selesai, lalu B terjadi. た di sini tidak berarti seluruh kalimat dalam bentuk lampau. Waktu kalimat hanya ditunjukkan di bagian akhir. Pola ini adalah pasangan dari 〜まえに (sebelum).
Menjadi ...
なる berarti 'menjadi'. Pola ini menunjukkan bahwa orang, benda, atau keadaan berubah ke keadaan yang baru. Perubahan itu terjadi dengan sendirinya atau seiring waktu, dan kalimatnya tidak menyebutkan siapa yang menyebabkannya. 〜なりました menyatakan bahwa perubahan itu sudah terjadi, dan 〜なります dipakai untuk perubahan yang akan datang atau yang selalu terjadi.
Membuat sesuatu menjadi ... (mengubahnya dengan sengaja)
Pola ini menunjukkan bahwa seseorang dengan sengaja mengubah suatu benda ke keadaan yang baru. Benda yang diubah ditandai dengan を. Pola ini adalah pasangan dari 〜くなる / 〜になる, yang menyatakan bahwa bendanya berubah tanpa menyebutkan siapa penyebabnya. Pola ini sering dipakai dalam permintaan, seperti 小さくしてください dan きれいにしてください. 静かにする adalah ungkapan tetap yang berarti 'diam / tidak berisik'.
Kata sifat sebagai kata keterangan (早く, きれいに)
Kata sifat menjelaskan kata benda, tetapi dengan 〜く atau 〜に kata sifat bisa menjelaskan kata kerja. Bentuk ini menunjukkan bagaimana suatu tindakan dilakukan, seperti 'cepat/pagi-pagi', 'rapi', atau 'pelan-pelan' dalam bahasa Indonesia. Kata dengan 〜く / 〜に biasanya diletakkan sebelum kata kerja, dan kata lain seperti objek bisa berada di antaranya. よく, dari いい, berarti 'baik-baik / dengan baik', dan juga bisa berarti 'sering'.
Bentuk biasa kata kerja, kata sifat, dan kata benda
Bentuk biasa adalah bentuk pendek yang sepadan dengan bentuk sopan (〜ます / 〜です). Bentuk ini punya dua tugas. Pertama, mengakhiri kalimat dalam percakapan santai dengan teman dan keluarga. Kedua, dipakai di dalam kalimat sebelum pola seperti 〜と思います, 〜と言いました, dan 〜から, serta sebelum kata benda (sebelum kata benda, 静かだ menjadi 静かな dan 雨だ menjadi 雨の). Pada tugas kedua, kalimatnya tetap sopan, karena tingkat kesopanan ditentukan oleh akhir kalimat.
Percakapan santai (gaya bahasa biasa)
Gaya bahasa biasa adalah cara Anda berbicara dengan teman, keluarga, dan orang yang lebih muda. Artinya sama dengan gaya bahasa sopan (〜ます / 〜です), tetapi terdengar akrab dan santai. Kepada guru, pelanggan, orang yang baru pertama kali ditemui, dan atasan di tempat kerja, pakailah gaya bahasa sopan. Kalau Anda memakai gaya bahasa biasa kepada mereka, bisa terdengar tidak sopan. Gaya bahasa biasa juga dipakai dalam tulisan seperti buku harian.
Saya pikir ...
Pakailah と思います untuk menyampaikan pendapat atau dugaan Anda. Bagian sebelum と adalah apa yang Anda pikirkan, dan ditulis dalam bentuk biasa. Ungkapan ini terdengar lebih lembut daripada kalimat です/ます biasa. Untuk mengatakan "Saya pikir tidak ...", bahasa Jepang biasanya membuat bagian dalamnya negatif: 来ないと思います lebih umum daripada 来ると思いません. Dalam kalimat pernyataan, と思います biasanya menunjukkan pikiran pembicara sendiri; untuk pendapat orang lain, biasanya dipakai と思っています.
berkata bahwa ... (kutipan)
Partikel と menandai kata-kata yang diucapkan seseorang. Anda bisa mengulang kata-kata persisnya di dalam 「」, atau menyampaikan isinya dalam bentuk biasa tanpa 「」. Waktu (kala) di dalam kutipan tetap sama seperti kata-kata aslinya, meskipun 言いました dalam bentuk lampau. Pola yang sama dipakai untuk menyatakan nama sesuatu: これは日本語で「かさ」と言います.
Klausa yang menerangkan kata benda (klausa relatif)
Dalam bahasa Jepang, seluruh klausa bisa menerangkan kata benda, dan klausa itu selalu datang sebelum kata bendanya: 母が作ったケーキ = kue yang dibuat oleh ibu saya. Bahasa Indonesia meletakkan bagian ini setelah kata benda, jadi urutan katanya berlawanan. Klausanya memakai bentuk biasa, bahkan dalam kalimat sopan; hanya akhir seluruh kalimat yang menjadi です/ます. Kata benda beserta klausanya berfungsi seperti kata benda biasa, jadi bisa diikuti は, が, を, に, dan sebagainya.
の: yang ... / milik saya (の sebagai pengganti kata benda)
の ini menggantikan kata benda yang sudah dipahami oleh kedua pihak, seperti 'yang' dalam 'yang merah' atau seperti 'milik saya'. Dengan の, Anda tidak perlu mengulang kata benda yang sama: このかさはわたしのです = Payung ini milik saya. の ini terutama dipakai untuk benda. Untuk orang, の bisa terdengar tidak sopan, jadi biasanya dipakai 人 atau 方.
Ketika ... / pada saat ...
〜とき menyatakan waktu terjadinya tindakan atau keadaan utama: A とき、B = ketika A, B. Waktu (kala) seluruh kalimat hanya ditunjukkan di akhir kalimat. Dengan kata kerja tindakan, bentuk sebelum とき menunjukkan urutan kedua tindakan. Bentuk kamus + とき berarti B terjadi sebelum A selesai (sebelum atau selama A); bentuk た + とき berarti B terjadi setelah A selesai. Perbedaan ini paling penting untuk kata kerja perpindahan seperti 行く, 来る, dan 帰る.
memberi (kepada saya / keluarga saya)
くれます berarti "memberi" ketika seseorang memberikan sesuatu kepada saya, atau kepada orang di pihak saya seperti keluarga saya. Pemberinya adalah subjek, dan pemberi itu orang lain, bukan pembicara. Bahasa Jepang memiliki dua kata kerja untuk "memberi": あげます dipakai untuk memberi kepada orang lain, dan くれます dipakai untuk memberi kepada saya. くれます sering mengandung rasa terima kasih. Dalam pertanyaan, Anda juga bisa memakainya untuk sesuatu yang diberikan kepada pendengar: だれがくれましたか (Siapa yang memberikannya kepada Anda?).
Penjelas 'soalnya ...' / meminta atau memberikan penjelasan
〜んです menambahkan nuansa 'soalnya ...'. Anda memakainya untuk menjelaskan alasan atau latar belakang sesuatu yang bisa dilihat atau sudah diketahui oleh Anda dan lawan bicara. 〜んですか meminta penjelasan semacam itu dari lawan bicara, sehingga menunjukkan minat atau keheranan. んです dipakai dalam percakapan; のです dipakai dalam tulisan dan tuturan formal.
Kata pengantar sebelum permintaan, pertanyaan, atau ajakan
〜んですが menjelaskan situasi Anda terlebih dahulu lalu mengantar secara halus ke permintaan, pertanyaan, permohonan nasihat atau izin, atau ajakan. が di sini tidak berarti 'tetapi'; が hanya menghubungkan latar belakang dengan hal yang sebenarnya ingin Anda katakan. Jika Anda berhenti di 〜んですが……, lawan bicara memahami bahwa Anda membutuhkan bantuan, dan ini terdengar sopan dan tidak memaksa.
Bisakah Anda ...? (permintaan yang sangat sopan)
〜ていただけませんか secara harfiah bertanya 'Tidak bisakah saya menerima kebaikan Anda untuk melakukan ...?'. Ini adalah cara yang sangat sopan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu bagi Anda, dan dipakai kepada guru, atasan, pelanggan, dan orang yang tidak dikenal. いただけ adalah bentuk potensial dari いただく, kata merendah untuk もらう. Dengan teman dan keluarga, 〜てもらえませんか atau 〜てもらえない? sudah cukup.
Sudikah Anda ...? (permintaan sopan)
〜てくださいませんか adalah permintaan sopan yang secara harfiah bertanya 'Tidakkah Anda berkenan melakukan ... untuk saya?'. Bentuk ini jauh lebih halus daripada 〜てください dan dipakai kepada guru, atasan, dan orang yang belum Anda kenal baik. くださいます adalah bentuk ます dari くださる, kata hormat untuk くれる. Dengan teman dan rekan kerja yang akrab, gunakan 〜てくれませんか atau 〜てくれない?.
Sebaiknya saya ... apa / bagaimana / di mana? (meminta nasihat)
〜たらいいですか secara harfiah berarti 'Kalau saya melakukan apa, akan baik?'. Anda memakainya ketika tidak tahu harus berbuat apa dan ingin meminta nasihat atau petunjuk dari lawan bicara. Pola ini sering dipakai setelah 〜んですが, yang menjelaskan masalahnya lebih dulu. Jawaban 〜たらいいですよ memberi nasihat yang sederhana dan ramah.
Bagaimana kalau ...? / Kenapa tidak ...? (saran)
〜たらどうですか secara harfiah berarti 'Bagaimana kalau Anda melakukan ...?'. Anda memakainya untuk menyarankan suatu ide kepada lawan bicara yang sedang punya masalah atau belum bisa memutuskan apa yang harus dilakukan. Tindakannya dilakukan oleh lawan bicara, bukan oleh pembicara. Pola ini sering dipakai bersama 〜てみる (聞いてみたらどうですか) agar sarannya terasa lebih ringan.
Sebaiknya ... (nasihat)
Dipakai untuk memberi nasihat atau saran, yaitu menyarankan bahwa suatu tindakan adalah pilihan yang lebih baik bagi lawan bicara.
Boleh / tidak apa-apa ... (meminta dan memberi izin)
Dipakai untuk meminta atau memberi izin melakukan sesuatu.
Tidak masalah walaupun ... / boleh ... / saya tidak keberatan jika ...
〜てもかまわない berarti 'tidak masalah walaupun ...'. Pola ini memberi izin atau menunjukkan bahwa pembicara tidak keberatan, dan 〜てもかまいませんか dipakai untuk meminta izin dengan sopan. Artinya hampir sama dengan 〜てもいい, tetapi terdengar sedikit lebih formal dan menahan diri. 〜なくてもかまわない berarti sesuatu tidak diperlukan.
Tidak boleh / dilarang
Menyatakan larangan — sesuatu yang tidak boleh dilakukan.
Harus / wajib
Menyatakan kewajiban atau keharusan — sesuatu yang harus dilakukan.
Tidak perlu / tidak harus
〜なくてもいい berarti 'tidak apa-apa meskipun tidak melakukannya', jadi menyatakan bahwa sesuatu tidak perlu. Ini kebalikan dari 〜なければならない (harus). Bentuk ini tidak melarang tindakan itu: orangnya tetap bisa melakukannya jika mau. Dalam percakapan santai も sering dihilangkan: 行かなくていい.
Harus / wajib (bentuk lisan yang umum)
Kedua bentuk secara harfiah berarti 'tidak baik jika tidak melakukannya', jadi maknanya 'harus' atau 'wajib'. Maknanya sama dengan 〜なければならない tetapi lebih banyak dipakai dalam percakapan sehari-hari. Untuk mengatakan bahwa sesuatu tidak perlu, jangan menegatifkan bentuk-bentuk ini; pakailah 〜なくてもいい.
Bentuk potensial: bisa / mampu melakukan
Bentuk potensial menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan melakukan sesuatu, atau bahwa situasinya memungkinkan hal itu. Maknanya sama dengan bentuk kamus + ことができる, tetapi lebih pendek dan lebih umum dalam percakapan. Dalam tuturan, banyak orang menghilangkan ら dari kata kerja Golongan II dan 来る (食べれる, 見れる, 来れる), tetapi dalam JLPT dan tulisan pakailah bentuk lengkap 食べられる, 見られる, 来られる. わかる dan できる sudah berarti 'bisa', jadi tidak memiliki bentuk potensial.
Terlihat / terdengar (masuk ke mata atau telinga Anda secara alami)
見える dan 聞こえる berarti sesuatu masuk ke mata atau telinga Anda secara alami, tanpa usaha khusus. Keduanya dipakai ketika sesuatu terlihat atau terdengar karena jarak, cahaya, kebisingan, atau daya penglihatan dan pendengaran Anda. Keduanya bukan bentuk potensial dari 見る dan 聞く; bentuk potensialnya adalah 見られる dan 聞ける.
Hanya / tidak lain selain (dengan kata kerja negatif)
〜しか〜ない berarti 'hanya' atau 'tidak lain selain'. Pola ini selalu dipakai dengan predikat negatif, dan biasanya menunjukkan bahwa pembicara merasa jumlahnya sedikit atau tidak cukup. Misalnya, 100円しかありません berarti 'Saya hanya punya 100 yen (dan itu terlalu sedikit)'. (Kata kerja bentuk kamus + しかない, 'tidak ada pilihan selain', adalah pemakaian lain yang biasanya dipelajari di N3.)
sampai ... (penekanan jumlah banyak) / setidaknya ...
Setelah jumlah, も menunjukkan bahwa pembicara merasa angka itu besar atau mengejutkan: 'sampai', 'sebanyak', 'selama'. Setelah jumlah, は menunjukkan angka terendah yang diperkirakan pembicara: 'setidaknya'. Angka sebenarnya mungkin lebih tinggi. Dengan 1 + kata bantu bilangan dan kata kerja negatif, も berarti 'tidak ada satu pun'.
Sambil melakukan / bersamaan dengan
Menyatakan bahwa subjek melakukan dua tindakan pada waktu yang sama, dengan tindakan kedua sebagai tindakan utama.
lagi pula / selain itu (menyebutkan beberapa alasan)
し menambahkan satu fakta di atas fakta lain: 'lagi pula', 'selain itu'. Pola ini sering dipakai untuk menyebutkan dua alasan atau lebih bagi penilaian, keputusan, atau saran yang menyusul setelahnya. Semua fakta itu harus mengarah ke arah yang sama (semuanya baik, atau semuanya buruk). Bahkan ketika し dipakai hanya sekali, ia memberi tahu pendengar bahwa ada alasan lain juga, sehingga terdengar lebih halus daripada から.
Melakukan hal-hal seperti A dan B
Menyebutkan beberapa contoh tindakan atau keadaan dari sekian banyak yang mungkin, tanpa menyiratkan urutan yang ketat. Sering dipakai untuk menggambarkan rangkaian kegiatan yang beragam atau berulang.
hal-hal seperti A dan B (menyebutkan contoh secara santai)
とか menyebutkan dua atau tiga contoh dan menunjukkan bahwa ada hal-hal serupa lainnya juga: 'hal-hal seperti A dan B'. Ini adalah versi lisan yang santai dari や〜など. Berbeda dengan や, とか juga bisa mengikuti kata kerja, sehingga praktis untuk memberi contoh tindakan, sering kali sebagai nasihat atau saran.
... atau semacamnya (saran ringan)
でも ini memberikan satu contoh ringan: 'teh atau semacamnya'. Pembicara tidak bersikeras pada hal itu, dan apa pun yang serupa juga boleh, sehingga ajakan atau sarannya terdengar lunak dan mudah diterima. Ini adalah penggunaan yang berbeda dari でも yang berarti 'tetapi', kata benda + でも yang berarti 'bahkan', dan kata tanya + でも (何でも).
pasangan kata kerja intransitif dan transitif
Banyak kata kerja Jepang hadir berpasangan. Kata kerja transitif menyatakan bahwa seseorang melakukan sesuatu terhadap suatu benda, jadi bendanya memakai を: ドアを開けます (Saya membuka pintu). Kata kerja intransitif menyatakan apa yang terjadi pada benda itu sendiri, tanpa menyebut siapa yang melakukannya, jadi bendanya memakai が: ドアが開きます (Pintunya terbuka). Bahasa Jepang sering memakai kata kerja intransitif untuk menggambarkan perubahan atau hasil, bahkan ketika seseorang yang menyebabkannya.
keadaan hasil perubahan (jendelanya terbuka)
Dengan kata kerja intransitif yang menunjukkan perubahan, 〜ている tidak berarti 'sedang melakukan'. Artinya perubahan itu sudah terjadi dan hasilnya masih bisa dilihat sekarang: 窓が開いています = jendelanya terbuka pada suatu saat, dan sekarang dalam keadaan terbuka. Pembicara hanya menggambarkan apa yang dilihatnya, tanpa menyebut siapa yang melakukannya atau mengapa.
sudah dilakukan (dan dibiarkan begitu dengan sengaja)
〜てある menunjukkan bahwa seseorang melakukan sesuatu dengan sengaja, dan hasil tindakan itu masih ada sekarang. Pola ini dipakai (1) untuk menggambarkan suasana di mana benda-benda sudah diletakkan, ditulis, dibuka, dan sebagainya untuk suatu tujuan, dan (2) untuk mengatakan bahwa suatu persiapan sudah dilakukan. Kata kerjanya adalah kata kerja transitif, tetapi bendanya sering memakai が karena kalimatnya menggambarkan keadaan benda itu.
melakukan sesuatu sebelumnya (sebagai persiapan) / membiarkan tetap seperti itu
〜ておく punya dua penggunaan utama. (1) Melakukan sesuatu lebih dulu sebagai persiapan untuk kebutuhan nanti: 旅行の前に切符を買っておきます. Termasuk di sini melakukan sesuatu sekarang agar semuanya siap untuk kali berikutnya, misalnya mengembalikan alat ke tempatnya. (2) Sengaja membiarkan sesuatu dalam keadaannya sekarang: 窓を開けておきます (Saya akan membiarkan jendela tetap terbuka). Pola ini dipakai dengan tindakan yang dilakukan orang secara sengaja.
Telanjur / tidak sengaja melakukan; menyelesaikan sampai tuntas (sering dengan rasa menyesal)
Ditempelkan pada bentuk て kata kerja untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan selesai sepenuhnya. Pola ini sangat sering membawa nuansa menyesal, terkejut, atau hasil yang tidak disengaja/tidak bisa dikendalikan ('telanjur melakukan'), tetapi bisa juga sekadar menekankan bahwa sesuatu sudah selesai sepenuhnya, tanpa perasaan negatif sama sekali.
Mencoba melakukan sesuatu / melakukan lalu melihat hasilnya
Ditempelkan pada bentuk て kata kerja untuk menyatakan melakukan suatu tindakan sekali untuk melihat apa yang terjadi atau mengetahui hasilnya, karena rasa ingin tahu atau sebagai percobaan ringan. Pola ini sendiri tidak menyatakan usaha; artinya hanya 'coba (lakukan) dan lihat hasilnya'.
pergi melakukan lalu kembali / melakukan lalu pergi (arah gerakan)
〜てくる dan 〜ていく menambahkan arah gerakan pada suatu tindakan. くる berarti gerakannya menuju tempat pembicara berada (atau akan berada); いく berarti gerakannya menjauhi tempat itu. 買ってきます berarti 'Saya pergi membelinya lalu kembali', dan 食べていきます berarti 'Saya makan (di sini) dulu, lalu pergi'. Dengan kata kerja seperti 歩く, 走る, 持つ, dan 連れる, pola ini menunjukkan dengan cara apa, atau membawa apa, seseorang datang atau pergi.
sudah makin ... (sampai sekarang) / akan terus makin ... (mulai sekarang) — perubahan bertahap
Di sini くる dan いく menunjukkan gerak dalam waktu, bukan dalam ruang. Pembicara berdiri di titik 'sekarang'. 〜てきた melihat ke belakang: perubahan dimulai di masa lalu dan terus berlangsung sampai sekarang (寒くなってきました = cuacanya makin dingin). 〜ていく melihat ke depan: perubahan akan terus berlangsung dari sekarang ke masa depan (寒くなっていきます = cuacanya akan terus makin dingin). 〜てきた juga bisa menunjukkan bahwa sesuatu baru mulai muncul, seperti pada 雨が降ってきた (Hujan mulai turun).
belum ...
まだ〜ていません menyatakan bahwa sesuatu belum terjadi atau belum dilakukan sampai sekarang, dan pembicara memperkirakan hal itu akan atau mungkin terjadi nanti: 'belum'. Bahasa Jepang memakai bentuk 〜ている di sini, bukan bentuk negatif lampau sederhana, karena kalimatnya menggambarkan keadaan 'belum dilakukan' pada saat ini.
Bentuk ajakan/kehendak: ayo / bagaimana kalau (bentuk biasa)
Bentuk kehendak adalah pasangan bergaya biasa dari 〜ましょう. Bentuk ini dipakai (1) untuk mengatakan 'ayo ...' kepada teman dan keluarga: 帰ろう; (2) dengan か, untuk mengusulkan 'bagaimana kalau kita ...?' atau menawarkan 'mau saya ...?': 行こうか, 持とうか; (3) ketika Anda memutuskan sesuatu dalam hati: 今日は早く寝よう. Bentuk ini juga menjadi dasar 〜(よ)うと思う, yang memberi tahu orang lain niat Anda.
Saya pikir saya akan ... / Saya berniat ...
Memberi tahu pendengar apa yang Anda niatkan untuk dilakukan. 〜(よ)うと思います sering menunjukkan keputusan yang sedang atau baru saja Anda buat, sedangkan 〜(よ)うと思っています menunjukkan bahwa Anda sudah punya niat itu sejak beberapa waktu. Untuk membicarakan niat orang lain, biasanya dipakai 〜(よ)うと思っています, bukan 〜(よ)うと思います. Pola ini terdengar lebih lembut dan belum sepasti つもりです.
Saya bermaksud / berencana untuk
Menyatakan maksud atau rencana pembicara untuk melakukan (atau tidak melakukan) sesuatu.
Dijadwalkan untuk / berencana untuk
Menunjukkan bahwa sesuatu ada dalam jadwal atau sudah diatur. Bisa berupa rencana Anda sendiri, tetapi juga dipakai untuk rencana yang tidak diputuskan oleh kemauan Anda sendiri, seperti rapat, kereta, acara, dan urusan perusahaan. Terdengar lebih pasti dan objektif daripada つもりです.
memutuskan untuk
Menunjukkan bahwa seseorang memutuskan dengan kehendaknya sendiri untuk melakukan, atau tidak melakukan, sesuatu. Paling sering dipakai dalam bentuk lampau 〜ことにしました untuk melaporkan sebuah keputusan. Untuk mengatakan 'memutuskan untuk tidak', ubah kata kerja ke bentuk ない: 行かないことにしました. Bentuk 〜ことにしている (aturan atau kebiasaan pribadi) dipelajari di N3.
telah diputuskan bahwa
Menunjukkan bahwa sesuatu telah diputuskan, tanpa menyebut siapa yang memutuskan. Keputusan itu biasanya datang dari orang lain, kelompok, hasil pembicaraan, atau keadaan, bukan hanya dari kehendak pembicara. Penutur bahasa Jepang juga memakainya untuk keputusan mereka sendiri, seperti pernikahan atau pindah rumah, karena terdengar rendah hati, seolah-olah keadaan berjalan menjadi seperti itu. Bentuk 〜ことになっている (aturan atau kebiasaan) dipelajari di N3.
memilih / saya pesan ...
Menunjukkan bahwa Anda memilih satu hal dari beberapa kemungkinan. Sangat umum saat memesan di restoran, saat berbelanja, dan saat menetapkan tanggal, tempat, atau hadiah. 〜にします dipakai pada saat Anda memutuskan, dan 〜にしました melaporkan pilihan yang sudah dibuat.
Mungkin / kira-kira... (dugaan)
Menyatakan dugaan atau perkiraan pembicara tentang sesuatu, sering berpasangan dengan kata seperti たぶん (mungkin). Lebih lunak dan kurang pasti dibandingkan pernyataan biasa.
Mungkin / kira-kira (bentuk biasa dari でしょう)
Bentuk biasa dari でしょう. Menunjukkan dugaan pembicara tentang sesuatu yang belum pasti, dan sering berpasangan dengan たぶん atau きっと. Di akhir kalimat, だろう dipakai dalam bahasa tulis dan percakapan santai, dan di sana bisa terdengar cukup tegas atau maskulin. Dalam percakapan yang sopan, orang memakai 〜でしょう atau 〜だろうと思います sebagai gantinya. Dengan intonasi naik (〜だろう?) pola ini meminta persetujuan lawan bicara.
Mungkin / bisa jadi
Menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi, tetapi pembicara tidak yakin. Pembicara merasa hal itu bisa benar dan bisa juga tidak benar. Pola ini lebih lemah daripada でしょう / だろう, dan sering berpasangan dengan もしかしたら (barangkali). Dalam percakapan santai disingkat menjadi 〜かも.
Seharusnya / pasti (menurut perkiraan)
Menunjukkan bahwa pembicara cukup yakin tentang sesuatu karena ada alasannya: fakta, jadwal, janji, atau sesuatu yang diingat pembicara. Ini adalah penilaian berdasarkan penalaran, bukan sekadar tebakan. Biasanya tidak dipakai untuk rencana yang disengaja pembicara sendiri, dan tidak berarti 'seharusnya' dalam arti nasihat atau kewajiban.
Tidak mungkin / mustahil
Menyangkal suatu kemungkinan dengan kuat: dari apa yang diketahui pembicara, hal itu mustahil atau sangat sulit dipercaya. Ini adalah penilaian kuat pembicara sendiri, berdasarkan suatu alasan. Sering dipakai ketika pembicara mendengar atau melihat sesuatu yang mengejutkan dan tidak dapat menerimanya (そんなはずはない).
Kelihatannya ... / sepertinya akan ...
Menyatakan kesan Anda dari apa yang Anda lihat atau rasakan saat itu juga, sebelum Anda memastikannya. Dengan kata sifat, artinya 'kelihatannya ...' (おいしそう: kelihatannya enak). Dengan kata kerja, artinya sesuatu kelihatannya akan segera terjadi atau kemungkinan akan terjadi (雨が降りそう: sepertinya akan hujan). Pola ini berbeda dari そうです yang berarti 'katanya' (menyampaikan kabar), yang dilekatkan pada bentuk biasa (降るそうです: katanya akan hujan).
Katanya ... / Saya dengar ... (menyampaikan kabar)
Menyampaikan informasi yang didengar atau dibaca pembicara dari orang lain, tanpa menambahkan penilaiannya sendiri.
menurut
Menunjukkan dari mana suatu informasi berasal: ramalan cuaca, berita, surat kabar, cerita seseorang, dan sebagainya. Karena pembicara meneruskan informasi dari sumber itu, akhir kalimat biasanya juga menunjukkan hal ini, paling sering dengan 〜そうです yang menyatakan kabar.
Sepertinya ... / Tampaknya ... (dugaan dari apa yang dirasakan)
Menunjukkan dugaan yang dibuat pembicara dari apa yang dilihat, didengar, dicium, atau dirasakannya dalam situasi itu. Pembicara tidak sepenuhnya yakin, jadi ungkapan ini terdengar hati-hati: 'sepertinya ...'. Ini adalah dugaan pembicara sendiri, bukan informasi dari orang lain. Dalam percakapan santai, みたいだ dipakai dengan arti yang sama.
Sepertinya ... / tampak seperti ... (santai)
みたいだ punya dua pemakaian utama. Pertama, menunjukkan dugaan pembicara berdasarkan apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan: 'sepertinya ...'. Kedua, menyatakan bahwa sesuatu mirip dengan hal lain: 'seperti ...' (春みたいだ = seperti musim semi). Ini pasangan lisan dan santai dari ようだ. Dalam tulisan formal, dipakai ようだ.
Katanya ... / Kabarnya ... / tampaknya ... (berdasarkan informasi yang didengar)
らしい menunjukkan bahwa pembicara menganggap sesuatu mungkin benar berdasarkan informasi dari luar: sesuatu yang didengar dari orang lain, dibaca, atau diperhatikan. Pembicara tidak memeriksanya secara langsung, sehingga kalimatnya terdengar sedikit berjarak: 'katanya', 'kabarnya'. Pola ini sering dipakai untuk desas-desus dan berita. らしい yang berarti 'khas / layaknya' (男らしい) adalah pemakaian yang berbeda dan dipelajari di N3.
Seperti ... / mirip dengan ... / misalnya ...
Pola ini membandingkan sesuatu dengan hal lain yang mirip: 'seperti A'. のような menerangkan kata benda, sedangkan のように menerangkan kata kerja atau kata sifat. Pola ini juga dipakai untuk memberi contoh dari suatu jenis hal: 東京のような大きい町 (kota besar seperti Tokyo). Pemakaian ini berbeda dari ようだ untuk dugaan dan dari ように untuk tujuan.
Ada bunyi / bau / rasa / perasaan
がする dipakai ketika bunyi, suara, bau, rasa, atau suatu perasaan datang kepada Anda secara alami. Anda tidak melakukan apa-apa; Anda hanya menyadarinya. する di sini tidak berarti 'melakukan', dan hal yang Anda rasakan ditandai dengan が, bukan を. Dalam bahasa Indonesia kita berkata 'saya mendengar / saya mencium bau / rasanya...', tetapi bahasa Jepang berkata '(bunyi / bau / rasa) がする'.
Bentuk perintah: Lakukan! (perintah keras)
Bentuk perintah memberikan perintah yang keras dan langsung. Kedengarannya kasar, jadi dipakai terutama oleh laki-laki kepada teman dekat, anggota keluarga, atau orang yang kedudukannya di bawah, dan tidak dipakai kepada guru, atasan, atau pelanggan. Bentuk ini juga terdengar dalam keadaan darurat (逃げろ!), saat menyemangati (がんばれ!), dan pada rambu jalan (止まれ). Sering dipakai di dalam kutipan untuk melaporkan suatu perintah: 父は「早く寝ろ」と言いました. 〜てくれ adalah cara kasar dan santai untuk meminta seseorang melakukan sesuatu untuk Anda.
Jangan ...! (larangan keras)
Bentuk kamus + な adalah perintah keras dan langsung untuk tidak melakukan sesuatu. Ini pasangan negatif dari bentuk perintah (行け ↔ 行くな). Kedengarannya kasar, jadi dipakai terutama oleh laki-laki kepada teman dekat, keluarga, atau orang yang kedudukannya di bawah, dan tidak dipakai kepada atasan. Bentuk ini juga dipakai untuk peringatan saat bahaya, saat menyemangati (負けるな!), pada papan tanda, dan di dalam kutipan yang melaporkan apa yang dikatakan kepada seseorang.
Lakukan ... (perintah tegas tetapi lunak kepada anak, atau dalam petunjuk soal)
なさい adalah perintah dari orang yang kedudukannya lebih tinggi kepada orang yang dibimbingnya: orang tua kepada anak, atau guru kepada murid. Bentuk ini lebih lunak daripada bentuk perintah (食べろ), tetapi tetap perintah, bukan permintaan sopan. Ini juga bentuk baku dalam petunjuk soal ujian, seperti 答えなさい dan 選びなさい. Tidak dipakai kepada atasan, pelanggan, atau orang asing.
Artinya ... (menjelaskan kata dan papan tanda)
Pakailah pola ini untuk menjelaskan arti sebuah kata, gabungan kanji, papan tanda, atau ucapan seseorang. Artinya diletakkan sebelum という, dan X (hal yang Anda jelaskan) menjadi topik dengan は. Ketika Anda tidak mengerti sebuah kata atau papan tanda, tanyakan 〜はどういう意味ですか. と yang sama dipakai dalam 〜と読みます untuk menyebutkan cara baca dan dalam 〜と書いてあります untuk mengatakan apa yang tertulis di suatu tempat.
... yang bernama ... / yang disebut ...
という menyebutkan nama orang, tempat, atau benda bersama jenisnya. Pakailah ketika pembicara atau lawan bicara (atau keduanya) tidak mengenal baik orang atau benda itu. Nama diletakkan dahulu dan kata benda umum menyusul: フエという町 = kota yang bernama Hue. Kata kerja 言う di sini sudah kehilangan makna 'mengatakan', jadi sebenarnya tidak ada yang mengatakan apa pun.
(Seseorang) berkata bahwa ... (menyampaikan pesan)
Pakailah 〜と言っていました untuk memberi tahu lawan bicara apa yang dikatakan orang lain kepada Anda sebelumnya. Anda meneruskan kata-kata orang itu sebagai pesan atau informasi. Pengucap kata-kata aslinya biasanya orang ketiga, bukan Anda. Ketika Anda ingin seseorang membawa pesan Anda kepada orang lain, pakailah 〜と伝えていただけませんか atau 〜と伝えてください.
Bentuk santai dari と / という / は: 'bilang bahwa ...', 'yang bernama ...', 'kalau ... itu'
って adalah bentuk lisan yang santai. Paling sering ia menggantikan と pengutip, jadi 〜って言っていた maknanya sama dengan 〜と言っていた. Ia juga menggantikan という di antara nama dan kata benda, dan bisa mengangkat sebuah kata atau seseorang sebagai topik ketika Anda bertanya tentangnya atau menyampaikan kesan Anda. Di akhir kalimat, 〜って meneruskan apa yang Anda dengar dari seseorang. Dipakai dalam percakapan dengan teman dan keluarga, dan tidak dipakai dalam tulisan formal.
Menyuruh / meminta seseorang melakukan (atau tidak melakukan) sesuatu
Pola ini menyampaikan perintah, permintaan, atau nasihat secara tidak langsung, tanpa mengulang kata-kata aslinya. 先生は「早く来なさい」と言いました menjadi 先生は早く来るように言いました. Kata kerja di akhir menunjukkan jenis pesannya: 言う (menyuruh), 伝える (menyampaikan pesan), 頼む (meminta tolong), 注意する (memperingatkan). ように ini berbeda dari ように yang menunjukkan tujuan.
Persis seperti / dengan cara yang sama seperti
〜とおりに berarti Anda melakukan sesuatu dengan cara yang persis sama seperti apa yang Anda lihat, dengar, baca, atau rencanakan. Bagian sebelum とおり adalah acuannya (ucapan, petunjuk, peta, rencana), dan tindakan setelahnya mengikuti acuan itu tanpa mengubahnya. Pakailah bentuk kamus untuk acuan yang akan datang mulai sekarang (今から言うとおりに) dan bentuk た untuk acuan yang sudah Anda lihat atau dengar (さっき言ったとおりに).
tanpa melakukan / alih-alih melakukan
〜ないで menggabungkan dua tindakan dari orang yang sama dan punya dua pemakaian. (1) 'Tanpa melakukan A, melakukan B': B dilakukan dalam keadaan A tidak dilakukan (朝ごはんを食べないで、学校へ行きました). (2) 'Alih-alih melakukan A, melakukan B': orang itu memilih B dan tidak melakukan A (バスに乗らないで、歩きました). Permintaan sopan 〜ないでください ('mohon jangan') berasal dari bentuk yang sama dan punya halaman tersendiri.
tanpa melakukan (gaya tulisan)
〜ずに berarti 'tanpa melakukan' dan artinya sama dengan 〜ないで. Pola ini terdengar lebih formal, jadi Anda terutama melihatnya dalam tulisan, berita, dan pengumuman, tetapi beberapa ungkapan tetap juga sering dipakai dalam percakapan. Kedua tindakan dilakukan oleh orang yang sama: tindakan kedua dilakukan dalam keadaan tindakan pertama tidak dilakukan, atau sebagai penggantinya. Dalam bahasa Jepang tulisan, 〜ず tanpa に juga dipakai untuk menyambung dua klausa.
dalam keadaan apa adanya / dengan keadaan yang dibiarkan tidak berubah
〜まま menunjukkan bahwa suatu keadaan tetap sama dan tidak diubah. Dalam 'A まま、B', keadaan A berlanjut sementara B terjadi: 電気をつけたまま、寝ました (Saya tidur dengan lampu dibiarkan menyala). A sering kali adalah keadaan yang biasanya orang ubah dulu, sehingga kalimatnya bisa terdengar seperti 'itu bukan cara yang biasa'. Dengan kata kerja, dipakai bentuk た karena A adalah hasil dari tindakan yang sudah selesai.
Kalau / setiap kali / jika (akibat yang wajar)
'A と、B' berarti setiap kali A terjadi, B mengikuti secara wajar atau otomatis. Pola ini dipakai untuk gejala alam, mesin, petunjuk arah, kebiasaan, dan hasil lain yang selalu sama. Karena B adalah akibat yang wajar, B tidak boleh berupa kemauan pembicara, permintaan, ajakan, atau keinginan (〜たいです, 〜てください, 〜ましょう, 〜つもりです); untuk hal-hal itu pakailah 〜たら.
jika / kalau / ketika / setelah
'A たら、B' berarti B terjadi setelah A menjadi kenyataan. Ada dua pemakaian utama: (1) 'jika', untuk kondisi yang mungkin terjadi atau tidak (雨が降ったら、出かけません), dan (2) 'ketika / setelah', untuk sesuatu yang pasti terjadi (駅に着いたら、電話してください). Bentuk ini mengandung た, tetapi bukan bentuk lampau: ia juga dipakai untuk masa depan. Setelah たら Anda bebas memakai permintaan, ajakan, kemauan pembicara, atau harapan. Ketika kalimat berakhir dalam bentuk lampau, たら menceritakan apa yang terjadi setelah seseorang melakukan A (薬を飲んだら、元気になりました).
walaupun / meskipun
'A ても、B' berarti B tetap benar atau tetap terjadi meskipun ada A: hasil yang biasanya diharapkan dari A tidak terjadi. Pola ini bisa dipakai untuk hal yang belum terjadi ('walaupun nanti', 雨が降っても、行きます) dan untuk hal yang nyata ('walaupun sudah', 薬を飲んでも、熱が下がりません). ても ini berbeda dengan ても dalam 〜てもいい (izin).
Jika... maka... (bentuk pengandaian)
Kalimat pengandaian hipotetis: jika syarat di klausa pertama terpenuhi, hasil di klausa kedua akan mengikuti. Satu pengecualian penting: ketika kalimat berakhir dengan のに atau bentuk lampau dan menyatakan penyesalan tentang sesuatu yang TIDAK terjadi (pengandaian yang berlawanan dengan kenyataan), ば adalah pilihan yang alami meskipun peristiwanya di masa lalu — misalnya もっと早く出れば、間に合ったのに (Kalau saja saya berangkat lebih awal, saya pasti sudah sempat).
kalau begitu / kalau yang Anda maksud ...
〜なら menangkap apa yang baru saja dikatakan lawan bicara, atau apa yang dilihat pembicara dari situasi, lalu memberikan nasihat, permintaan, tawaran, atau pendapat tentangnya: 'kalau begitu, maka ...'. Dengan kata benda, なら menjadikan kata benda itu sebagai topik: パソコンなら、駅前の店が安いです ('Kalau yang Anda maksud komputer, ...'). Berbeda dengan 〜たら, tindakan setelah なら bisa terjadi sebelum tindakan di depannya (車で来るなら、お酒を飲まないでください). Untuk kata sifat な dan kata benda, なら juga merupakan bentuk 'jika' yang biasa (暇なら, 雨なら).
Seberapa pun / betapa pun ...
Pola ini membuat 〜ても lebih kuat: seberapa pun besar jumlah atau tingkat A, hasil B tetap sama. B sering berupa hasil yang negatif atau tak terduga (いくら食べても、太りません), tetapi bisa juga menunjukkan kemauan yang kuat (どんなに忙しくても、勉強します). いくら umum dengan jumlah, banyaknya kali, dan usaha, sedangkan どんなに dengan tingkat; dalam banyak kalimat keduanya bisa dipakai.
Tidak peduli apa / siapa / di mana / kapan pun
Kata tanya bersama 〜ても berarti 'dalam setiap kasus': apa pun, siapa pun, di mana pun, atau kapan pun A-nya, hasil B tetap sama. Kata tanya di sini tidak menanyakan apa-apa, jadi kalimatnya tidak diakhiri dengan か kecuali seluruh kalimatnya adalah pertanyaan. Partikel setelah kata tanya tetap seperti dalam kalimat biasa (何を, だれに, どこへ).
Apa saja / siapa saja / kapan saja / di mana saja
Kata tanya + でも berarti 'apa/siapa/kapan/di mana saja' atau 'semua': yang mana pun yang Anda pilih, kalimatnya tetap benar, tanpa pengecualian. Pola ini terutama dipakai dalam kalimat positif, dan umum dengan 〜いいです ('... apa saja boleh'), kata kerja bentuk potensial, dan permintaan. Untuk mengatakan 'tidak ada apa pun / tidak ada siapa pun / tidak ke mana pun' dengan kata kerja negatif, bahasa Jepang memakai kata tanya + も (何も食べません). Anda juga bisa mengatakan どんな + kata benda + でも ('... jenis apa pun'): どんな質問でもいいです.
Dalam hal / apabila terjadi...
〜場合は mengambil satu situasi yang mungkin terjadi dari beberapa kemungkinan dan menyatakan apa yang harus dilakukan, atau apa yang terjadi, dalam situasi itu. Pola ini terdengar agak formal dan umum dalam peraturan, pengumuman, dan petunjuk, sering untuk masalah atau keadaan darurat (kebakaran, sakit, keterlambatan, kartu hilang). Pola ini tidak dipakai untuk hal yang pasti terjadi atau untuk satu peristiwa nyata yang sudah terjadi. Dengan kata kerja, bentuk た dipakai ketika situasinya harus sudah terjadi pada saat itu (なくした場合は), dan bentuk kamus ketika situasinya masih akan terjadi (遅れる場合は).
Semoga... / alangkah baiknya kalau...
〜といい dan 〜たらいい secara harfiah berarti 'kalau ... terjadi, itu bagus'. Anda memakainya untuk mengatakan apa yang Anda harapkan terjadi, sering kali untuk hal yang tidak bisa Anda kendalikan, seperti cuaca, hasil, atau kesehatan orang lain. 〜といいですね membagikan harapan itu dengan lawan bicara, 〜といいなあ adalah yang Anda ucapkan pada diri sendiri, dan 〜といいんですが terdengar sedikit khawatir. Untuk tindakan Anda sendiri, pakailah bentuk potensial: 行けるといいなあ (Semoga saya bisa pergi).
supaya ... / agar ... (suatu keadaan terwujud)
A ように B berarti 'melakukan B supaya A terwujud'. A adalah keadaan yang dituju, misalnya bisa melakukan sesuatu, sesuatu terlihat atau jelas, atau hal buruk tidak terjadi. B adalah apa yang Anda lakukan untuk mencapai keadaan itu. Bandingkan dengan ために, yang dipakai ketika A adalah tindakan yang Anda putuskan untuk dilakukan sendiri.
Menjadi (melakukan) / menjadi bisa
Menyatakan perubahan keadaan atau kemampuan yang terjadi secara bertahap — sesuatu yang sebelumnya tidak bisa atau tidak terjadi, lama-kelamaan menjadi bisa atau mulai terjadi.
berusaha untuk / memastikan (melakukan atau tidak melakukan)
〜ようにする berarti Anda berusaha supaya melakukan, atau tidak melakukan, sesuatu. Pola ini tidak mengatakan bahwa Anda selalu berhasil; pola ini mengatakan bahwa Anda berusaha dan memperhatikannya. 〜ようにしています dipakai untuk usaha yang terus berlanjut sebagai kebiasaan. 〜ようにしてください meminta pendengar untuk memperhatikan sesuatu mulai sekarang atau secara rutin, dan terdengar lebih halus dan tidak terlalu langsung dibandingkan 〜てください.
untuk / demi (kepentingan)
A ために B berarti 'melakukan B untuk melakukan A' atau 'melakukan B demi A'. Dengan kata kerja, A adalah sasaran yang Anda tentukan sendiri, seperti membeli sesuatu, belajar ke luar negeri, atau lulus ujian. Dengan kata benda, ia menunjukkan sasaran atau orang yang mendapat manfaat: 家族のために = demi keluarga saya. Pemakaian lain dari ため(に) menunjukkan sebab ('karena'); pemakaian itu memiliki halaman tersendiri.
karena / disebabkan oleh (formal)
A ため(に) B berarti 'karena A, B terjadi'. Pola ini menyatakan sebab dan akibatnya secara objektif dan formal, sehingga sering Anda lihat dan dengar dalam berita, pemberitahuan, pengumuman di stasiun, dan tulisan bisnis. Akibat B biasanya sebuah fakta, dan sering kali hal yang tidak diinginkan seperti keterlambatan atau pembatalan. Dalam percakapan sehari-hari, から dan ので lebih umum dipakai.
untuk melakukan ... (kegunaan, waktu, biaya, keperluan)
Di sini の mengubah frasa kata kerja menjadi kata benda, dan に menunjukkan tujuan atau kegunaan: 'untuk melakukan ...'. Kata-kata yang mengikutinya terbatas. Kata-kata itu menyatakan untuk apa suatu benda dipakai, apakah benda itu praktis, berguna, atau baik untuk tujuan tersebut, atau berapa banyak waktu atau uang yang diperlukan tindakan itu. のに ini berbeda dari のに yang berarti 'padahal / meskipun'.
Bentuk pasif: dikenai tindakan (oleh seseorang)
Bentuk pasif menceritakan sesuatu dari sisi orang yang menerima tindakan. Kalimat aktif 先生はわたしをほめました (Guru memuji saya) menjadi わたしは先生にほめられました (Saya dipuji oleh guru). Orang yang menerima tindakan menjadi subjek, dan orang yang melakukannya ditandai dengan に. Penutur bahasa Jepang sering memilih bentuk pasif ketika membicarakan sesuatu yang dilakukan terhadap diri mereka sendiri.
Pasif yang menyatakan terkena dampak buruk ('barang saya di-... orang' / 'saya ke-...-an')
Pasif ini menunjukkan bahwa seseorang terkena dampak, biasanya yang tidak diinginkan, dari apa yang dilakukan orang atau hal lain. Ketika sesuatu dilakukan terhadap barang atau tubuh Anda, Anda sebagai pemiliknya menjadi subjek: 足を踏まれました (kaki saya diinjak orang). Ketika suatu kejadian seperti hujan atau bayi menangis menyusahkan Anda, bahasa Jepang juga bisa memakai pasif: 雨に降られました (saya kehujanan). Susunan kalimatnya berbeda dari bahasa Indonesia, jadi jangan menerjemahkan kata demi kata.
Pasif dengan benda sebagai subjek (dibangun, diadakan, dipakai)
Ketika Anda menggambarkan fakta tentang suatu benda atau peristiwa dan pelakunya tidak penting, bahasa Jepang menjadikan benda itu subjek dan memakai bentuk pasif. Gaya ini objektif, sehingga umum dalam penjelasan, berita, buku panduan, dan buku pelajaran: kapan sesuatu dibangun, di mana suatu acara diadakan, bahasa apa yang dituturkan, sesuatu dibuat dari apa. Berbeda dengan pasif yang subjeknya orang, pasif ini tidak membawa perasaan terganggu.
の pembentuk kata benda: melakukan ... itu ~ / saya suka melakukan ... / saya lupa melakukan ...
Kata kerja tidak bisa langsung berada sebelum partikel は, が, atau を. Menambahkan の mengubah frasa kata kerja menjadi kata benda, seperti 'hal melakukan ...', sehingga bisa menjadi topik, subjek, atau objek kalimat. 〜のを忘れました berarti 'saya lupa melakukan', dan 〜のを知っていますか menanyakan 'Apakah Anda tahu bahwa ...?'. こと juga bisa mengubah kata kerja menjadi kata benda, tetapi dalam beberapa pola hanya salah satu dari keduanya yang mungkin.
Yang ... adalah ... / Yang (orang, benda, tempat, waktu) ... adalah ... (penekanan)
Pola ini mengambil satu bagian dari kalimat biasa dan meletakkannya di akhir untuk menekankannya. わたしは北海道で生まれました (Saya lahir di Hokkaido) menjadi わたしが生まれたのは北海道です (Tempat saya lahir adalah Hokkaido). Klausa sebelum のは adalah informasi yang sudah diketahui atau bisa ditebak oleh pendengar, sedangkan kata sebelum です adalah informasi baru yang penting. Pola ini sering dipakai untuk meluruskan kesalahpahaman atau untuk menjawab pertanyaan dengan だれ, どこ, atau いつ.
Pernah melakukan (pengalaman) / kadang-kadang terjadi
Dengan bentuk lampau (bentuk た), menyatakan bahwa subjek pernah mengalami melakukan sesuatu setidaknya satu kali. Dengan bentuk kamus, menyatakan bahwa sesuatu kadang-kadang terjadi.
Pertanyaan sematan: (saya tidak tahu) apa / kapan / di mana ...
Pola ini menempatkan pertanyaan yang berisi kata tanya di dalam kalimat yang lebih besar, seperti 'Saya tidak tahu jam berapa tibanya' atau 'Apakah Anda tahu di mana rapatnya?'. Pertanyaan di dalamnya berubah ke bentuk biasa dan tetap memakai か, lalu diikuti kata kerja utama. Jika pertanyaan di dalamnya tidak memiliki kata tanya (pertanyaan ya / tidak), pakailah 〜かどうか sebagai gantinya.
apakah ... atau tidak
かどうか menempatkan pertanyaan ya/tidak di dalam kalimat yang lebih besar. Artinya 'apakah ... atau tidak': 来るかどうか、わかりません = 'Saya tidak tahu apakah dia akan datang atau tidak.' Pakailah hanya ketika pertanyaan di dalamnya tidak memiliki kata tanya (何, いつ, だれ ...). Pertanyaan di dalamnya memakai bentuk biasa meskipun seluruh kalimatnya sopan.
karena / sehingga (sebab dengan bentuk て)
Bentuk て (dan kata benda + で) bisa menunjukkan sebab yang ringan: 'A terjadi, sehingga B.' Sebabnya datang lebih dulu, dan akibatnya mengikuti secara alami. Akibatnya biasanya perasaan, keadaan, atau sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan. Ketika bagian kedua berupa permintaan, ajakan, atau keputusan Anda sendiri, gunakan から atau ので.
karena tidak ... / tidak ... sehingga
〜なくて adalah bentuk negatif dari bentuk て yang menyatakan sebab. Artinya 'sesuatu tidak terjadi (atau tidak demikian), dan karena itu ...'. Bagian kedua biasanya perasaan atau hasil yang tidak bisa Anda kendalikan, seperti 困りました, 残念です, atau 安心しました. Bentuk ini berbeda dari 〜ないで, yang berarti 'tanpa melakukan'.
karena / sebab (alasan yang halus dan sopan)
ので berada di akhir bagian alasan dan menghubungkannya dengan akibat: 'alasan ので、akibat'. Pola ini menyajikan alasan sebagai fakta, sehingga terdengar lebih halus dan lebih sopan daripada から. Pola ini sering dipakai ketika Anda menjelaskan keadaan Anda, menyampaikan alasan, atau meminta izin. Bagian sebelum ので biasanya memakai bentuk biasa, bahkan dalam kalimat yang sopan.
syukurlah / untung sudah ...
〜てよかった menyatakan bahwa Anda senang atau lega tentang sesuatu yang benar-benar terjadi atau benar-benar Anda lakukan: 日本に来てよかった = 'Saya senang sudah datang ke Jepang.' よかった adalah bentuk lampau dari いい, dan bentuk て di depannya menyatakan alasan perasaan senang itu. Dengan 〜なくてよかった, Anda senang karena sesuatu tidak terjadi.
Padahal / meskipun
Menghubungkan dua klausa ketika hasil pada klausa kedua bertentangan dengan apa yang Anda harapkan dari klausa pertama, sering dengan nuansa terkejut, kecewa, atau mengeluh.
tetapi / meskipun
けれども, けれど, dan けど menghubungkan dua kalimat dan berarti 'tetapi' atau 'meskipun'. Ketiganya adalah padanan lisan dari が. Seperti が, ketiganya juga punya pemakaian kedua: pembuka yang halus sebelum pertanyaan atau permintaan (すみませんけど、…), yang di situ tidak ada pertentangan yang sebenarnya. Dalam percakapan, kalimat sering berhenti di 〜けど… agar terdengar lembut dan membiarkan lawan bicara menebak sisanya.
melakukan sesuatu untuk orang lain
〜てあげる berarti seseorang melakukan suatu tindakan sebagai kebaikan untuk orang lain. Ini adalah versi 'tindakan' dari あげる (memberi): Anda memberikan manfaat dari tindakan itu. Karena pola ini menekankan kebaikan Anda sendiri, ia dipakai ketika berbicara tentang teman, keluarga, dan orang yang kedudukannya di bawah Anda. Jika diucapkan langsung kepada atasan, ini bisa terdengar tidak sopan, sehingga tawaran bantuan kepada atasan memakai 〜ましょうか atau お〜します.
mendapat bantuan seseorang melakukan sesuatu / minta seseorang melakukan sesuatu untuk saya
〜てもらう berarti subjek menerima manfaat dari tindakan orang lain. Dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan 'minta / dibantu seseorang melakukan ...' atau cukup 'seseorang melakukan ... untuk saya'. Orang yang melakukan tindakan bukan subjek, melainkan orang yang ditandai dengan に. Pola ini menunjukkan rasa terima kasih, dan sering menyiratkan bahwa penerimalah yang meminta tindakan itu.
seseorang melakukan sesuatu untuk saya
〜てくれる berarti orang lain melakukan sesuatu untuk saya atau untuk orang di pihak saya. Ini adalah versi 'tindakan' dari くれる (memberi kepada saya). Pembicara memakainya untuk menunjukkan bahwa tindakan itu adalah kebaikan dan bahwa ia berterima kasih. Tanpa くれる, kalimatnya hanya laporan biasa dan rasa terima kasihnya hilang.
menerima / memberi (kata kerja merendah dan hormat)
Ketiga kata kerja ini adalah pasangan sopan dari もらう, くれる, dan あげる. Ketiganya dipakai ketika pihak lain dalam pemberian itu (pemberi atau penerima) adalah orang yang harus Anda hormati, seperti guru, atasan, atau pelanggan. Arah pemberian tidak berubah: いただく = saya menerima, くださる = orang yang lebih tinggi memberi kepada saya, さしあげる = saya memberi kepada orang yang lebih tinggi. Kata kerja ini tidak dipakai tentang keluarga Anda sendiri ketika Anda berbicara dengan orang di luar keluarga.
Memberi / melakukan untuk (anggota keluarga yang lebih muda, hewan, tanaman)
やる adalah versi 'ke bawah' dari あげる: pemberi berada di atas penerima. Dipakai untuk menyiram tanaman, memberi makan hewan, dan memberi sesuatu kepada anak sendiri atau adik laki-laki dan perempuan; 〜てやる sama untuk tindakan. Sekarang banyak orang memakai あげる dalam kasus-kasus ini juga, karena やる bisa terdengar kasar. やる biasanya tidak dipakai untuk teman, orang asing, atau atasan: kepada teman terdengar kasar, dan kepada atasan tidak sopan.
menerima kebaikan (dari orang yang lebih tinggi) melakukan sesuatu untuk saya
〜ていただく berarti saya menerima kebaikan berupa tindakan dari seseorang yang patut saya hormati, seperti guru, atasan, pelanggan, atau orang yang tidak dikenal. Maknanya sama dengan 〜てもらう, tetapi いただく adalah kata kerja merendah, sehingga kalimatnya menunjukkan rasa hormat kepada orang yang melakukan tindakan itu. Pola ini sangat umum dalam ucapan terima kasih dan permintaan yang sopan.
(orang yang lebih tinggi kedudukannya) berbaik hati melakukan sesuatu untuk saya
〜てくださる adalah bentuk hormat dari 〜てくれる. Pola ini menyatakan bahwa orang yang kedudukannya lebih tinggi, seperti guru, atasan, atau pelanggan, melakukan sesuatu untuk saya atau untuk orang di pihak saya, seperti keluarga saya. Pembicara menunjukkan rasa hormat kepada orang itu sekaligus rasa terima kasih. Pola ini sering dipakai ketika berterima kasih: 〜てくださって、ありがとうございます.
melakukan sesuatu untuk (orang yang lebih tinggi kedudukannya) — bentuk merendah dari 〜てあげる
〜てさしあげる adalah bentuk merendah dari 〜てあげる. Pola ini menyatakan bahwa saya, atau orang di pihak saya, melakukan sesuatu yang membantu bagi orang yang lebih tinggi kedudukannya, seperti guru, pelanggan, atau orang lanjut usia. Jika diucapkan langsung kepada orang itu, bisa terdengar seolah-olah Anda memaksakan kebaikan Anda, jadi pola ini lebih sering dipakai saat menceritakan kepada orang lain apa yang Anda lakukan. Saat berbicara langsung kepada orang tersebut, biasanya lebih baik memakai お〜します atau お〜しましょうか.
ingin seseorang melakukan sesuatu
〜てほしい menyatakan bahwa pembicara ingin orang lain melakukan sesuatu, atau ingin sesuatu terjadi. Orang yang diharapkan melakukan tindakan itu memakai に. Dengan 〜んですが di akhir, pola ini menjadi permintaan yang halus. Jika diucapkan langsung kepada guru atau atasan, 〜てほしいです terdengar terlalu langsung, jadi gunakan 〜ていただけませんか dalam situasi itu.
Menunjukkan tanda-tanda merasa ~ (tentang orang lain)
〜がる mengubah kata sifat perasaan menjadi kata kerja yang berarti 'menunjukkan perasaan itu melalui kata-kata atau tindakan'. Dalam bahasa Jepang, Anda biasanya tidak menyatakan perasaan batin orang lain dengan kata sifat biasa seperti ほしいです atau こわいです, karena Anda tidak dapat merasakannya sendiri. Jadi untuk orang ketiga, 〜がる dipakai untuk menggambarkan apa yang dapat Anda lihat dari luar. Pola ini biasanya tidak dipakai untuk perasaan pembicara sendiri, dan jika dipakai tentang guru atau atasan bisa terdengar tidak sopan.
(Orang lain) ingin melakukan ...
〜たがる menyatakan bahwa orang ketiga ingin melakukan sesuatu, dilihat dari ucapan atau tingkah laku orang itu. 〜たい terutama dipakai untuk keinginan pembicara sendiri, jadi untuk orang lain bahasa Jepang memakai 〜たがっています atau 〜たいと言っています. Pola ini biasanya tidak dipakai untuk keinginan pembicara sendiri. Jika dipakai untuk guru atau atasan, pola ini bisa terdengar tidak sopan, jadi kebanyakan dipakai untuk keluarga, teman, anak-anak, dan hewan.
Terlalu / berlebihan
Dilekatkan pada kata kerja dan kata sifat untuk menyatakan bahwa suatu tindakan atau keadaan sudah sampai pada tingkat yang berlebihan, dan biasanya tidak diinginkan.
Mudah dilakukan / mudah terjadi
〜やすい memiliki dua penggunaan, dan lawannya adalah 〜にくい. Dengan tindakan yang sengaja dilakukan orang, artinya tindakan itu mudah atau nyaman dilakukan: このペンは書きやすい (Pena ini enak dipakai menulis). Dengan hal-hal yang terjadi dengan sendirinya, artinya hal itu mudah atau sering terjadi: このコップは割れやすい (Gelas ini mudah pecah). Penggunaan kedua sering tentang sesuatu yang tidak Anda inginkan.
sulit dilakukan / tidak mudah terjadi
〜にくい adalah kebalikan dari 〜やすい dan punya dua pemakaian. Dengan tindakan yang dilakukan orang dengan sengaja, artinya tindakan itu sulit atau tidak nyaman dilakukan, biasanya karena sifat bendanya: この靴は歩きにくい (Sepatu ini sulit dipakai berjalan). Dengan hal-hal yang terjadi dengan sendirinya, artinya hal itu tidak mudah terjadi, yang sering kali merupakan kelebihan: このガラスは割れにくい (Kaca ini tidak mudah pecah).
Mulai melakukan
〜はじめる menunjukkan bahwa suatu tindakan atau perubahan mulai. Pola ini dipakai untuk hal yang dilakukan seseorang dengan sengaja (読みはじめる, 習いはじめる) dan juga untuk peristiwa alami (雨が降りはじめる, 花が咲きはじめる). Tindakan atau perubahan itu berlangsung selama beberapa waktu setelah mulai. Karena dapat menyatakan kehendak pembicara, pola ini dapat dipakai dengan 〜ましょう, 〜てください, dan 〜たい.
Tiba-tiba mulai melakukan
〜だす menunjukkan bahwa suatu tindakan atau peristiwa mulai secara tiba-tiba atau tak terduga. Pola ini sering dipakai bersama 急に dan menggambarkan sesuatu yang dilihat atau disadari pembicara, seperti hujan, tangisan, atau tawa. Biasanya tidak dipakai untuk permulaan yang direncanakan atau diputuskan pembicara, sehingga tidak cocok dengan 〜ましょう, 〜てください, atau 〜つもりです. Dalam beberapa kata, だす memiliki makna lain, yaitu 'keluar': 取りだす (mengeluarkan), 思いだす (teringat).
Terus melakukan / melanjutkan melakukan
〜つづける menunjukkan bahwa suatu tindakan atau keadaan berlangsung tanpa berhenti, atau bahwa suatu kebiasaan dipertahankan dalam waktu lama. Pola ini sering dipakai dengan kata yang menunjukkan lamanya waktu, seperti 三時間, 十年間, atau 朝まで. Bisa dipakai untuk hal yang sengaja dilakukan seseorang (勉強しつづける) dan untuk peristiwa yang berlangsung dengan sendirinya (電話が鳴りつづける).
selesai melakukan
〜おわる menunjukkan bahwa seseorang menyelesaikan tindakan yang memakan waktu dan mempunyai jumlah tertentu yang harus dikerjakan, seperti membaca buku, menulis laporan, atau makan. Pola ini hanya menyatakan bahwa tindakan itu telah mencapai akhirnya. Biasanya tidak dipakai untuk peristiwa alam seperti hujan, atau untuk tindakan yang terjadi dalam sekejap.
ke-...-an / tingkat ... (mengubah kata sifat menjadi kata benda)
〜さ mengubah kata sifat menjadi kata benda. Dengan kata sifat ukuran dan jumlah, ia menamai sesuatu yang bisa diukur: 長さ (panjang), 高さ (tinggi), 重さ (berat), 大きさ (ukuran), 速さ (kecepatan). Dengan kata sifat lain, ia menamai sifat itu sendiri atau seberapa kuat sifat itu: 暑さ (panasnya / hawa panas), やさしさ (kebaikan hati), 便利さ (kepraktisan). Untuk pasangan seperti 長い / 短い, kata benda untuk ukurannya biasanya dibuat dari sisi yang 'besar': 長さ, 高さ, 重さ.
Hampir akan / sedang di tengah-tengah / baru saja selesai
ところ berarti 'tempat', dan di sini menunjukkan pada titik mana dari suatu tindakan Anda berada saat ini. Bentuk kata kerja menentukan maknanya: bentuk kamus = tepat sebelum tindakan, ている = di tengah-tengahnya, bentuk た = tepat setelahnya. Pola ini sering dipakai untuk menjelaskan situasi Anda saat ini kepada seseorang, misalnya di telepon. Kata seperti これから, 今, dan たった今 sering muncul bersamanya.
Baru saja (melakukan sesuatu)
たばかり menyatakan bahwa, menurut perasaan pembicara, baru sedikit sekali waktu yang berlalu sejak sesuatu terjadi. Waktu sebenarnya bisa beberapa menit, tetapi bisa juga beberapa minggu atau beberapa bulan jika pembicara merasa waktu itu singkat. Pola ini sering diikuti まだ (masih belum terbiasa) atau もう (sudah rusak, sudah lupa), untuk menunjukkan bahwa hasilnya wajar atau mengejutkan untuk waktu sesingkat itu.
Hanya... saja / melulu
Kata benda + ばかり menyatakan bahwa ada banyak hal yang sama, atau bahwa seseorang melakukan hal yang sama berulang-ulang. Pola ini sering membawa perasaan pembicara bahwa hal itu terlalu berlebihan, sehingga umum dalam keluhan dan kekhawatiran. Maknanya tidak harus tepat 100%: 肉ばかり食べる berarti 'hampir selalu makan daging', bukan berarti orang itu tidak pernah makan yang lain.
Selama / sepanjang waktu ketika...
あいだ (間) berarti rentang antara awal dan akhir. A あいだ、B menyatakan bahwa B berlangsung dari awal sampai akhir periode A. Karena A adalah periode yang memiliki durasi, kata kerja sebelum あいだ biasanya dalam bentuk ている, dan B adalah sesuatu yang berlangsung lama, bukan satu peristiwa singkat. Subjek A dan B boleh berbeda.
Pada suatu saat selama... / sebelum periode berakhir
A あいだに、B menyatakan bahwa B terjadi pada suatu saat antara awal dan akhir periode A. Partikel に menunjuk pada satu titik waktu, sama seperti dalam 3時に. B bukan sesuatu yang berlangsung sepanjang periode: B adalah tindakan yang Anda selesaikan, atau perubahan atau peristiwa yang terjadi, sebelum A berakhir. Pola ini sering dipakai untuk hal yang ingin diselesaikan selagi ada kesempatan.
paling lambat / sebelum (batas waktu)
までに menandai batas waktu. Tindakannya bisa terjadi kapan saja sebelum titik waktu itu, tetapi tidak boleh setelahnya. Bentuk ini dipakai dengan tindakan yang dilakukan sekali dan selesai, jadi sangat umum dalam permintaan, aturan, dan rencana: 〜までに出してください, 〜までに返さなければなりません. Sebelum kata kerja, pakailah bentuk kamus meskipun kalimatnya tentang masa lampau.
Tidak se... (seperti / dibandingkan)
A は B ほど〜ない berarti 'A tidak se... B', jadi B adalah pihak yang tingkatnya lebih tinggi. ほど menunjukkan tingkat yang tidak dicapai A. Kalimatnya harus diakhiri dengan bentuk negatif. Pola ini sering menyiratkan bahwa A dan B sama-sama memiliki sifat itu sampai tingkat tertentu: 今日は昨日ほど寒くない menyatakan bahwa kemarin dingin, dan hari ini kurang dingin.
Sama dengan / kira-kira sama ... dengan (dan と違う: berbeda dari)
と menandai hal yang Anda bandingkan. B と同じ menyatakan bahwa A dan B adalah hal yang sama atau jenis yang sama. B と同じくらい menambahkan くらい (kira-kira) dan membandingkan tingkat suatu sifat: A berada pada tingkat yang kira-kira sama dengan B. B と違う menyatakan bahwa A dan B tidak sama. Anda juga bisa meletakkan kedua kata benda di depan: A と B は同じです / A と B は違います.
tentang / mengenai
について menunjukkan pokok bahasan dari berbicara, menulis, berpikir, atau meneliti: 'tentang X'. Bentuk ini langsung melekat pada kata benda, tanpa の. Kata kerja yang mengikutinya adalah kegiatan yang punya isi, seperti 話す, 質問する, atau 調べる. Untuk menerangkan kata benda, seperti dalam 'buku tentang X', pakailah についての.
Bentuk kausatif: menyuruh / membiarkan seseorang melakukan
Bentuk kausatif menyatakan bahwa seseorang menyebabkan orang lain melakukan sesuatu. Ada dua pemakaian utama: menyuruh seseorang melakukannya (perintah, meskipun orang itu tidak mau) dan membiarkan seseorang melakukannya (izin untuk apa yang ingin dia lakukan). Bentuknya sama, jadi konteks yang menentukan maknanya; 〜させてくれる / 〜させてあげる biasanya menunjukkan izin. Bentuk ini biasanya dipakai dari kedudukan yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah, seperti orang tua kepada anak atau manajer kepada staf.
izinkan saya melakukan / bolehkah saya diizinkan melakukan
Pola ini meminta pendengar mengizinkan tindakan pembicara sendiri. Bentuk kausatif (させる) berarti 'membiarkan saya melakukan', dan てください mengubahnya menjadi permintaan, sehingga yang bertindak adalah pembicara, bukan pendengar. 〜させていただけませんか lebih sopan dan dipakai kepada atasan, guru, atau pelanggan. 〜させていただきます mengumumkan dengan sopan apa yang akan Anda lakukan, sebagai sesuatu yang diizinkan oleh lawan bicara.
Kausatif-pasif: disuruh / dipaksa melakukan
Kausatif-pasif adalah bentuk pasif dari bentuk kausatif. Bentuk ini menggambarkan keadaan dari sisi orang yang dipaksa: 'saya disuruh melakukannya'. Subjeknya adalah orang yang benar-benar melakukan tindakan, tetapi melakukannya karena orang lain (ditandai dengan に) memerintahkannya. Biasanya bentuk ini menunjukkan bahwa pembicara tidak ingin melakukannya atau merasa tidak senang.
Bentuk kata kerja hormat れる/られる (bentuknya sama dengan pasif)
Bentuk ini menunjukkan rasa hormat kepada orang yang melakukan tindakan, seperti guru, atasan, atau pelanggan. Ini adalah bentuk hormat yang ringan, kurang formal dibandingkan お〜になる, dan sangat umum di tempat kerja dan dalam berita. Bentuknya sama dengan pasif, jadi Anda membedakannya lewat partikel dan konteks. Anda tidak pernah memakainya untuk tindakan Anda sendiri.
Pola kata kerja hormat (orang yang Anda hormati melakukan sesuatu)
お〜になる meninggikan orang yang melakukan tindakan: guru, atasan, pelanggan, atau orang yang belum Anda kenal baik. Pola ini lebih hormat daripada bentuk hormat れる/られる. Anda tidak pernah memakainya untuk tindakan Anda sendiri; untuk itu, pakailah pola merendah お〜する.
Kata kerja hormat khusus (いらっしゃる, 召し上がる, おっしゃる ...)
Kata kerja ini menunjukkan rasa hormat kepada orang yang melakukan tindakan, seperti guru, atasan, atau pelanggan. Untuk kata kerja sehari-hari ini, kata kerja khusus biasanya lebih dipilih daripada お〜になる. Anda tidak pernah memakainya untuk tindakan Anda sendiri atau, ketika berbicara dengan orang luar, untuk keluarga Anda sendiri.
Silakan ... (permintaan hormat)
お〜ください adalah versi yang lebih hormat dari 〜てください. Petugas memakainya kepada pelanggan, dan Anda mendengarnya di stasiun, toko, hotel, serta pengumuman tertulis. Pola ini kebanyakan dipakai untuk mempersilakan atau memandu pendengar dengan sopan. Untuk meminta seseorang dengan sopan agar tidak melakukan sesuatu, dipakai 〜ないでください atau ungkapan tetap seperti おやめください.
Pola kata kerja merendah (saya melakukan sesuatu untuk Anda)
Dengan お〜する, pembicara merendahkan tindakannya sendiri untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang yang menjadi tujuan atau sasaran tindakan itu: guru, atasan, atau pelanggan. Pelakunya selalu pembicara atau orang di pihak pembicara. Pola ini hanya dipakai ketika tindakan itu melibatkan orang yang dihormati, misalnya membawakan tasnya, mengirimkan sesuatu kepadanya, atau memberitahukan sesuatu kepadanya.
Kata kerja merendah (kenjōgo) khusus (参る, 申す, いただく, 拝見する ...)
Kata kerja merendah (kenjōgo) merendahkan tindakan pembicara sendiri, atau tindakan orang di pihak pembicara seperti keluarga atau rekan kerja, untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara atau kepada orang yang menjadi tujuan tindakan itu. Anda akan mendengarnya dalam perkenalan diri, di tempat kerja, dan di toko. Kata kerja ini tidak pernah dipakai untuk tindakan orang yang Anda hormati.
Bentuk sangat sopan dari あります / です
ございます dan でございます adalah bentuk yang sangat sopan dari あります dan です. Keduanya tidak meninggikan atau merendahkan siapa pun; keduanya hanya membuat tuturan lebih sopan terhadap lawan bicara. Staf toko, staf hotel, dan penyiar memakainya kepada pelanggan. でございます biasanya dipakai tentang pihak pembicara sendiri atau tentang benda, bukan tentang lawan bicara.
... ya? (bertanya-tanya dalam hati)
かな diletakkan di akhir kalimat ketika Anda bertanya-tanya tentang sesuatu, terutama saat berbicara pada diri sendiri. Pola ini santai, jadi dipakai dengan bentuk biasa di antara teman dan keluarga. かしら memiliki makna yang sama; secara tradisional dipakai oleh perempuan dan sekarang lebih jarang dipakai. Jika diucapkan kepada lawan bicara, かな juga bisa berfungsi sebagai pertanyaan yang lunak dan tidak langsung.
Tidak mudah / tidak segera (dan なかなか positif: cukup, lumayan)
なかなか〜ない menyatakan bahwa sesuatu yang Anda harapkan atau inginkan tidak terjadi dengan mudah: memakan waktu lama atau sulit dilakukan, meskipun Anda menunggu atau berusaha. Bentuk ini sering membawa rasa tidak sabar atau kesulitan. Dengan kata sifat positif, なかなか berarti 'cukup' dan menunjukkan bahwa sesuatu lebih baik daripada yang diharapkan pembicara.
Karena itu / maka
それで menghubungkan dua kalimat: kalimat pertama memberikan sebab atau keadaan, dan kalimat kedua menceritakan apa yang terjadi sebagai akibatnya. Akibatnya biasanya berupa fakta, sesuatu yang terjadi atau benar. Pola ini biasanya tidak diikuti permintaan, perintah, atau ajakan; untuk itu dipakai だから. Sebagai pertanyaan, それで menanyakan 'lalu bagaimana?'
Selain itu / lagi pula / ditambah lagi
それに menambahkan satu hal lagi yang sejenis dengan apa yang baru saja Anda katakan: satu kelebihan lagi setelah sebuah kelebihan, atau satu kekurangan lagi setelah sebuah kekurangan. Kata ini sering dipakai dalam percakapan saat Anda menyebutkan beberapa alasan atau menggambarkan sesuatu. それに tidak menyatakan hasil, pertentangan, atau urutan tindakan.
Meskipun begitu / walaupun demikian / tetap saja
それでも menerima apa yang dikatakan di kalimat pertama, lalu menyatakan bahwa meskipun begitu, ada hal yang berbeda dari perkiraan yang tetap benar atau tetap akan terjadi. Maknanya lebih kuat daripada でも: menekankan 'walaupun sudah seperti itu'. Sering dipakai bersama まだ, やはり, atau なかなか〜ない.
membiasakan diri / menjadikan aturan pribadi untuk
〜ことにしている menunjukkan kebiasaan atau aturan pribadi yang Anda putuskan sendiri dan masih Anda jalankan sekarang. 〜ことにする adalah keputusannya, dan している menunjukkan bahwa keputusan itu terus berlanjut sebagai kebiasaan. Pola ini dipakai untuk hal yang bisa Anda kendalikan, seperti olahraga, makanan, uang, atau belajar. Dengan bentuk ない, artinya 'saya membiasakan diri untuk tidak ...'.
seharusnya (menurut aturan) / sudah diatur bahwa
〜ことになっている menjelaskan aturan, kebiasaan, atau jadwal yang sudah diputuskan dan sekarang sedang berlaku. Keputusan itu dibuat oleh kelompok, organisasi, atau masyarakat, bukan oleh kemauan pembicara sendiri. Pola ini sering dipakai untuk menjelaskan aturan sekolah, perusahaan, atau suatu negara kepada orang lain. Pola ini juga dipakai untuk rencana yang sudah pasti, seperti 'sudah diatur bahwa saya akan ...'.
Dirancang / dibuat supaya
〜ようになっている menjelaskan cara kerja mesin, alat, atau suatu sistem: benda itu dibuat supaya sesuatu terjadi, atau tidak terjadi, secara otomatis. Pola ini menggambarkan rancangannya, bukan kehendak atau usaha seseorang. Pola ini sering dipakai bersama 〜と atau 〜ば untuk menyatakan syaratnya: 'jika Anda melakukan A, B terjadi'. Anda akan menemukannya dalam petunjuk pemakaian dan penjelasan tentang produk dan layanan.
Semoga ... / Mudah-mudahan ... (harapan, doa)
〜ますように dipakai untuk mengucapkan harapan atau doa. Anda memakainya untuk hal yang tidak bisa sepenuhnya Anda kendalikan, seperti lulus ujian, cuaca, kesehatan, atau keberuntungan. Kata 祈っています (saya berdoa) setelah ように dihilangkan, sehingga kalimat berhenti di situ. Bahkan saat berbicara kepada diri sendiri atau kepada teman, kata kerja sebelum ように tetap dalam bentuk ます.
Seperti / misalnya (memberi contoh)
Penggunaan ような / ように ini memberikan contoh konkret untuk menunjukkan jenis hal yang Anda maksud. Dalam AのようなB, A adalah satu contoh nyata dari kelompok B: 東京のような大きい町 berarti 'kota-kota besar, misalnya Tokyo'. AのようにB menjadikan A sebagai model untuk suatu tindakan atau keadaan: 'dengan cara seperti A'. Sesudah kata kerja, 〜ような + kata benda menunjukkan jenis halnya dengan menggambarkan kasus yang khas.
Seperti (yang Anda ketahui / yang saya katakan / yang ditunjukkan di ...)
ように ini berarti 'seperti' atau 'sama seperti'. Pola ini merujuk pada sesuatu yang sudah diketahui, sudah didengar, atau bisa dilihat pendengar (apa yang dikatakan seseorang, gambar, tabel, buku panduan), dan anak kalimat utamanya menyatakan sesuatu yang sesuai dengan hal itu. Pola ini sering dipakai sebagai frasa pembuka sebelum inti pembicaraan, seperti ご存じのように (seperti yang Anda ketahui) dan 前にも言ったように (seperti yang saya katakan sebelumnya). Pola ini juga dipakai untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu dengan cara yang sama seperti suatu contoh: この絵のように (seperti gambar ini).
Berusaha / baru akan (melakukan)
〜(よ)うとする menunjukkan bahwa seseorang berusaha atau mulai bergerak untuk melakukan sesuatu, tetapi tindakannya belum selesai. Pola ini punya dua makna utama: 'berusaha melakukan' (sering kali usahanya gagal) dan 'baru akan melakukan' (saat tepat sebelum suatu tindakan, sering bersama とき atau たら). Bentuk negatif 〜(よ)うとしない berarti seseorang tidak menunjukkan kemauan untuk melakukan sesuatu. Bentuk ini biasanya dipakai tentang orang lain, sering sebagai keluhan.
ada kalanya / kadang-kadang
Bentuk kamus atau bentuk ない + ことがある menyatakan bahwa sesuatu kadang-kadang terjadi; tidak rutin, tetapi juga bukan tidak pernah. Pola ini dipakai untuk tindakan yang sesekali dilakukan, pengecualian dari kebiasaan, dan hal-hal yang bisa terjadi dari waktu ke waktu. Perhatikan bentuk kata kerjanya: dengan bentuk た (行ったことがある), maknanya berubah menjadi pengalaman di masa lalu, 'pernah melakukan'.
kausatif emosi: membuat seseorang merasa (khawatir, tertawa, menangis ...)
Dengan kata kerja emosi, bentuk kausatif tidak berarti 'menyuruh' atau 'mengizinkan'. Artinya seseorang, suatu tindakan, atau suatu peristiwa menjadi penyebab perasaan seseorang: 'A membuat B khawatir / tertawa / menangis / marah / senang'. Tidak ada yang memaksa siapa pun; perasaan itu muncul secara alami sebagai akibatnya. Pola ini sering dipakai dengan 〜てしまう untuk menyatakan penyesalan dan dengan 〜たい / 〜たくない untuk hal yang ingin Anda lakukan bagi orang lain.
diizinkan melakukan / seseorang dengan baik hati membiarkan saya melakukan
Pola ini menggabungkan bentuk kausatif ('membiarkan seseorang melakukan') dengan もらう / くれる ('menerima / memberi kebaikan'). Artinya seseorang mengizinkan saya melakukan hal yang ingin saya lakukan, dan saya merasa berterima kasih atas hal itu. Dengan もらう, saya adalah subjeknya: saya menerima izin. Dengan くれる, orang yang mengizinkan adalah subjeknya. Tindakannya sendiri selalu dilakukan oleh saya (atau seseorang di pihak saya), bukan oleh orang yang memberi izin.
dengan rendah hati melakukan (atas izin Anda)
〜(さ)せていただく adalah bentuk merendah dari 〜(さ)せてもらう. Pembicara membicarakan tindakannya sendiri dengan cara merendah, sebagai sesuatu yang dilakukan atas izin pendengar atau berkat kebaikan pendengar. Pola ini umum dalam bisnis, di toko, dan dalam pidato: untuk mengumumkan apa yang akan Anda lakukan (始めさせていただきます), untuk melaporkan apa yang diizinkan untuk Anda lakukan, dan untuk meminta izin dengan sopan. Orang yang melakukan tindakan itu selalu pembicara (atau pihak pembicara).
spontan: dengan sendirinya jadi berpikir / merasa / teringat
Pemakaian spontan 〜(ら)れる menunjukkan bahwa suatu pikiran atau perasaan muncul secara alami, dengan sendirinya, tanpa diusahakan oleh orang itu. 昔のことが思い出される berarti 'kenangan masa lalu kembali teringat (saya tidak bisa menahannya)'. 〜と思われる dan 〜と考えられる umum dipakai dalam berita, laporan, dan esai: keduanya menyampaikan pendapat secara lunak dan objektif, sebagai kesimpulan yang secara alami akan dicapai siapa pun. Pemakaian ini sebagian besar termasuk bahasa tulis atau bahasa formal.
Konon / orang-orang mengatakan bahwa
Pakailah 〜と言われている untuk hal yang dikatakan atau dipercaya banyak orang secara umum. Ini adalah bentuk pasif dari 言う, jadi kalimatnya tidak menyebutkan siapa yang mengatakannya. Pola ini umum dipakai untuk pengetahuan umum, cerita lama, dan reputasi seseorang atau suatu tempat. Pembicara tidak menyatakan apakah hal itu benar-benar tepat atau tidak.
Tolong ... (untukku) — permintaan yang blak-blakan
〜てくれ adalah cara yang biasa dan tegas untuk meminta seseorang melakukan sesuatu untuk Anda. くれ adalah bentuk perintah dari くれる. Pola ini terutama dipakai oleh laki-laki kepada teman dekat, keluarga, atau orang yang kedudukannya lebih rendah, dan terdengar kasar jika diucapkan kepada orang lain. Pola ini juga muncul dalam kalimat tidak langsung, seperti 〜てくれと言われた. Di situ, pola ini hanya menunjukkan bahwa ada permintaan, jadi siapa pun bisa memakainya.
Coba lakukan ... (diucapkan dengan lembut kepada anak atau junior)
〜てごらん dengan lembut menyuruh lawan bicara mencoba melakukan sesuatu. Ini adalah cara yang lebih halus untuk mengatakan 〜てみなさい. Orang tua mengucapkannya kepada anak, guru kepada murid, dan orang yang lebih tua kepada yang lebih muda. Pola ini tidak dipakai kepada orang yang kedudukannya lebih tinggi dari Anda, dan tidak bisa dipakai untuk tindakan Anda sendiri.
Bentuk hormat: お持ちですか / お待ちです
お〜です adalah bentuk hormat yang singkat untuk tindakan atau keadaan orang yang Anda hormati. Paling sering artinya sama dengan 〜ています: お持ちですか berarti 持っていますか. Dengan beberapa kata kerja, bentuk ini menunjukkan sesuatu yang sedang atau akan segera terjadi, atau sudah selesai, seperti お出かけですか dan もうお帰りです. Bentuk ini sangat umum di toko, hotel, dan kantor. Kata kerja yang akar bentuk ます-nya hanya satu bunyi, seperti 見る dan いる, biasanya tidak memakai bentuk ini.
Ucapan yang sangat sopan: でございます / ております / まいります
Kata-kata ini membuat ucapan Anda sangat sopan terhadap pendengar. Pakailah untuk tindakan Anda sendiri, untuk orang di pihak Anda seperti keluarga dan rekan kerja, dan untuk benda serta kejadian, seperti dalam 電車がまいります. Kata-kata ini sering dipakai di toko, di telepon, dalam pengumuman, dan dalam pidato. Kata-kata ini tidak menunjukkan rasa hormat kepada orang yang melakukan tindakan, jadi jangan dipakai untuk tindakan pendengar atau orang yang Anda hormati.
Bentuk singkat lisan dari 〜てしまう
〜ちゃう dan 〜じゃう adalah bentuk singkat lisan dari 〜てしまう dan 〜でしまう. Artinya sama: suatu tindakan selesai sepenuhnya, atau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak direncanakan pembicara. Bentuk ini dipakai dalam obrolan sehari-hari dengan teman dan keluarga. Walaupun memakai ます (〜ちゃいました), bentuk ini tetap santai, jadi pakailah 〜てしまいました dalam situasi formal dan dalam tulisan.
Bentuk singkat lisan dari 〜ておく
〜とく dan 〜どく adalah bentuk singkat lisan dari 〜ておく dan 〜でおく. Maknanya sama: melakukan sesuatu lebih dulu sebagai persiapan, atau membiarkan sesuatu apa adanya. Bentuk ini dipakai dalam percakapan sehari-hari. Bentuk singkat yang serupa adalah 〜てる untuk 〜ている (見てる) dan 〜てく untuk 〜ていく (持ってく). Dalam percakapan formal dan tulisan, pakailah bentuk lengkapnya.
Harus (bahasa lisan santai)
Ini adalah bentuk singkat lisan yang berarti 'harus'. 〜なくちゃ berasal dari 〜なくては, 〜なきゃ berasal dari 〜なければ, dan 〜ないと adalah 'kalau tidak ...' dengan bagian akhirnya dihilangkan. Akhiran いけない / ならない sering dihilangkan, sehingga kalimat bisa berakhir dengan 〜なくちゃ, 〜なきゃ, atau 〜ないと. Orang sering memakainya saat berbicara kepada diri sendiri atau kepada teman dekat tentang hal yang harus mereka lakukan.
Soal ... / ... itu apa? (penanda topik dalam bahasa santai)
って ini memunculkan topik dalam percakapan santai. Ini adalah bentuk lisan dari 〜は atau 〜というのは. Orang memakainya untuk menanyakan arti suatu kata, menanyakan tentang seseorang atau sesuatu, atau menyampaikan perasaan atau pendapat mereka tentangnya. Bentuk ini tidak dipakai dalam percakapan formal atau tulisan.
Apa ya tadi? / ... bukan, ya? (mencoba mengingat)
〜っけ diletakkan di akhir kalimat saat Anda mencoba mengingat sesuatu yang dulu pernah Anda ketahui atau dengar. Anda bisa mengucapkannya kepada diri sendiri, atau meminta pendengar memastikan ingatan Anda. Bentuk た sering dipakai bahkan untuk hal di masa kini atau masa depan, karena Anda sedang mengingat kembali apa yang Anda ketahui di masa lalu. Ini adalah bentuk lisan; dengan でしたっけ / ましたっけ, pola ini bisa dipakai dengan sopan dalam percakapan.
Soalnya ..., sih (alasan atau dalih santai di akhir kalimat)
〜もの / 〜もん di akhir kalimat menyatakan alasan dalam percakapan santai. Pola ini sering terdengar seperti dalih, keluhan, atau 'tentu saja, soalnya ...'. Pola ini sering dipakai bersama だって di awal kalimat. もん lebih santai dan banyak dipakai oleh anak-anak dan anak muda; もの terdengar sedikit lebih lembut dan lebih banyak dipakai oleh perempuan. Jangan memakainya dalam situasi formal.
Meskipun / sebanyak apa pun (〜ても dalam bahasa santai)
〜たって dan 〜だって adalah bentuk lisan santai dari 〜ても dan 〜でも. Artinya 'meskipun' atau 'walaupun': hasilnya tidak berubah. Keduanya sering dipakai bersama いくら, どんなに, atau kata tanya. Kata benda + だって juga berarti 'bahkan ...' atau '... pun', seperti 〜でも / 〜も. Dalam percakapan formal dan dalam tulisan, pakailah 〜ても / 〜でも.
selama / ketika (sepanjang waktu vs. pada suatu saat)
間 adalah suatu rentang waktu yang punya awal dan akhir. A 間、B berarti B berlangsung dari awal sampai akhir A, sehingga B sering memakai ずっと atau bentuk seperti 〜ていた. A 間に、B berarti B terjadi, atau selesai, pada suatu saat sebelum A berakhir. Subjek A dan B boleh orang yang berbeda. Di tingkat N3, pola ini biasanya ditulis dengan kanji 間, dan Anda harus memilih antara 間 dan 間に dengan melihat klausa utama.
Selagi masih ... / sebelum berubah
A うちに、B berarti 'lakukan B selagi A masih berlaku, sebelum A berubah'. Pembicara merasa bahwa setelah perubahan itu akan terlambat, sulit, atau tidak sebaik sekarang, sehingga B sering berupa saran, rencana, atau permintaan. Dengan bentuk ない, pola ini berarti 'sebelum ... terjadi': 忘れないうちに = sebelum saya lupa. Ini penggunaan yang berbeda dari うちに yang menunjukkan perubahan bertahap, seperti dalam 話しているうちに仲良くなった.
Sambil/selama melakukan ... (terjadi perubahan tanpa direncanakan)
A うちに、B berarti bahwa selama A berlangsung, B terjadi secara alami, sering sedikit demi sedikit atau sebelum pembicara menyadarinya. B bukan sesuatu yang diputuskan untuk dilakukan pembicara. Bentuk ない menghasilkan frasa seperti しばらく会わないうちに (selama beberapa waktu kami tidak bertemu) dan 気がつかないうちに (tanpa saya sadari). Ini penggunaan yang berbeda dari うちに yang berarti 'sebelum berubah', seperti dalam 忘れないうちにメモする.
tepat di tengah-tengah (sedang melakukan)
最中 berarti saat ketika suatu tindakan sedang paling aktif. A 最中に、B menyatakan bahwa B terjadi tepat di tengah-tengah A. B sering berupa sesuatu yang tiba-tiba yang menghentikan atau mengganggu A, seperti telepon berdering atau gempa bumi. 〜最中だ di akhir kalimat memberi tahu pendengar bahwa Anda sedang sibuk dengan sesuatu saat ini.
Tepat ketika / tepat pada saat
Pola ini berkembang dari 〜ところだ. ところ adalah suatu situasi atau tahap tindakan (akan melakukan, sedang melakukan, baru saja melakukan), dan partikelnya menghubungkan situasi itu dengan kejadian berikutnya. Dengan に atau へ, sesuatu datang ke situasi itu: seseorang datang, atau ada telepon masuk. Dengan を, situasi itu menjadi objek kata kerja berikutnya: seseorang melihatnya, memergokinya, atau menolong dalam situasi itu. Kejadian kedua sering mengubah atau menghentikan apa yang sedang dilakukan orang itu.
begitu ... / tepat saat ... (sesuatu yang tak terduga terjadi)
A たとたん、B berarti B terjadi hampir pada saat yang sama ketika A selesai. B adalah perubahan atau kejadian yang tiba-tiba, dan kalimatnya mengandung rasa terkejut pembicara. Karena B adalah sesuatu yang disadari pembicara, bukan sesuatu yang dipilih untuk dilakukannya, klausa utamanya bukan rencana, permintaan, atau perintah. Pola ini dipakai untuk hal-hal yang benar-benar sudah terjadi, jadi kalimatnya biasanya berakhir dalam bentuk lampau.
tidak bisa sebelum ... / harus ... dulu, baru ...
A てからでないと、B berarti B tidak mungkin atau tidak boleh dilakukan kecuali A dilakukan lebih dulu. A adalah syarat yang diperlukan, dan B adalah hasil negatif atau yang tidak diinginkan: 〜できない, 〜てはいけない, 無理だ, 困る. Pesan sebenarnya bersifat positif: 'lakukan A dulu, baru B menjadi mungkin'. Pola ini sering dipakai untuk aturan, untuk izin, dan untuk menjelaskan mengapa Anda belum bisa menjawab atau memutuskan.
baru setelah ..., saya (menyadari / mengalami)
A てはじめて、B berarti B belum pernah terjadi sebelum A, dan A adalah pengalaman yang membuat B terjadi untuk pertama kalinya. Pola ini sering dipakai ketika Anda melihat ke belakang dan mengatakan bahwa Anda tidak memahami sesuatu sampai Anda mengalaminya sendiri. B adalah kesadaran atau situasi baru, bukan tindakan yang Anda rencanakan atau yang Anda minta orang lain lakukan.
sejak (dan terus sampai sekarang)
A て以来、B berarti situasi B yang sama terus berlangsung sepanjang waktu sejak A terjadi. A adalah peristiwa yang sudah agak lama berlalu, bukan hal yang terjadi beberapa jam yang lalu. B bukan tindakan yang dilakukan hanya sekali, dan pola ini tidak dipakai untuk masa depan. Pola ini terdengar agak formal, dan umum dalam tulisan dan dalam percakapan sopan.
setiap kali
A たびに、B berarti 'setiap kali A terjadi, B juga terjadi'. A adalah hal yang terjadi berulang-ulang, dan B selalu menyusul setiap kali. B sering berupa perasaan, kenangan, atau perubahan yang muncul dengan sendirinya (思い出す, 緊張する, 〜なる), tetapi bisa juga berupa hal yang selalu dilakukan pembicara pada kesempatan itu. Pola ini tidak dipakai untuk satu kesempatan saja; untuk itu, pakailah とき.
Sekalian (memanfaatkan kesempatan)
A ついでに、B berarti 'mumpung sedang melakukan A, saya sekalian melakukan B, karena ini kesempatan yang baik'. A adalah hal utama yang Anda rencanakan, dan B adalah tindakan tambahan yang mudah ditambahkan karena Anda toh sedang melakukan A. B adalah sesuatu yang dilakukan seseorang dengan sengaja, jadi hal-hal yang terjadi dengan sendirinya, seperti hujan yang mulai turun, tidak muncul sesudah ついでに. Pola ini sangat umum dalam permintaan seperti 〜ついでに、〜てくれない?
ketika / pada saat (formal)
〜際(に) bermakna sama dengan 〜とき, 'ketika / pada saat', tetapi bersifat formal. Pola ini umum dalam pengumuman, pemberitahuan, petunjuk, surel bisnis, dan tuturan sopan, dan sering diikuti permintaan atau aturan (〜てください, 〜ないでください). Pola ini dipakai untuk tindakan atau kesempatan tertentu, seperti menggunakan, pergi, atau mendaftar, dan biasanya tidak dipakai untuk usia atau keadaan seperti 子ども atau 若い. Dalam obrolan santai dengan teman, とき adalah pilihan yang wajar.
Dari (sekitar) ... sampai ... (rentang kasar)
Menunjukkan rentang waktu atau tempat yang kasar. Sesuatu berlangsung terus, atau terjadi di sana-sini, sepanjang rentang itu. Titik awal dan akhirnya bukan titik yang pasti, jadi pola ini sering dipakai dalam prakiraan cuaca dan berita. Pola ini juga dipakai untuk bagian tubuh (肩から背中にかけて).
Setiap / masing-masing
ごとに memiliki tiga pemakaian. Dengan kata benda biasa, artinya 'untuk masing-masing' atau 'satu per satu sebagai satu kelompok' (クラスごとに = per kelas). Dengan angka, artinya sesuatu berulang pada selang waktu yang tetap itu (15分ごとに = setiap 15 menit). Dengan kata kerja, artinya 'setiap kali seseorang melakukannya', dan biasanya ada sesuatu yang berubah sedikit demi sedikit.
Dengan selang / berselang satu
おきに berasal dari 置く (menyisakan / meninggalkan) dan berarti 'dengan menyisakan jarak sebanyak itu di antaranya'. Dengan hari, minggu, bulan, tahun, dan benda yang dihitung satu per satu (baris, kursi), jumlah itu dilewati: 1日おきに berarti 'selang sehari', dan 1行おきに berarti 'selang satu baris'. Dengan menit, jam, dan jarak, biasanya maknanya sama dengan ごとに: 10分おきに berarti 'setiap 10 menit'.
Untuk pertama kalinya setelah ... / setelah jeda ...
ぶり menunjukkan bahwa sesuatu terjadi lagi setelah lama waktu tersebut. Selama waktu itu hal tersebut tidak terjadi, dan pembicara biasanya merasa waktunya lama. 5年ぶりに国へ帰った berarti 'Saya pulang ke negara saya untuk pertama kalinya setelah lima tahun'. Pola ini tentang satu kejadian yang terjadi lagi sekarang, bukan tentang jadwal yang berulang.
Seperti / seolah-olah (perumpamaan)
Pola ini membandingkan sesuatu dengan hal lain yang sebenarnya bukan dirinya: 'persis seperti ...', 'seolah-olah ...'. まるで membuat perbandingan menjadi kuat dan memberi tahu pendengar bahwa ini hanya perbandingan, bukan fakta. みたいだ bernada santai dan dipakai dalam percakapan; ようだ juga dipakai dalam tulisan. Perhatikan bahwa まるで + bentuk negatif (まるで分からない) adalah pemakaian lain yang berarti 'sama sekali tidak'.
Khas / benar-benar seperti ... sungguhan
Kata benda + らしい menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu memiliki sifat-sifat yang diharapkan orang dari kata benda itu. Orang atau benda itu memang benar-benar kata benda tersebut: 春らしい天気 dikatakan pada musim semi, dan 子どもらしい dikatakan tentang anak-anak. Biasanya terdengar positif. Bentuk negatif 〜らしくない berarti 'tidak seperti yang kita harapkan dari ...', seperti dalam 田中さんらしくない (itu tidak seperti Pak Tanaka).
agak ... / kelihatan seperti / mudah ...
っぽい membentuk kata yang menggambarkan bagaimana sesuatu terlihat atau terasa. Dengan kata benda, artinya 'terlihat atau terasa seperti ...': 白っぽい berarti 'keputih-putihan', dan 子どもっぽい tentang orang dewasa berarti 'kekanak-kanakan'. Pola ini sering dipakai ketika orang atau benda itu sebenarnya bukan kata benda tersebut, dan sering terdengar negatif, tetapi tidak selalu: 大人っぽい bisa menjadi pujian untuk anak muda. Dengan akar bentuk ます dari beberapa kata kerja, pola ini menggambarkan orang yang mudah melakukan hal itu, seperti 忘れっぽい (pelupa). Pola ini santai dan sangat umum dalam percakapan.
Cenderung / sering (hal yang tidak baik)
がち menyatakan bahwa sesuatu sering terjadi, atau bahwa orang mudah terjerumus melakukan sesuatu. Pola ini biasanya dipakai untuk hal yang tidak baik atau tidak diinginkan, seperti terlambat, lupa, sakit, atau kurang berolahraga. Pola ini bisa menggambarkan kecenderungan umum (冬は運動不足になりがちだ) atau pola seseorang akhir-akhir ini (最近、授業を休みがちだ). がち berarti 'sering', bukan 'selalu' atau 'setiap kali'.
Agak / sedikit
気味 (di sini dibaca ぎみ) menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu sedikit berada dalam keadaan tertentu. Pola ini biasanya dipakai untuk keadaan yang tidak baik, terutama tentang kesehatan, perasaan, dan jadwal: 風邪気味 (agak pilek), 疲れ気味 (agak lelah), 遅れ気味 (agak tertinggal). Pola ini sering muncul bersama 少し atau ちょっと. Karena artinya 'sedikit', pola ini tidak dipakai untuk keadaan yang sangat kuat atau serius. 気味 dalam 気味が悪い dibaca きみ dan artinya berbeda ('menyeramkan').
Penuh dengan / berlumuran (sesuatu yang tidak diinginkan)
だらけ menyatakan bahwa ada banyak sekali sesuatu di seluruh tempat atau benda, sering lebih banyak daripada yang diinginkan. Pola ini biasanya dipakai untuk hal yang kotor atau tidak diinginkan, seperti lumpur, debu, sampah, kesalahan, dan goresan: 服が泥だらけになった berarti 'pakaian saya berlumuran lumpur'. Pembicara sering merasa hal itu terlalu banyak atau tidak menyenangkan. Untuk hal yang menyenangkan, biasanya dipakai いっぱい.
Memiliki (bentuk, warna, wajah, suara)
〜をしている menggambarkan rupa atau sifat seseorang, hewan, atau benda: bentuknya, warnanya, wajahnya, matanya, suaranya, dan sebagainya. Di sini する bukan tindakan; kata ini menunjukkan ciri yang dimiliki orang atau benda itu. Pola ini biasanya dipakai dalam bentuk をしている / をしていた (atau をした sebelum kata benda), dan kata bendanya memerlukan kata penjelas: 丸い形をしている, bukan hanya 形をしている. Dalam bahasa Indonesia, 'memiliki', 'berbentuk', atau 'kelihatan' sering menjadi terjemahan terbaik: 青い目をしている berarti 'bermata biru', dan 疲れた顔をしている berarti 'wajahnya kelihatan lelah'.
Berpura-pura / bersikap seolah-olah
〜ふりをする berarti 'berpura-pura': bersikap seolah-olah sesuatu itu benar padahal tidak, agar orang lain memercayainya. 知らないふりをする berarti orang itu sebenarnya tahu tetapi bersikap seolah-olah tidak tahu. Pola ini dipakai untuk orang, dan kadang-kadang hewan, yang bersikap seperti itu dengan sengaja. Bentuk lampau ふりをした dan bentuk yang sedang berlangsung ふりをしている sangat umum.
merasa bahwa / punya firasat bahwa
Gunakan 〜気がする saat Anda merasa bahwa sesuatu memang begitu, tetapi tidak punya alasan atau bukti yang jelas. Pola ini lebih lembut dan kurang pasti dibandingkan 〜と思う. Menambahkan ような (〜ような気がする) membuat pernyataan menjadi lebih samar lagi. Perasaan itu adalah perasaan pembicara sendiri.
sepertinya (sejauh yang bisa saya lihat)
どうやら dan どうも adalah kata keterangan yang dipakai bersama akhiran dugaan seperti らしい, ようだ atau みたいだ. Keduanya menunjukkan bahwa pembicara tidak yakin, tetapi menduga dari apa yang ia lihat, dengar, atau rasakan. どうも sering menambahkan nuansa "Saya tidak bisa menjelaskan dengan pasti kenapa, tetapi…". Kata keterangan ini muncul di awal kalimat, sehingga pendengar tahu bahwa sebuah dugaan akan menyusul.
tampak akan ... sewaktu-waktu
Ini adalah 〜そうだ untuk penampilan ("tampaknya akan…") yang ditambah kata keterangan 今にも. 今にも berarti "sewaktu-waktu", sehingga seluruh pola ini menyatakan bahwa sesuatu tampak akan terjadi saat itu juga, di depan mata. Pola ini dipakai dengan kata kerja dan menggambarkan apa yang dilihat atau dirasakan pembicara pada saat itu.
kemungkinan besar tidak / tidak ada tanda-tanda akan
Ini adalah bentuk negatif dari 〜そうだ 'kelihatannya' ketika mengikuti kata kerja. Artinya, dilihat dari situasi saat ini, sesuatu kemungkinan besar tidak akan terjadi atau tidak ada tanda-tanda bahwa hal itu akan terjadi. 〜そうにない dan 〜そうもない bermakna hampir sama. Untuk kata sifat, dipakai bentuk negatif yang berbeda (おいしくなさそうだ).
hampir saja / nyaris
〜そうになる berarti sesuatu sudah sangat dekat untuk terjadi, tetapi pada akhirnya tidak terjadi. Biasanya hal itu sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak bisa dikendalikan pembicara, seperti jatuh, menangis, lupa, atau terlambat. 〜そうだ 'kelihatannya' ("tampaknya akan") digabungkan dengan なる ("menjadi"), sehingga pola ini menggambarkan saat ketika situasinya sudah sampai pada titik itu.
Hampir saja / nyaris (tetapi tidak jadi)
Bersama もう少しで atau anak kalimat たら / ば, 〜ところだった berarti sesuatu hampir terjadi, tetapi pada akhirnya tidak terjadi. Biasanya itu hasil buruk yang berhasil dihindari pembicara, sehingga sering terdengar seperti "Nyaris saja!". Untuk hasil yang baik, pola ini menunjukkan rasa sayang atau menyesal: もう少しで勝つところだった (kami hampir menang). Hati-hati: tanpa petunjuk-petunjuk ini, 〜ところだった juga bisa sekadar bentuk lampau dari 〜ところだ (N4), yang berarti "baru saja akan".
melakukan sampai tuntas / tidak sanggup menghabiskan
〜きる berarti melakukan sesuatu sampai akhir sehingga tidak ada yang tersisa: 使いきる (memakai sampai habis), 読みきる (membaca sampai halaman terakhir). 〜きれない berarti Anda tidak bisa menyelesaikannya karena terlalu banyak atau terlalu sulit: 食べきれない (terlalu banyak untuk dimakan habis), 数えきれない (terlalu banyak untuk dihitung). Dengan beberapa kata kerja, 〜きる menunjukkan keadaan yang sangat kuat: 疲れきる (benar-benar kelelahan).
setengah jalan / sedang di tengah / hampir
〜かける berarti suatu tindakan sudah dimulai tetapi belum selesai. Pola ini sering dipakai ketika Anda berhenti di tengah jalan, atau ketika sesuatu dibiarkan setengah jadi: 読みかけの本 (buku yang baru saya baca sebagian). Dengan kata kerja perubahan, 〜かけている berarti perubahan itu sudah dimulai dan hampir sampai pada akhirnya: 電池が切れかけている (baterainya hampir habis). 〜かけの adalah bentuk yang menyerupai kata benda dan dipakai sebelum kata benda.
baru saja (dibuat / dilakukan), masih segar
〜たて berarti sesuatu baru saja dilakukan, jadi masih segar atau baru. Pola ini terutama dipakai untuk makanan (焼きたて, 作りたて, 取れたて), untuk barang yang baru dicuci atau dicat (洗いたて, 塗りたて), dan untuk orang yang baru saja memulai sesuatu (生まれたて, 入社したて, 覚えたて). Pola ini menggambarkan keadaan segar dari benda atau orang itu, dan untuk makanan biasanya terdengar positif.
Sulit untuk (secara fisik / perasaan)
〜づらい berarti melakukan sesuatu itu sulit karena menimbulkan rasa sakit, rasa tidak nyaman, atau rasa sungkan bagi pembicara. Pola ini dipakai untuk kesulitan fisik (足が痛くて歩きづらい) dan sangat sering untuk kesulitan psikologis, seperti merasa canggung atau malu (先生に言いづらい, 友だちに頼みづらい). Intinya adalah beban yang dirasakan orang yang melakukan tindakan itu.
membiarkan ... begitu saja / terus-menerus ... (nuansa negatif)
〜っぱなし punya dua pemakaian utama. Pertama, sesuatu dibiarkan dalam keadaan yang biasanya seharusnya diubah atau diselesaikan: 電気をつけっぱなし (membiarkan lampu menyala), 窓を開けっぱなし (membiarkan jendela terbuka). Kedua, tindakan atau keadaan yang sama berlangsung lama: 立ちっぱなし (berdiri terus sepanjang waktu), 負けっぱなし (kalah terus-menerus). Dalam kedua pemakaian ini, pola ini sering menunjukkan bahwa pembicara menganggapnya ceroboh, melelahkan, atau tidak baik.
akhiran み (pembentuk kata benda dari kata sifat)
〜み mengubah kata sifat menjadi kata benda yang menamai sifat yang Anda rasakan dengan tubuh atau hati, seperti rasa, rasa sakit, atau emosi: 甘み (rasa manis), 痛み (rasa sakit), 悲しみ (kesedihan), 温かみ (kehangatan perasaan). Beberapa kata memiliki arti khusus: 楽しみ (sesuatu yang dinanti-nantikan), 強み (kelebihan / keunggulan), 重み (arti penting, bobot makna). Dibandingkan dengan 〜さ, yang sering menunjukkan tingkat atau jumlah, 〜み terasa lebih konkret dan pribadi.
Dibuat untuk / ditujukan untuk
〜向け menunjukkan untuk siapa suatu produk, layanan, atau informasi dibuat. Pembuatnya sudah memikirkan sasaran itu sejak awal. Pola ini sangat umum di toko, iklan, dan berita: 子ども向けの本 adalah buku yang ditulis untuk anak-anak.
Cocok untuk / menghadap (suatu arah)
〜向き punya dua pemakaian. Dengan orang atau tujuan, artinya sesuatu cocok untuk mereka: 初心者向きの山 adalah gunung yang cocok untuk pemula. Dengan kata arah (東・西・南・北), pola ini menunjukkan ke arah mana sesuatu menghadap: 南向きの部屋 adalah kamar yang menghadap ke selatan.
Terus-menerus semakin ... (perubahan yang hanya ke satu arah)
〜一方だ menyatakan bahwa suatu perubahan terus berlangsung ke satu arah dan tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti. Pola ini terutama dipakai untuk perubahan yang tidak disukai pembicara, seperti harga yang terus naik atau kesehatan yang makin memburuk. Pola ini agak formal dan sering dipakai dalam berita dan bahasa Jepang tulisan.
Begitu ... sampai / sampai-sampai
Pola ini menunjukkan seberapa kuat suatu keadaan atau perasaan dengan memberikan contoh atau perbandingan: 死ぬほど疲れた berarti 'Saya capek setengah mati'. Bagian sebelum ほど / くらい sering bukan hal yang benar-benar terjadi; itu adalah gambaran tingkatnya. Di sini ほど dan くらい berarti hampir sama, tetapi くらい sedikit lebih santai.
Tidak ada yang se... ... / tidak ada ... seperti
Pola ini menyatakan bahwa A adalah nomor satu: 'tidak ada yang se... A'. Kalimatnya diakhiri bentuk negatif, tetapi artinya tentang A sangat positif (atau sangat negatif, dengan kata seperti つらい). Pola ini menunjukkan perasaan atau pendapat pribadi pembicara, jadi sering dipakai ketika memuji atau mengeluh. くらい sedikit lebih santai daripada ほど.
Semakin ..., semakin ...
Pola ini menyatakan bahwa ketika tingkat suatu hal bertambah, hal lain ikut berubah bersamanya: 'semakin Anda melakukan A, semakin B'. Kata yang sama diucapkan dua kali, pertama dalam bentuk ば lalu sebelum ほど. Bagian kedua kalimat biasanya menunjukkan perubahan atau tingkat, seperti 上手になる, 難しい atau いい.
Sebanyak (mungkin / yang Anda mau)
だけ ini tidak berarti 'hanya'. Artinya 'sampai batasnya': sebanyak yang Anda bisa, sebanyak yang Anda mau, atau sebanyak yang Anda perlukan. Kata sebelum だけ menentukan batas itu, dan kata kerja setelahnya menyatakan apa yang Anda lakukan sampai batas itu: 食べられるだけ食べる berarti 'makan sebanyak yang bisa Anda makan'.
Dibandingkan dengan ...
〜に比べて menyebutkan hal yang Anda jadikan patokan, lalu kalimatnya menyatakan bagaimana hal lain berbeda dari patokan itu. Pola ini sering dipakai untuk perubahan dari waktu ke waktu (去年に比べて, 先月に比べて) dan untuk perbedaan antara tempat atau orang. に比べて dan と比べて hampir sama artinya. Pola ini terdengar sedikit lebih formal daripada より.
Berbeda dengan / tidak seperti
〜と違って berarti 'berbeda dengan A': A dijadikan titik perbandingan, lalu dinyatakan bahwa B tidak seperti A. Pola ini dipakai untuk perbedaan antara orang, tempat, dan waktu, dan juga untuk 'berbeda dengan yang saya kira atau yang saya dengar' (思っていたのと違って, 天気予報と違って). Kalimat utamanya membicarakan B, bukan A.
Bukan A, lebih tepat dikatakan B
〜というより dipakai ketika Anda mula-mula terpikir satu kata untuk menggambarkan sesuatu, lalu memilih kata yang lebih tepat: 'sebenarnya tidak begitu A; B adalah cara yang lebih tepat untuk mengatakannya'. Pola ini tidak membandingkan dua hal yang berbeda; pola ini membandingkan dua cara untuk menggambarkan hal yang sama. Kata yang lebih tepat selalu datang setelah というより.
Dibandingkan dengan / untuk ukuran (lebih atau kurang dari dugaan)
〜わりに menyatakan bahwa, jika mempertimbangkan A, hasil B lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang Anda duga. A sering berupa tingkat atau jumlah (harga, usia, seberapa banyak Anda belajar), dan B adalah penilaian pembicara. Maknanya bisa positif (値段のわりにおいしい: enak untuk ukuran harganya) atau negatif (たくさん勉強したわりに点が悪い).
Untuk ukuran ... / mengingat ... (di luar dugaan)
〜にしては mengambil suatu fakta (A) dan mengatakan bahwa hasilnya (B) berbeda dari apa yang biasa untuk A: 'untuk ukuran anak-anak', 'untuk bulan September', 'untuk percobaan pertama'. Pola ini menunjukkan rasa terkejut pembicara, dan B bisa berupa pujian atau kritik. B adalah sesuatu yang bertentangan dengan gambaran biasa tentang A, bukan sesuatu yang memang Anda harapkan darinya.
Padahal (dengan nada mengkritik)
'A くせに B' berarti 'orang itu melakukan B, padahal A', dan pembicara merasa marah, kesal, atau meremehkan orang tersebut. Pola ini mirip のに, tetapi nada menyalahkannya jauh lebih kuat. Biasanya kedua bagian kalimat membicarakan orang yang sama, dan orang itu bukan pembicara. Pola ini dipakai dalam percakapan dan bisa terdengar kasar, jadi jangan memakainya langsung di depan guru atau atasan Anda.
Berkat
'A おかげで B' berarti 'berkat A, B': A adalah penyebab hasil baik B, dan pembicara merasa berterima kasih atasnya. B biasanya sesuatu yang sudah terjadi atau keadaan yang berlaku sekarang. Kadang orang memakai おかげで untuk hasil buruk sebagai sindiran: 君が寝坊したおかげで… ('gara-gara kamu, terima kasih banyak ya...'). Untuk hasil buruk yang dinyatakan apa adanya, pakailah せいで.
Gara-gara (menyalahkan) / mungkin karena
'A せいで B' berarti 'gara-gara A, terjadi hasil buruk B', dan pembicara menyalahkan A atas hal itu. 'A せいか B' berarti 'mungkin karena A, B': pembicara berpikir A mungkin penyebabnya tetapi tidak yakin. Hasil setelah せいで itu buruk; hasil setelah せいか juga sering buruk, tetapi bisa juga netral. B adalah hasil, bukan permintaan atau ajakan.
Akibat / disebabkan oleh
'A によって B' berarti 'B terjadi akibat A'. Pola ini menunjukkan sebab dengan cara yang formal dan objektif, jadi umum dalam berita, laporan, dan penjelasan tertulis. B biasanya berupa fakta, sering berupa kerusakan atau perubahan, dan bukan keinginan pembicara atau permintaan. によって ini berbeda dengan によって untuk cara (dengan), untuk perbedaan (tergantung pada), dan untuk pelaku dalam kalimat pasif (ditulis oleh).
Karena (sudah jelas bagi kita berdua) ...
'A のだから B' menyajikan A sebagai fakta yang diketahui atau harus diterima oleh pembicara dan lawan bicara, dan dari fakta itu pembicara menyampaikan penilaian, saran, permintaan, atau kritik B yang kuat. Rasanya seperti 'karena A memang benar (Anda tahu itu), tentu saja B'. Pola ini lebih kuat daripada から dan dapat terdengar memaksa. Di akhir kalimat, 〜んだから menunjukkan bahwa pembicara merasa kesal.
Karena (memberi alasan / dalih)
'A ものだから B' memberikan alasan pribadi A untuk B, sering untuk menjelaskan atau membela diri atas sesuatu yang buruk, seperti terlambat atau berbuat salah. Nuansanya adalah 'mau bagaimana lagi, karena A'. もので sedikit lebih lembut dan umum dipakai dalam permintaan maaf yang sopan. Bagian kedua biasanya berupa fakta atau akibat, dan biasanya bukan perintah atau ajakan (〜なさい, 〜ましょう).
Justru karena
'A からこそ B' menekankan bahwa A adalah alasan yang sebenarnya dan penting untuk B: 'justru karena A, maka B'. Kadang-kadang A tampak seperti alasan untuk hal yang sebaliknya (忙しいからこそ、休みが大切だ), dan からこそ menunjukkan pendapat pembicara yang kuat. Pola ini biasanya dipakai untuk alasan yang positif atau bermakna, bukan untuk alasan buruk yang sederhana seperti bangun kesiangan.
Alasan ... adalah karena ...
Pola ini pertama-tama menyatakan fakta atau hasil, lalu memberikan alasannya di akhir: 'alasan A adalah karena B'. Meletakkan alasan di akhir menjadikannya informasi baru yang penting. Pola ini dipakai dalam lisan maupun tulisan ketika Anda menjelaskan alasan dengan jelas, menjawab 'mengapa?', atau meluruskan anggapan yang salah.
Alasannya adalah ... / sebab ...
Pertama Anda menyampaikan kesimpulan atau pendapat, lalu なぜなら memperkenalkan alasannya, dan alasan itu diakhiri dengan からだ / からです. Artinya seperti 'Hal ini begini. Alasannya adalah ...'. Pola ini terutama dipakai dalam tulisan, pidato, dan presentasi; dalam percakapan sehari-hari terdengar kaku, dan orang sering memakai どうしてかというと atau cukup memakai から.
Seandainya / jika memang benar bahwa
'A としたら B' berarti 'jika kita andaikan A benar (atau akan terjadi), maka B'. A adalah sesuatu yang dibayangkan, atau informasi yang Anda dengar tetapi belum pasti, dan B sering berupa dugaan, penilaian, pertanyaan, atau keinginan. Ketiga bentuk ini maknanya hampir sama; としたら paling umum dalam percakapan, sedangkan とすれば / とすると terdengar sedikit lebih logis. Pola ini biasanya tidak dipakai untuk hal yang pasti akan terjadi.
Seandainya pun / meskipun
'A としても B' berarti 'seandainya pun kita andaikan A, B (tetap)'. Pembicara membayangkan A, atau menerima A untuk sementara, dan menyatakan bahwa B tidak berubah karenanya. B sering berupa keputusan, pendapat, atau dugaan pembicara. としても ini berbeda dari 〜として ('sebagai', suatu peran), meskipun bentuknya mirip.
Sekalipun / walaupun (untuk) ...
'A にしても B' berarti 'sekalipun A (memang begitu), B': pembicara menerima A, atau mengandaikannya, tetapi mengatakan bahwa B tetap benar. B sering berupa pendapat, kritik, atau saran pembicara, misalnya 'itu keterlaluan' atau 'Anda tetap sebaiknya melakukan ini'. A sering berupa hal yang kemungkinan besar memang benar, bukan hanya pengandaian. Beberapa buku pelajaran juga mengajarkan にしても di tingkat N2.
Seandainya pun / meskipun (pengandaian yang kuat)
たとえ adalah kata keterangan yang membuat 〜ても lebih kuat. 'たとえ A ても、B' berarti 'seandainya pun A benar-benar terjadi, B tidak akan berubah'. A biasanya adalah situasi yang diandaikan, sering kali situasi yang ekstrem atau tidak diinginkan, dan B sering berupa keputusan yang kuat atau hal yang tetap sama. Pola ini biasanya tidak dipakai untuk hal yang benar-benar sudah terjadi.
Kalau saja / asalkan
'A さえ B ば、C' berarti jika satu syarat ini terpenuhi, C akan terjadi, dan tidak ada hal lain yang diperlukan. Pola ini menunjukkan syarat minimum: 'asalkan', 'yang Anda perlukan hanyalah'. Dengan akhiran lampau atau のに, pola ini menunjukkan penyesalan karena satu hal kecil itu tidak ada (地図さえあれば、道に迷わなかったのに). さえ ini berbeda dari さえ yang berarti 'bahkan' (子どもでさえ知っている).
Seandainya saja ... (tentu ... sudah terjadi)
Pola ini membayangkan situasi yang berbeda dari kenyataan dan menyatakan apa yang akan terjadi (atau seharusnya sudah terjadi) dalam situasi itu. のに di akhir kalimat menambahkan rasa menyesal, kecewa, atau sedikit keluhan. Pendengar memahami bahwa kenyataannya justru sebaliknya: 早く出れば、間に合ったのに berarti 'Saya tidak berangkat lebih awal, jadi saya tidak sempat'. Pola ini dipakai untuk penyesalan diri sendiri dan juga untuk mengeluhkan orang lain (言ってくれれば手伝ったのに).
Seharusnya saya ... / Andai saja saya ...
〜ばよかった menyatakan penyesalan tentang masa lalu: 'Seharusnya saya melakukannya (tetapi tidak saya lakukan)'. Bentuk negatif 〜なければよかった berarti 'Seharusnya saya tidak melakukannya (tetapi saya melakukannya)'. Bila Anda mengucapkan 〜ばよかったのに tentang orang lain, kedengarannya seperti 'Seharusnya kamu ...', dengan rasa simpati atau sedikit keluhan. Pola ini tentang hal yang sudah lewat, jadi tidak dipakai untuk memberi nasihat tentang masa depan.
Bagaimana kalau ... / Kenapa tidak ... saja?
〜たらどうか dipakai untuk menyarankan suatu tindakan kepada seseorang: 'Bagaimana kalau ...?'. Orang yang melakukan tindakan itu adalah lawan bicara atau orang lain, bukan pembicara. Di N3 Anda akan menemui bentuk biasa どうか dalam tulisan dan dalam saran yang dilaporkan (〜たらどうかと言われた), serta bentuk pendek yang santai 〜たらどう? dan 〜たら? dalam percakapan. Jika diucapkan dengan nada tajam, 〜たらどう? / 〜たらどうなの bisa terdengar seperti kritik: 'Kenapa tidak ... saja sih!'.
Ketika saya melakukan ..., ternyata / terjadilah ...
'A たら/と、B (lampau)' menyatakan bahwa ketika seseorang melakukan A, ia menemukan B, atau B terjadi tepat setelah A. A benar-benar sudah terjadi, jadi ini bukan 'jika'. B adalah hal di luar kendali pembicara: keadaan yang ia sadari, kejutan, atau perubahan yang diakibatkan oleh A. たら umum dipakai dalam percakapan; と umum dipakai dalam cerita dan tulisan.
Ketika saya melakukan ..., ternyata
'A たところ、B' berarti 'ketika saya melakukan A, hasilnya B / saya jadi tahu B'. A biasanya sesuatu yang sengaja dilakukan untuk mencari tahu atau mencoba (bertanya, memeriksa, mencoba), dan B adalah hasil atau informasi baru. Pola ini lebih formal daripada 〜たら yang menyatakan penemuan, jadi umum dalam laporan, surel, dan berita. Pola ini berbeda dari 〜たところだ di akhir kalimat, yang berarti 'baru saja melakukan'.
Percuma saja ... / Wajar saja kalau ... (tidak bisa dihindari)
Pola ini punya dua penggunaan. (1) Setelah suatu tindakan: melakukannya percuma karena tidak akan mengubah apa pun (今さら後悔してもしかたがない: sekarang percuma saja menyesal). (2) Setelah hasil yang buruk: melihat situasinya, hal itu wajar atau bisa dimengerti, jadi Anda harus menerimanya (三回も遅れたのだから、怒られてもしかたがない: wajar saja kalau dimarahi). Kedua penggunaan ini mengandung rasa pasrah atau menerima sesuatu yang tidak Anda sukai.
Memang ..., tetapi / Walaupun disebut ..., sebenarnya hanya
'A といっても、B' berarti 'Memang benar A, tetapi B': pembicara mengakui A, lalu meluruskan apa yang mungkin dibayangkan lawan bicara dari A. B biasanya menunjukkan bahwa tingkat sebenarnya lebih kecil atau berbeda dari yang tersirat dalam A (料理ができるといっても、簡単なものだけです). Pola ini sering dipakai untuk merendah atau untuk memberikan gambaran yang lebih tepat.
Di sisi lain / sementara
'A 一方(で)、B' menyandingkan dua hal. Pola ini dapat menunjukkan dua sisi yang berbeda dari satu hal (便利な一方で、家賃が高い), pertentangan antara dua orang atau benda (兄は〜一方、弟は〜), atau dua kegiatan yang dilakukan seseorang dalam periode yang sama (働く一方で、大学で勉強している). Pola ini terdengar agak formal dan sering dipakai dalam tulisan dan berita.
Di sisi lain / tetapi sekaligus
'A 反面、B' menunjukkan dua sisi yang berlawanan dari satu orang atau benda: A sering merupakan kelebihan dan B kekurangan, atau sebaliknya. Kedua sisi itu harus benar-benar berlawanan, jadi dua kelebihan (atau dua kekurangan) tidak cocok. Pola ini terdengar agak formal dan sering dipakai dalam tulisan, tetapi juga dipakai dalam percakapan.
Berbeda dengan / sedangkan
'A のに対して、B' menempatkan dua orang atau dua hal yang berbeda berdampingan dan menunjukkan bahwa keduanya berlawanan atau jelas berbeda: 'A itu X, sedangkan B itu Y'. Pola ini menyatakan perbedaan sebagai fakta, tanpa rasa terkejut atau keluhan, jadi umum dalam penjelasan, laporan, dan perbandingan angka. Pemakaian ini berbeda dengan 〜に対して yang berarti 'terhadap / kepada' (先生に対して).
Berlawanan dengan (perkiraan, harapan)
〜に反して mengatakan bahwa apa yang benar-benar terjadi berlawanan dengan apa yang diperkirakan, diramalkan, atau diharapkan orang. Bagian sebelum に反して menyebutkan perkiraan atau harapan itu, dan bagian sesudahnya menyampaikan hasil yang sebenarnya. Pola ini terdengar sedikit formal dan umum dalam berita dan tulisan. Dalam percakapan santai, orang sering memakai 〜と違って.
Bahkan (contoh yang ekstrem)
〜さえ memilih contoh yang ekstrem: sesuatu yang sangat mudah, mendasar, atau tidak terduga. Pesannya adalah 'bahkan X, apalagi yang lain'. Misalnya, ひらがなさえ書けない berarti orang itu bahkan tidak bisa menulis hiragana, jadi kanji tentu tidak mungkin. Pola ini sering dipakai dengan kalimat negatif atau kalimat 'bisa / tidak bisa', dan juga bisa menunjukkan rasa terkejut dalam kalimat positif.
Justru ... inilah / kali ini pasti
〜こそ menunjuk satu hal dengan kuat dan berarti 'justru yang ini, bukan yang lain'. Pola ini dipakai untuk mengatakan bahwa sesuatu adalah yang paling penting atau yang sejati (これこそ本物だ), untuk menunjukkan tekad kuat setelah kegagalan (今度こそ合格したい), dan dalam jawaban sopan こちらこそ ('justru saya yang seharusnya berkata begitu'). Pola ini biasanya menekankan sesuatu yang dianggap penting atau benar oleh pembicara.
Hal-hal seperti / orang semacam (contoh, merendah, meremehkan)
Di N5 Anda sudah belajar など untuk menyebutkan contoh (AやBなど). Di N3, kata benda + など / なんか juga dipakai dengan satu kata benda saja, dalam tiga cara. (1) Menawarkan satu contoh dengan halus: このシャツなんかどう? (2) Merendah tentang diri sendiri: 私なんか、まだまだです. (3) Membuat sesuatu terdengar tidak penting atau menunjukkan rasa tidak suka: 宿題なんか簡単だ, 虫なんか大きらい. Artinya ditentukan oleh konteks, dan なんか adalah yang lebih santai dan lebih emosional di antara keduanya.
Hal seperti ... / tidak disangka ... (terkejut, meremehkan)
〜なんて mengangkat suatu benda atau fakta dan menunjukkan perasaan kuat pembicara tentang hal itu. Setelah satu kalimat utuh, pola ini biasanya menyatakan rasa terkejut atau tidak percaya: 'tidak disangka ...!'. Setelah kata benda, pola ini sering membuat benda itu terdengar tidak penting atau menunjukkan rasa tidak suka, seperti なんか. Pola ini santai dan penuh perasaan, jadi sering dipakai dalam percakapan.
Kerjanya hanya ... / terus-menerus ...
〜てばかりいる menyatakan bahwa seseorang melakukan tindakan yang sama berulang-ulang atau terus-menerus, dan tidak melakukan hal lain yang seharusnya ia lakukan. Pola ini biasanya mengandung kritik, kekhawatiran, atau keluhan pembicara. Tidak harus benar 100%; artinya 'begitu sering sampai terasa tidak melakukan hal lain'. 〜てばかりいないで adalah cara yang umum untuk menyuruh seseorang berhenti hanya melakukan satu hal saja.
Tidak hanya ... tetapi juga
〜ばかりでなく berarti 'tidak hanya A, tetapi juga B'. Pola ini menyebut satu fakta lalu menambahkan fakta lain yang sejenis. Artinya hampir sama dengan だけでなく tetapi terdengar sedikit lebih formal, sehingga sering dipakai dalam tulisan dan berita. 〜ばかりか lebih kuat: bagian yang ditambahkan sering lebih mengejutkan atau lebih ekstrem, seperti 'tidak hanya A, bahkan B'. ばかりか sering dipelajari di N2.
Tidak hanya ... tetapi juga
〜だけでなく berarti 'tidak hanya A, tetapi juga B'. だけ ('hanya') + でなく ('bukan') menyatakan bahwa A bukan satu-satunya, dan bagian kedua menambahkan B, biasanya dengan も. Ini adalah cara paling umum untuk mengatakan 'tidak hanya ... tetapi juga' dan dapat dipakai dalam percakapan, tulisan, permintaan, dan nasihat.
Apalagi / A tentu saja, dan B juga
〜はもちろん berarti 'A tentu saja, dan B juga'. A adalah hal yang jelas dan sudah diduga semua orang, dan bagian kedua menambahkan B, yang tidak sejelas A. Dalam kalimat negatif, A adalah hal yang lebih besar yang jelas tidak mungkin, dan B adalah hal yang lebih kecil yang juga tidak mungkin: 旅行はもちろん、散歩にも行けない. Pola ini dipakai dalam percakapan maupun tulisan.
Mengenai / tentang (formal)
〜に関して menunjukkan topik dari kegiatan berbicara, menulis, bertanya, atau meneliti: 'mengenai X' atau 'tentang X'. Artinya hampir sama dengan について, tetapi に関して lebih formal. Pola ini umum dalam berita, pekerjaan, pengumuman sekolah, dan tulisan resmi. Dalam percakapan sehari-hari dengan teman, について lebih alami.
Terhadap / kepada (sasaran tindakan atau perasaan)
〜に対して menunjukkan orang atau hal yang menjadi sasaran suatu tindakan, sikap, atau perasaan: 'terhadap', 'kepada', atau 'menentang'. Pola ini dipakai untuk cara Anda memperlakukan orang (baik, sopan, tegas), cara Anda menanggapi (menjawab, memprotes), dan apa yang Anda rasakan (marah, berterima kasih). Pola ini sedikit lebih formal daripada partikel に saja. (に対して untuk perbandingan, 'sedangkan', adalah pola yang terpisah.)
Bagi / dari sudut pandang ...
〜にとって berarti 'bagi X' dalam arti 'dari sudut pandang X'. Pola ini menunjukkan dari sudut pandang siapa sesuatu dinilai penting, sulit, berguna, dan sebagainya. Bagian sesudahnya menyatakan penilaian itu, biasanya dengan kata sifat, kata benda + だ, atau kata kerja yang menilai seperti 役に立つ atau 〜になる. Pola ini tidak diikuti tindakan biasa atau keinginan.
Sebagai (dalam peran)
〜として menunjukkan peran, kedudukan, atau jenis yang dengannya seseorang atau sesuatu bertindak atau dipandang: 'sebagai mahasiswa', 'sebagai ruang rapat'. Kata benda sebelumnya memberi tahu dalam kapasitas apa tindakan itu terjadi. 〜としては sering memperkenalkan pendapat dari kedudukan seseorang, dan 〜としての menyambung ke kata benda berikutnya.
Dengan (cara) / melalui
〜によって menunjukkan metode atau cara yang dipakai untuk melakukan sesuatu: 'dengan berdiskusi', 'melalui survei'. Pola ini terdengar lebih formal daripada で dan umum dalam berita, laporan, dan pengumuman resmi. Pola ini sering dipakai dengan kata kerja seperti 決める, 解決する, 集める dan 連絡する, ketika suatu metode menghasilkan sesuatu.
Tergantung pada / dalam beberapa kasus
〜によって mengatakan bahwa sesuatu berbeda untuk setiap N: 'berbeda-beda dari negara ke negara', 'tergantung harinya'. Sisa kalimatnya biasanya memakai kata seperti 違う atau 変わる. 〜によっては memilih sebagian dari N itu dan mengatakan apa yang dapat terjadi dalam kasus tersebut: 'dalam beberapa kasus', 'bagi sebagian orang'.
Di / pada (formal)
〜において artinya sama dengan で (tempat atau situasi), tetapi formal. Pola ini dipakai dalam tulisan, berita, pidato, dan pengumuman resmi, misalnya ketika menyebutkan di mana suatu acara diadakan atau dalam bidang apa sesuatu berlaku. Dalam percakapan sehari-hari, biasanya dipakai で.
Menggantikan (seseorang / sesuatu)
〜にかわって berarti seseorang atau sesuatu mengambil tempat kata benda di depannya. Pola ini dipakai ketika seseorang mengerjakan tugas orang lain untuk sementara (manajer sedang tidak ada, jadi saya yang berbicara menggantikannya), dan ketika sesuatu yang baru menggantikan sesuatu yang lama (email menggantikan surat). Pola ini terdengar sedikit formal dan umum dalam pidato, pengumuman, dan berita.
Sebagai ganti / sebagai imbalan
〜かわりに memiliki dua pemakaian utama. Pertama, 'sebagai ganti': Anda melakukan atau memakai B, bukan A (kopi → teh, pergi keluar → membaca di rumah). Kedua, 'sebagai imbalan / untuk menebus': satu hal diimbangi oleh hal lain, seperti 'Saya mengajarimu bahasa Inggris, dan sebagai imbalannya kamu mengajariku bahasa Jepang'. Dengan kata sifat, pola ini sering berarti suatu hal punya satu kelebihan dan satu kekurangan: 'jauh dari stasiun, tetapi murah'.
Mulai dari / termasuk
〜をはじめ menyebutkan lebih dulu satu contoh utama atau yang khas, lalu membicarakan seluruh kelompok yang mencakupnya: 'direktur dan semua staf lainnya', 'kuil dan banyak bangunan tua lainnya'. Kata benda di depannya biasanya anggota kelompok yang paling penting atau paling terkenal. Pola ini terdengar sedikit formal dan umum dalam pidato, berita, dan tulisan.
Berpusat pada / terutama
〜を中心に mengatakan bahwa kata benda itu adalah pusat atau bagian utama dari sesuatu. Pola ini dipakai untuk tempat (toko-toko berkumpul di sekitar stasiun), untuk orang (kelompok yang dipimpin Linh), dan untuk arti 'terutama' (populer terutama di kalangan anak muda; hujan terutama di wilayah Kanto). Hal-hal lain juga termasuk, tetapi kata benda itulah intinya.
Melalui / lewat / sepanjang
〜を通して punya dua pemakaian. Pertama, 'melalui / lewat': sesuatu sampai kepada Anda dengan perantaraan orang, media, atau pengalaman (saya berkenalan dengan istri saya melalui teman; saya belajar melalui kerja paruh waktu). Kedua, 'sepanjang': keadaan yang sama berlangsung selama satu periode penuh (hangat sepanjang tahun). を通じて bermakna sama dan terdengar sedikit lebih formal.
Menjadikan ... sebagai kesempatan / dipicu oleh
〜をきっかけに menyebutkan peristiwa yang memberi seseorang kesempatan atau dorongan untuk memulai sesuatu yang baru atau untuk berubah. Paruh kedua kalimat biasanya menyatakan apa yang dimulai atau berubah: mulai belajar, berhenti merokok, menjadi suka akan sesuatu. Peristiwa di depannya sering berupa satu saat (sakit, pindah rumah, pertemuan), dan yang menyusul adalah perkembangan baru.
Dengan penuh (perasaan) / dengan sepenuh hati
〜をこめて berarti Anda menaruh perasaan atau harapan ke dalam sesuatu yang Anda buat atau lakukan: memasak dengan cinta, menulis surat yang penuh rasa terima kasih, bernyanyi dengan harapan akan perdamaian. Kata benda di depannya hampir selalu kata perasaan. 心をこめて adalah ungkapan tetap yang sangat umum, artinya 'dengan sepenuh hati / dengan teliti dan tulus'.
Seiring ... (berubah), ...
〜につれて menunjukkan bahwa ketika satu hal berubah sedikit demi sedikit, hal lain juga berubah sedikit demi sedikit: 'seiring berjalannya waktu, kota itu berubah'. Kedua bagian kalimat sama-sama perubahan bertahap, jadi bagian kedua sering diakhiri dengan 〜なる, 〜てくる, 〜ていく atau 〜ようになる. Pola ini menggambarkan perubahan yang terjadi secara alami, jadi biasanya tidak diakhiri dengan permintaan atau rencana pembicara.
Seiring ... (berubah) / sesuai dengan, mengikuti
にしたがって punya dua pemakaian. Pertama, A にしたがって B berarti 'seiring A berubah, B juga berubah sedikit demi sedikit'; A dan B sama-sama perubahan yang bertahap. Kedua, kata benda + にしたがって berarti 'mengikuti' aturan, instruksi, atau panduan, dan melakukan apa yang dikatakannya. Nadanya sedikit formal, jadi umum dalam penjelasan, berita, dan bahasa Jepang tulis.
Bersama dengan / bersamaan dengan / seiring dengan
とともに punya tiga penggunaan utama. Dengan orang, artinya 'bersama dengan' dan merupakan cara yang lebih formal untuk mengatakan と一緒に. Dengan peristiwa, artinya 'bersamaan dengan' (卒業とともに = tepat ketika saya lulus). Dengan perubahan, artinya 'seiring A berubah, B juga berubah', seperti につれて. Pola ini terdengar formal, jadi umum dipakai dalam pidato, berita, dan tulisan.
Untuk (melakukan) ... (diperlukan, butuh waktu, sebaiknya)
A には B berarti 'untuk melakukan A, diperlukan B / B adalah yang terbaik / butuh B'. A adalah tujuan, dan B menyatakan apa yang diperlukan untuk tujuan itu, cara mencapainya, atau seberapa sulit atau mudahnya. B biasanya berupa penilaian atau pertanyaan, bukan laporan tentang satu tindakan yang benar-benar dilakukan seseorang. Pola ini umum ketika meminta atau memberi saran dan petunjuk arah.
Partikel + の untuk menerangkan kata benda (への, での, からの, との)
Partikel seperti へ, で, atau から biasanya menghubungkan kata benda dengan kata kerja (友だちへ送る, 日本で生活する). Untuk menghubungkannya dengan kata benda lain, tambahkan の setelah partikel itu: 友だちへの手紙 = surat untuk teman. Partikelnya tetap mempertahankan maknanya (arah, tempat, titik awal, pasangan, titik akhir), sehingga frasanya lebih jelas daripada hanya kata benda + の + kata benda.
Pantas saja / berarti / jadi itu sebabnya
わけだ menunjukkan kesimpulan yang secara wajar mengikuti suatu fakta. Pada satu penggunaan, pembicara mengetahui suatu alasan dan sekarang memahami situasi yang sudah ia ketahui sebelumnya: 'pantas saja'. Pada penggunaan lain, pembicara menyimpulkan arti suatu fakta: 'jadi artinya ...'. Dalam kedua kasus, ada alasan atau fakta yang jelas di balik pernyataan itu.
Bukan berarti / bukannya / belum tentu
わけではない menyangkal kesimpulan yang mungkin ditarik pendengar dari suatu situasi. Pola ini tidak menyangkal semuanya; maknanya 'tidak sepenuhnya begitu' atau 'tidak selalu'. Pola ini sering dipakai bersama kata-kata seperti いつも, みんな, 全部, dan 別に, dan umum dipakai ketika menjelaskan perasaan atau alasan Anda: 嫌いなわけではない = bukan berarti saya tidak suka.
Tidak mungkin / mustahil
わけがない dengan tegas menyangkal suatu kemungkinan: berdasarkan apa yang diketahui pembicara, sesuatu itu mustahil atau tidak mungkin benar. Ini adalah penilaian tegas pembicara sendiri, sering dengan alasan yang disebutkan sebelumnya. Pola ini umum dalam percakapan, dan そんなわけない adalah ungkapan baku yang berarti 'Mana mungkin!'.
Tidak bisa (karena kewajiban, sopan santun, atau situasi)
わけにはいかない berarti Anda mampu melakukan sesuatu, tetapi tidak bisa melakukannya karena kewajiban, sopan santun, perasaan orang lain, atau situasinya. Pola ini bukan tentang kemampuan: pembicara menilai bahwa melakukannya akan salah atau tidak pantas. Pola ini sering muncul sesudah alasan dengan から atau ので.
Harus / tidak bisa tidak melakukan (karena kewajiban atau keadaan)
〜ないわけにはいかない berarti 'saya tidak bisa tidak melakukannya', jadi 'saya harus melakukannya'. Alasannya biasanya kewajiban, hubungan dengan orang lain, atau keadaan, bukan keinginan pembicara. Pola ini sering menyiratkan bahwa pembicara sebenarnya lebih suka tidak melakukannya, tetapi merasa salah atau tidak sopan jika menghindarinya.
Seharusnya / tidak seharusnya (hal yang benar untuk dilakukan)
べきだ menyampaikan pendapat kuat pembicara tentang hal yang benar atau pantas dilakukan, berdasarkan akal sehat, moral, atau peran seseorang. Pola ini lebih kuat daripada 〜たほうがいい dan bisa terdengar seperti menceramahi bila diucapkan langsung kepada seseorang. べきだった menoleh ke belakang dengan penyesalan: 'Seharusnya saya melakukannya (tetapi tidak saya lakukan)'.
Pasti ... / tidak diragukan lagi bahwa ...
に違いない menunjukkan bahwa pembicara hampir sepenuhnya yakin tentang sesuatu, sering karena sesuatu yang ia lihat atau ketahui. Ini adalah penilaian atau kesimpulan tentang suatu fakta, bukan rencana. Pola ini sedikit formal dan umum dalam tulisan dan cerita; dalam percakapan sehari-hari, orang sering memakai きっと〜と思う atau 〜はずだ.
Pasti / tentu saja / sudah jelas akan ...
に決まっている menunjukkan bahwa pembicara benar-benar yakin, seolah-olah tidak mungkin ada jawaban lain. Ini adalah keyakinan kuat pembicara sendiri, kadang sepihak, dan terutama dipakai dalam percakapan. Pola ini sering dipakai untuk menjawab 'tentu saja' atas sebuah pertanyaan, atau untuk memperingatkan seseorang tentang hasil yang sudah jelas.
Ada risiko / dikhawatirkan (hal buruk) terjadi
〜おそれがある menyatakan bahwa sesuatu yang buruk atau tidak diinginkan mungkin terjadi. Ini ungkapan formal, jadi sering terdengar dalam prakiraan cuaca, berita, dan pengumuman resmi. Pola ini dipakai untuk hasil buruk seperti badai, kerusakan, penyakit, atau keterlambatan, bukan untuk kabar baik.
Belum tentu / tidak selalu
〜とは限らない berarti 'belum tentu'. Pola ini menyatakan bahwa sesuatu yang biasanya dipercaya orang tidak benar dalam setiap kasus, dan ada pengecualiannya. Ini adalah penyangkalan sebagian: 高い物がいい物だとは限らない tidak berarti barang mahal itu jelek, hanya bahwa barang mahal tidak selalu bagus. Kata keterangan 必ずしも (tidak selalu) sering diletakkan di depannya untuk memperjelas makna ini.
Saya menduga ... / bukankah ...?
〜のではないか menunjukkan dugaan pembicara: 'saya pikir mungkin memang begitu'. Walaupun ada ない, ini bukan kalimat negatif. 難しいのではないか berarti 'saya pikir itu sulit'. Pola ini juga merupakan cara yang lembut untuk menyampaikan pendapat, karena pembicara tidak mengatakannya terlalu tegas. Dalam percakapan, pola ini menjadi 〜んじゃないか atau 〜んじゃない?.
Bukannya tidak bisa ... / bukan tidak mungkin
Pola ini memakai dua bentuk negatif untuk membuat 'ya' yang lemah. 行けないことはない berarti 'bukannya saya tidak bisa pergi', jadi 'saya bisa pergi, tetapi...'. Pembicara mengakui bahwa sesuatu mungkin atau benar, tetapi tidak begitu antusias, dan sering menambahkan alasan atau syarat setelah が atau けど. こともない terdengar sedikit lebih lembut daripada ことはない.
Memang ..., tetapi / saya memang sudah ..., tetapi
〜ことは〜が mengakui bahwa sesuatu memang benar, tetapi mengatakan bahwa hal itu belum cukup atau bukan keseluruhan ceritanya. 読むことは読んだが berarti 'saya memang sudah membacanya, tetapi (saya tidak begitu mengerti)'. Bagian setelah が atau けど menyatakan masalah atau batasnya. Pola ini berguna saat Anda hanya setuju sebagian, atau saat hasilnya tidak sebaik yang diharapkan.
Sebaiknya / hal terbaik adalah ... (nasihat)
〜ことだ memberikan nasihat yang kuat: 'hal yang paling penting adalah melakukan ...'. Pembicara mengatakan apa yang sebaiknya (atau sebaiknya tidak) dilakukan pendengar agar mendapat hasil yang baik. Karena terdengar seperti nasihat dari orang yang lebih berpengalaman, pola ini biasanya dipakai oleh guru, orang tua, senior, atau ahli, dan tidak dipakai kepada orang yang kedudukannya lebih tinggi.
Tidak perlu / Anda tidak harus
〜ことはない memberi tahu seseorang bahwa suatu tindakan tidak perlu dilakukan. Pola ini sering dipakai untuk menghibur atau menenangkan pendengar: 心配することはない berarti 'tidak perlu khawatir'. Bentuk lampau 〜ことはなかった melihat ke belakang dan mengatakan 'sebenarnya tidak perlu melakukan itu'. Setelah bentuk kamus, ことはない juga bisa berarti 'hal itu tidak pernah terjadi' (この店が休むことはない), jadi perhatikan konteksnya.
Betapa ...! / Sungguh ...! (perasaan kuat)
〜ことか menyatakan perasaan yang sangat kuat: 'betapa ...!' atau 'entah sudah berapa kali!'. Bentuknya seperti pertanyaan, tetapi bukan pertanyaan, dan tidak mengharapkan jawaban. Pembicara mengatakan bahwa tingkatnya sangat tinggi, seperti dalam どんなに心配したことか (Betapa khawatirnya saya!). Pola ini agak bernuansa sastra dan sering muncul dalam tulisan dan ucapan yang penuh emosi.
Harus / lakukan ... (instruksi atau aturan tertulis)
Mengakhiri kalimat dengan 〜こと berarti memberi instruksi atau aturan: 'Anda harus ...' atau 'jangan ...'. Pola ini dipakai dalam peraturan tertulis, pengumuman, petunjuk ujian, dan lembar pembagian di sekolah. Guru dan orang tua juga memakainya saat menyampaikan aturan kepada murid atau anak. Karena ini perintah yang singkat dan langsung, pola ini biasanya tidak dipakai saat berbicara sopan kepada pelanggan atau atasan.
Kabarnya / katanya (menyampaikan informasi)
〜ということだ dan 〜とのことだ menyampaikan informasi yang didengar atau dibaca pembicara: 'kabarnya ...' atau 'saya diberi tahu bahwa ...'. Keduanya terdengar lebih formal daripada 〜そうだ dan umum dipakai dalam berita dan urusan kerja. とのことだ sering dipakai untuk menyampaikan pesan dari orang lain, misalnya saat menerima telepon di kantor: 田中さんから、少し遅れるとのことです.
Artinya / dengan kata lain (kesimpulan)
〜ということだ di sini menjelaskan arti sesuatu atau menyatakan kesimpulan yang ditarik dari suatu fakta: 'artinya ...' atau 'dengan kata lain ...'. Pembicara melihat suatu situasi atau apa yang dikatakan seseorang, lalu mengungkapkan maknanya dengan kata-kata lain. Dalam bentuk pertanyaan 〜ということですか, Anda memastikan apakah Anda sudah memahaminya dengan benar. Ini berbeda dari 〜ということだ 'kabarnya', yang menyampaikan informasi dari orang lain.
Yang dimaksud dengan ... adalah / yang disebut ... adalah
〜というのは mengangkat sebuah kata, nama, atau gagasan sebagai topik untuk menjelaskan atau mendefinisikannya: 'yang dimaksud dengan X adalah ...'. Kalimatnya biasanya diakhiri dengan 〜のことだ, 〜という意味だ, atau pendapat tentang hal itu. Anda juga memakainya untuk menanyakan kata yang tidak Anda ketahui: 〜というのは何ですか. Di awal kalimat, というのは memperkenalkan alasan untuk hal yang baru saja Anda katakan, dan kalimatnya biasanya diakhiri dengan 〜からだ.
(kabar / gagasan / kenyataan) bahwa ...
Dalam 'A という B', A adalah satu kalimat utuh yang menyatakan isi dari B: 合格したという知らせ adalah 'kabar bahwa (seseorang) lulus'. B adalah kata benda yang membawa informasi, seperti berita, cerita, desas-desus, pendapat, gagasan, atau pesan. ということ bekerja dengan cara yang sama dan mengubah kalimat menjadi kata benda, sehingga Anda bisa meletakkan が, を, atau は setelahnya: 'kenyataan bahwa ...'. Ini adalah tahap lanjutan dari penggunaan di N4, ketika bagian sebelum という hanya berupa nama (さくらというレストラン).
berbicara tentang ... / kalau menyebut ...
'X といえば Y' mengangkat topik X dan menyebutkan hal pertama yang terlintas di pikiran tentangnya, biasanya sesuatu yang khas atau terkenal: 夏といえば花火 (kalau bicara musim panas, ya kembang api). Pola ini juga dipakai ketika kata yang baru saja diucapkan seseorang mengingatkan Anda pada hal yang ingin dibicarakan selanjutnya. というと sering dipakai untuk memastikan maksud lawan bicara (A: 田中さんが… B: 田中さんというと、背の高い田中さんですか). といったら sedikit lebih santai dan penuh perasaan dalam percakapan.
memang begitulah / sudah sepantasnya
〜ものだ mengatakan bahwa sesuatu memang benar menurut sifatnya atau secara umum, bukan hanya kali ini: 人は間違えるものだ (manusia pasti berbuat salah; memang begitulah manusia). Pola ini juga dipakai untuk akal sehat tentang bagaimana seharusnya orang bersikap: 約束は守るものだ (janji itu sudah sepantasnya ditepati). Pola ini sering menambahkan nuansa bahwa pembicara telah menyadari atau menerima kebenaran itu, seperti dalam 楽しい時間は早く過ぎるものですね.
dulu sering ... (mengenang dengan rindu)
〜たものだ mengenang sesuatu yang dulu sering dilakukan pembicara atau yang dulu sering terjadi, dengan perasaan rindu akan masa-masa itu: 子どものころは、よくこの川で泳いだものだ (waktu kecil, saya dulu sering berenang di sungai ini). Dalam makna nostalgia ini, pola ini dipakai untuk kebiasaan yang berlangsung selama beberapa waktu, bukan untuk sesuatu yang hanya terjadi sekali. Pola ini sering menyiratkan bahwa keadaannya sekarang sudah berbeda.
tidak sepantasnya ...
〜ものではない memberikan nasihat umum berdasarkan akal sehat atau sopan santun: 'tidak sepantasnya melakukan itu'. Pola ini sering dipakai oleh orang tua, guru, atau orang yang lebih tua saat menegur atau memarahi seseorang: 人の悪口を言うものではない (tidak sepantasnya menjelek-jelekkan orang lain). Pola ini bukan tentang aturan tertulis atau rencana seseorang; pola ini tentang hal yang secara umum tidak sepantasnya dilakukan orang. Dengan kata kerja potensial (なれる, できる), pola ini mengatakan bahwa sesuatu tidak mudah dilakukan.
tidak akan ...! / mana mungkin!
〜ものか adalah 'tidak' yang kuat dan penuh emosi. Ada dua pemakaian utama. (1) Keputusan tegas untuk tidak melakukan sesuatu: あんな店、二度と行くものか (Saya tidak akan pernah pergi ke toko itu lagi!). (2) Menolak dengan keras apa yang dikatakan atau dipikirkan orang lain: 「簡単でしょう?」「簡単なものか」 (Mudah? Sama sekali tidak mudah!). Ini adalah bahasa lisan, diucapkan dengan nada turun, dan bisa terdengar kasar, jadi tidak dipakai dalam situasi formal.
merasa yakin sudah melakukan / seolah-olah, dengan anggapan bahwa
Di sini つもり bukan rencana. 〜たつもりだ menyatakan hal yang diyakini pembicara sudah ia lakukan, sering kali ketika kenyataan atau pandangan orang lain berbeda: 鍵をかけたつもりだった (saya kira saya sudah menguncinya, tetapi ...). Dengan kata sifat dan kata benda, pola ini menunjukkan cara seseorang memandang dirinya sendiri, yang bisa saja tidak sesuai dengan kenyataan: 父はまだ若いつもりだ. 〜つもりで + tindakan berarti melakukan sesuatu sambil membayangkan bahwa suatu hal itu benar: 旅行に行ったつもりで、そのお金を貯金した (saya menabung uang itu sambil menganggap diri saya sudah pergi berwisata).
sangat ... sampai tidak tahan / ingin sekali ...
〜てたまらない menyatakan bahwa suatu perasaan atau rasa di tubuh begitu kuat sehingga pembicara hampir tidak tahan: 暑くてたまらない (panasnya tidak tertahankan), 会いたくてたまらない (saya ingin sekali bertemu mereka). Pola ini dipakai dengan kata untuk perasaan dan rasa, seperti うれしい, 心配, 寂しい, 痛い, 眠い, 〜たい, dan 気になる. Pola ini biasanya menggambarkan perasaan pembicara sendiri; untuk orang lain, biasanya ditambahkan ようだ, らしい, atau そうだ.
tidak bisa menahan rasa ... / sangat ...
〜てしかたがない menyatakan bahwa suatu perasaan atau rasa di tubuh begitu kuat sehingga pembicara tidak bisa mengendalikannya: 心配でしかたがない (Saya terus-menerus khawatir). Pola ini juga umum dipakai dengan hal yang terjadi dengan sendirinya, seperti 気になる atau 涙が出る. しょうがない adalah bentuk lisan yang lebih santai. Jangan tertukar dengan 〜てもしかたがない, yang memakai も dan berarti 'percuma saja ...'.
sudah susah payah ... / mumpung (kesempatan langka ini) ...
せっかく menunjukkan bahwa sesuatu itu berharga: usaha yang dilakukan seseorang atau kesempatan langka yang baik. Dengan のに, nilai itu terbuang sia-sia, jadi pembicara merasa sayang atau kecewa: せっかく作ったのに、誰も食べなかった (Saya sudah susah payah memasak, tetapi tidak ada yang makan). Dengan のだから / から, pembicara ingin memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, jadi yang mengikutinya adalah keinginan, saran, atau keputusan: せっかく来たんだから、写真をとろう (mumpung sudah jauh-jauh datang, ayo kita berfoto). せっかくですが adalah cara sopan untuk menolak tawaran sambil menunjukkan rasa terima kasih.
Bersusah payah / sengaja repot-repot
わざわざ menyatakan bahwa seseorang melakukan sesuatu yang memerlukan waktu atau tenaga ekstra dan sebenarnya tidak terlalu perlu, alih-alih melakukannya dengan cara yang mudah atau sambil lalu dalam perjalanan ke tempat lain. Jika tindakan itu dilakukan untuk Anda, kata ini menunjukkan rasa terima kasih: わざわざ来てくれてありがとう (terima kasih sudah repot-repot datang). Kata ini juga dipakai untuk mengatakan bahwa suatu usaha tidak diperlukan, atau untuk bertanya-tanya mengapa seseorang memilih cara yang lebih sulit: わざわざ遠くの店まで行ったの?
Tanpa sengaja / tidak bisa menahan diri (untuk melakukan)
つい〜てしまう menyatakan bahwa seseorang melakukan sesuatu yang tidak ia maksudkan, karena kebiasaan, godaan, atau kelengahan sesaat, dan sering merasa menyesal karenanya: ダイエット中なのに、つい甘い物を食べてしまう (Saya sedang diet, tetapi akhirnya makan makanan manis juga). Bentuk sekarang (〜てしまう) dipakai untuk hal yang terjadi berulang-ulang; bentuk lampau (〜てしまった) untuk satu kali. つい dipakai untuk tindakan yang dilakukan seseorang, bukan untuk hal yang terjadi karena keberuntungan. (Bersama kata keterangan waktu, つい memiliki makna lain, yaitu 'baru saja': ついさっき = baru saja tadi.)
bagaimanapun juga (tidak) / apa pun yang terjadi
Dengan bentuk negatif, どうしても menyatakan bahwa sesuatu tidak berhasil atau tidak dapat dilakukan, walaupun pembicara sudah mencoba berbagai cara. Dengan keinginan atau keperluan, どうしても menyatakan bahwa pembicara sangat menginginkan atau sangat memerlukan sesuatu dan tidak akan menyerah. Dengan 〜てしまう, artinya pembicara tidak bisa menahan diri untuk melakukan sesuatu. Kata ini menunjukkan perasaan yang kuat, jadi sering dipakai ketika Anda menjelaskan suatu kesulitan atau mengajukan permintaan yang serius.
jarang / hampir tidak pernah
めったに〜ない mengatakan bahwa sesuatu sangat jarang terjadi: bukan nol kali, tetapi hampir tidak pernah. Pola ini berkaitan dengan frekuensi (seberapa sering), jadi dipakai dengan kata kerja, bukan untuk menunjukkan tingkat suatu kata sifat. Pola ini lebih kuat daripada あまり〜ない dan lebih lemah daripada ぜんぜん〜ない. Ungkapan tetap めったにない berarti 'jarang ada, sulit ditemukan'.
tidak pernah / sama sekali tidak
決して〜ない adalah bentuk negatif yang kuat. Dengan kata kerja, pola ini sering menunjukkan tekad kuat pembicara ('saya tidak akan pernah ...') atau peringatan keras ('jangan sekali-kali ...'). Dengan kata sifat atau kata benda, pola ini menyangkal suatu anggapan dengan kuat: 'sama sekali bukan ...'. Kedengarannya serius dan agak formal, sehingga sering dipakai dalam tulisan, pidato, dan peringatan.
sama sekali tidak / tidak sedikit pun
少しも〜ない dan ちっとも〜ない berarti 'sama sekali tidak, tidak sedikit pun'. Keduanya membuat penyangkalannya menjadi penuh. ちっとも bersifat santai dan dipakai dalam percakapan, sering dengan perasaan mengeluh atau heran. 少しも bisa dipakai baik dalam lisan maupun tulisan, dan 全く〜ない terdengar paling formal. Perhatikan bahwa 全く juga bisa dipakai dalam kalimat positif (全く同じだ, 'persis sama'), tetapi 少しも dan ちっとも dipakai dengan bentuk negatif.
tidak mungkin / tidak disangka bahwa ...
まさか menunjukkan bahwa pembicara menganggap sesuatu hampir tidak mungkin. Dengan 〜ないだろう atau 〜はずがない, artinya 'pasti hal itu tidak akan terjadi': pembicara sangat yakin bahwa hal itu tidak benar. Dengan 〜とは思わなかった, sesuatu yang sama sekali tidak diduga pembicara benar-benar terjadi, dan pembicara terkejut. Dalam pertanyaan seperti まさか〜の?, artinya 'Jangan bilang ...!'
Tetapi (di luar dugaan)
ところが memperkenalkan hasil yang berlawanan dengan apa yang diharapkan dari kalimat A. Kata ini sering mengandung rasa terkejut, dan hasilnya bisa buruk atau baik. Kata ini umum dipakai saat bercerita atau menjelaskan apa yang terjadi. Karena B adalah fakta yang tidak diduga pembicara, ところが tidak dipakai sebelum pendapat atau permintaan Anda sendiri; untuk itu pakailah でも atau しかし.
Omong-omong (mengganti topik)
ところで dipakai untuk mengganti topik: 'omong-omong'. Kata ini menunjukkan bahwa pembicara sudah selesai dengan topik sebelumnya dan sekarang ingin membicarakan hal lain. Kata ini sering dipakai sesudah basa-basi untuk beralih ke urusan yang sebenarnya, atau untuk menanyakan sesuatu yang baru saja terlintas di pikiran. Kata ini tidak menunjukkan pertentangan atau akibat.
lalu / kemudian / kalau begitu
Dalam pemakaian pertama, すると menyatakan bahwa tepat setelah seseorang melakukan A, B terjadi atau ditemukan. B adalah sesuatu yang tidak dikendalikan pembicara: perubahan, reaksi, atau fakta baru. Pemakaian ini umum dalam cerita dan penjelasan tertulis. Dalam pemakaian kedua, すると mengambil apa yang baru saja dikatakan lawan bicara lalu menarik kesimpulan darinya, seperti 'jadi' atau 'kalau begitu'.
selain itu / lagi pula
そのうえ dan しかも menambahkan satu hal lagi di atas apa yang baru saja dikatakan. Kedua hal itu searah: baik + baik, atau buruk + buruk. そのうえ terdengar sedikit formal dan umum dalam tulisan. しかも lebih menekankan hal yang ditambahkan dan sering dipakai ketika hal itu mengejutkan atau sangat penting.
Dengan kata lain / singkatnya
つまり dipakai untuk mengatakan sesuatu sekali lagi dengan cara lain yang lebih jelas, atau untuk menyampaikan kesimpulan yang mengikuti dari apa yang telah dikatakan. 要するに dipakai untuk merangkum intinya, sering sesudah penjelasan yang panjang atau rumit. Keduanya umum dipakai saat Anda memastikan maksud lawan bicara: つまり、〜ということですか. 要するに bisa terdengar agak tidak sabar, seolah-olah pembicara ingin melewatkan detailnya.
oleh karena itu / karena hal itu (formal)
したがって dan そのため sama-sama berarti 'oleh karena itu': B merupakan akibat dari A. そのため merujuk kembali ke A sebagai penyebab ('karena hal itu'), jadi umum dipakai untuk kejadian seperti keterlambatan, pembatalan, dan perubahan. したがって terdengar lebih logis dan lebih formal, dan sering dipakai ketika B adalah kesimpulan yang bisa ditarik dari A, seperti dalam aturan, perhitungan, dan penjelasan. Dalam percakapan sehari-hari, yang dipakai adalah だから atau それで.
Kopula gaya tulisan (gaya である)
である memiliki arti yang sama dengan だ dan です, tetapi dipakai dalam tulisan formal: esai, laporan, artikel koran, dan buku pelajaran. Gaya ini terdengar objektif dan serius. Teks bergaya である memakai bentuk biasa di mana-mana dan tidak dicampur dengan です / ます. Dalam percakapan, gaya ini jarang dipakai, kecuali dalam pidato.
bentuk akar untuk menyambung klausa (gaya tulisan)
Ini adalah pasangan bentuk て dalam bahasa tulis. Alih-alih 〜て、 atau 〜くて、, bahasa Jepang tulis sering memakai akar bentuk ます atau 〜く untuk menggabungkan dua klausa. Maknanya sama dengan bentuk て: tindakan secara berurutan, dua fakta berdampingan, atau kadang penyebab ringan. Bentuk ini umum dalam surat kabar, laporan, esai, dan pidato formal, dan sering muncul bersama gaya である. Predikat terakhir dalam kalimat menunjukkan kala dan tingkat kesopanan.