90 pola tata bahasa. Saring per level, cari, lalu arahkan kursor atau ketuk kartu untuk melihat sekilas.
90 pola
Jawab satu pertanyaan, dan penghitungan dimulai.
Mulai dari satu poin tata bahasaKemajuan dan kartu pengulangan Anda hanya tersimpan di peramban ini. Simpan sebagai berkas untuk menyimpan salinannya, atau muat berkas untuk memulihkannya.
Penanda topik は (wa): 'mengenai ...'
は menunjukkan topik kalimat: hal yang akan Anda bicarakan. Informasi pentingnya berada setelah は. Topik biasanya sesuatu yang sudah diketahui atau bisa dilihat oleh pendengar. Setelah topiknya jelas, penutur bahasa Jepang biasanya tidak mengulanginya di kalimat-kalimat berikutnya.
A adalah B (sopan)
AはBです menyatakan bahwa A adalah B, atau bahwa A termasuk dalam kelompok B. は menandai topik, dan です membuat kalimat menjadi sopan. です tidak berubah menurut orangnya: 'saya', 'Anda', dan 'dia' semuanya memakai です. Pakailah bentuk ini ketika berbicara dengan orang yang belum akrab, dengan guru, dan di tempat kerja.
bukan / tidak (bentuk negatif sopan dari です)
Ini adalah bentuk negatif sopan dari です. Pola ini dipakai setelah kata benda dan kata sifat な untuk mengatakan bahwa sesuatu tidak demikian. じゃありません sering dipakai saat berbicara. ではありません terdengar lebih formal dan sering dipakai dalam tulisan. Kata kerja dan kata sifat い membuat bentuk negatifnya dengan cara lain.
Penanda pertanyaan か
Menambahkan か di akhir kalimat sopan mengubahnya menjadi pertanyaan. Nada suara biasanya naik pada か. Dalam tulisan bahasa Jepang, pertanyaan dengan か biasanya diakhiri dengan 「。」, bukan tanda tanya. Dalam percakapan santai antarteman, か biasanya dihilangkan dan hanya nada suaranya yang naik (行く?).
Juga (dan 'juga tidak')
も berarti 'juga'. も menunjukkan bahwa hal yang berlaku untuk satu benda juga berlaku untuk benda lain. も datang tepat setelah kata yang 'ditambahkan', jadi perhatikan letaknya dengan baik. Dalam kalimat negatif, も berarti 'juga tidak'.
の: kepemilikan dan kata benda + kata benda ('B milik A', 'B dari A')
の menghubungkan dua kata benda. Kata benda pertama menjelaskan kata benda kedua, jadi kata benda utama selalu berada di akhir. Urutan ini berlawanan dengan bahasa Indonesia ('buku saya'). の sering diterjemahkan sebagai 'milik' atau 'dari', tetapi maknanya lebih luas: の hanya menyatakan bahwa kata benda pertama memberi keterangan tentang kata benda kedua.
Ini / itu / itu di sana (benda)
Kata-kata ini menunjuk benda tanpa menyebut namanya. Kata yang Anda pakai bergantung pada letak bendanya: dekat dengan Anda (これ), dekat dengan orang yang Anda ajak bicara (それ), atau jauh dari Anda berdua (あれ). Karena itu, katanya sering berubah antara pertanyaan dan jawabannya: benda yang bagi Anda adalah それ, bagi orang yang memegangnya adalah これ. Dalam percakapan, それ juga bisa menunjuk apa yang baru saja dikatakan lawan bicara (それはいいですね).
(kata benda) ini / itu / itu di sana
この, その, dan あの datang sebelum kata benda dan menunjukkan yang mana yang Anda maksud: 'buku ini', 'buku itu (dekat Anda)', 'buku yang di sana itu'. Aturan dekat dan jauhnya sama dengan これ / それ / あれ. Dalam bahasa Indonesia, kata 'ini / itu' datang setelah kata benda, tetapi dalam bahasa Jepang この / その / あの selalu datang sebelumnya.
Di sini / di situ / di sana (tempat dan arah)
ここ, そこ, dan あそこ menunjuk tempat, sama seperti これ, それ, dan あれ menunjuk benda. Perhatikan bahwa bentuk untuk tempat yang jauh adalah あそこ, bukan あこ. こちら, そちら, dan あちら pada dasarnya berarti arah, tetapi pegawai toko dan pegawai kantor juga memakainya sebagai kata sopan untuk 'di sini', 'di situ', dan 'di sana'. Di telepon, そちら sering berarti 'tempat Anda berada'.
Kata tanya dasar: apa, siapa, di mana, kapan, berapa harganya, berapa buah
Kata tanya menanyakan suatu informasi, jadi jawabannya adalah informasi itu sendiri, bukan はい atau いいえ. Bahasa Jepang tidak memindahkan kata tanya ke depan kalimat. Kata tanya tetap berada di tempat jawabannya: これは本です → これは何ですか. Jawabannya biasanya memakai partikel yang sama dengan pertanyaannya: だれが来ましたか — 田中さんが来ました.
Yang mana / (kata benda) yang mana / yang mana dari dua
Ini adalah kata tanya dari kelompok こ・そ・あ・ど: これ → どれ, この → どの, こちら → どちら. Kata-kata ini meminta pendengar memilih dari suatu kelompok yang bisa dilihat atau sudah diketahui kedua orang. Jawabannya sering memakai kata こ・そ・あ: どれですか — これです.
Tolong beri saya ... / Saya pesan ...
〜をください dipakai untuk meminta seseorang memberikan suatu benda kepada Anda. Ini adalah cara dasar untuk memesan di restoran dan membeli barang di toko atau di loket tiket. Ungkapan ini cukup sopan untuk dipakai di toko dan restoran. Ungkapan ini juga bisa dipakai untuk hal yang tidak bisa disentuh, seperti waktu (時間をください).
Golongan kata kerja: Golongan I (godan), Golongan II (ichidan), Golongan III (tidak beraturan)
Kata kerja bahasa Jepang dibagi menjadi tiga golongan menurut cara bentuknya berubah. Anda perlu tahu golongan sebuah kata kerja agar bisa membuat bentuk て, bentuk ない, bentuk kamus, dan bentuk た dengan benar. Pada Golongan I, bunyi sebelum ます berubah (書きます → 書く, 書かない, 書いて). Pada Golongan II, Anda cukup membuang ます atau る lalu menambahkan akhiran baru (食べます → 食べる, 食べない, 食べて). Golongan III punya dua kata kerja tidak beraturan, する dan 来る, dan Anda cukup menghafal bentuk-bentuknya.
Bentuk sopan kata kerja: 〜ます / 〜ません / 〜ました / 〜ませんでした
ます membuat kata kerja menjadi sopan. Gunakan bentuk ini dengan orang yang belum Anda kenal baik, dengan guru, di tempat kerja, dan di toko. 〜ます dipakai untuk kebiasaan dan untuk masa depan (bahasa Jepang tidak punya bentuk masa depan tersendiri), 〜ました dipakai untuk masa lampau, dan 〜ません serta 〜ませんでした adalah bentuk negatifnya. Dengan keluarga dan teman dekat, orang biasanya memakai bentuk biasa (行く, 行かない).
に: pada (suatu titik waktu)
に setelah kata waktu menunjukkan titik waktu saat suatu tindakan terjadi, seperti 'pada' dalam bahasa Indonesia. に diperlukan setelah jam, tanggal, bulan, dan tahun. Kata seperti 今日, あした, dan 毎日 sudah berfungsi sebagai kata keterangan, jadi tidak memakai partikel.
dari ... sampai ...
から menandai titik awal dan まで menandai titik akhir. Keduanya dipakai untuk waktu (dari jam 9 sampai jam 5) dan untuk tempat (dari rumah sampai stasiun). Anda tidak harus memakai keduanya: pakai から saja jika membicarakan awalnya, dan まで saja jika membicarakan akhirnya.
と: dan (menyebutkan semua hal)
と menghubungkan dua kata benda atau lebih dan berarti 'dan'. と memberi tahu pendengar bahwa daftarnya lengkap: パンと卵を食べました berarti Anda makan roti dan telur, dan hanya itu yang Anda sebutkan. Jika Anda hanya ingin memberi beberapa contoh, pakailah や.
へ: ke / menuju (arah gerakan)
へ menunjukkan arah atau tempat yang dituju seseorang. Di N5, へ terutama dipakai dengan 行きます (pergi), 来ます (datang), dan 帰ります (pulang/kembali). Dengan kata kerja ini Anda juga bisa memakai に, dan artinya hampir sama.
で: dengan / naik / dalam (cara, alat, bahan, bahasa)
で menunjukkan cara atau sarana yang dipakai untuk melakukan sesuatu: naik apa Anda bepergian, alat apa yang Anda pakai, dari bahan apa sesuatu dibuat, atau bahasa apa yang Anda pakai. Dalam bahasa Indonesia artinya bisa 'naik', 'dengan', 'dari', atau 'dalam'; dalam semua kasus, で menjawab pertanyaan 'memakai apa?'.
と: bersama (seseorang)
と setelah orang menunjukkan dengan siapa Anda melakukan sesuatu. 友だちと映画を見ました berarti 'Saya menonton film bersama teman'. Menambahkan 一緒に membuat makna 'bersama-sama' lebih jelas, tetapi artinya tetap sama tanpa kata itu.
を: penanda objek langsung
を menandai objek langsung: benda yang dikenai tindakan. Dalam パンを食べます, パン adalah apa yang Anda makan. Urutan kata dalam bahasa Jepang adalah objek + を + kata kerja, jadi kata kerja berada di akhir.
で: di (tempat terjadinya tindakan)
で setelah tempat menunjukkan di mana suatu tindakan terjadi. 図書館で勉強します berarti 'Saya belajar di perpustakaan': perpustakaan adalah tempat kegiatan itu. Bahasa Indonesia memakai 'di' baik untuk tempat tindakan maupun tempat keberadaan, tetapi bahasa Jepang memilih partikel menurut kata kerjanya: tindakan memakai で.
Maukah Anda ...? / Bagaimana kalau kita ...? (ajakan)
〜ませんか adalah cara sopan untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama Anda, atau untuk menawarkan sesuatu. Bentuknya negatif, tetapi artinya tidak negatif: 行きませんか berarti 'Maukah Anda pergi?'. Karena pola ini menanyakan keinginan pendengar, kedengarannya lembut dan memberi ruang untuk menolak.
Mari ... / Ayo ...
〜ましょう berarti 'mari ...'. Pembicara mengusulkan untuk melakukan sesuatu bersama pendengar dan mengajak pendengar ikut serta. Ini juga cara umum untuk menjawab 'ya' terhadap ajakan. Di N5, tindakannya biasanya dilakukan bersama oleh pembicara dan pendengar; pola ini tidak dipakai untuk menyatakan rencana pembicara sendiri.
ね di akhir kalimat: '..., ya?' / '..., kan?' (persetujuan, konfirmasi)
ね diletakkan di akhir kalimat ketika pembicara menganggap pendengar juga mengetahui atau merasakan hal yang sama. Ada dua kegunaan utama: meminta persetujuan ('Panas, ya?') dan memastikan bahwa sesuatu benar ('Tesnya besok, kan?'). ね membuat kalimat terdengar lembut dan ramah. そうですね adalah cara yang sangat umum untuk menyatakan setuju.
よ di akhir kalimat: '..., lho' (menyampaikan informasi baru)
よ diletakkan di akhir kalimat saat pembicara memberi tahu pendengar sesuatu yang belum diketahui atau belum disadari pendengar. よ dipakai untuk memberi informasi, saran, atau peringatan, atau untuk memberi tahu seseorang agar tidak khawatir. Artinya kira-kira seperti 'lho' atau 'loh' dalam bahasa Indonesia, tetapi sering tidak diterjemahkan.
に: tempat sesuatu berada, tempat tujuan, orang yang menerima tindakan
に ini menandai sebuah titik. Partikel ini menunjukkan tempat benda atau orang berada, tempat berakhirnya sebuah perpindahan, atau orang yang dituju oleh suatu tindakan. Tempat Anda melakukan kegiatan (makan, belajar, bekerja) memakai で, bukan に. に untuk waktu (7時に) dan に untuk tujuan (買い物に行きます) dijelaskan di halaman tersendiri.
あげます: memberi / もらいます: menerima (barang)
あげます berarti 'memberi' dan もらいます berarti 'menerima'. Subjek あげます adalah pemberi, dan subjek もらいます adalah penerima. あげます tidak dipakai kalau penerimanya 'saya': untuk 'seseorang memberi saya sesuatu', bahasa Jepang memakai くれます, atau Anda menjadikan diri sendiri sebagai subjek dengan もらいます. Halaman ini membahas memberi dan menerima barang; melakukan suatu tindakan untuk orang lain (〜てあげる / 〜てもらう) dipelajari di N4.
sudah / belum, masih
もう menunjukkan bahwa sesuatu sudah berubah atau selesai sebelum saat ini: 'sudah'. まだ menunjukkan bahwa suatu keadaan belum berubah: 'masih' dalam kalimat positif, dan 'belum' dalam kalimat negatif. Untuk pertanyaan もう〜ましたか, jawaban negatif yang singkat di tingkat N5 adalah いいえ、まだです. Dengan bentuk negatif, もう berarti 'sudah tidak ... lagi' (もう時間がありません).
Kata sifat い dan perubahan bentuknya
Kata sifat い adalah kata sifat yang bentuk kamusnya berakhir dengan い, seperti 高い, おいしい, atau 忙しい. Kata sifat itu sendiri yang berubah untuk menunjukkan negatif dan lampau, jadi です setelahnya tidak pernah berubah menjadi でした atau じゃありません. です hanya membuat kalimat menjadi sopan. Kata sifat い juga bisa langsung diletakkan sebelum kata benda untuk menjelaskannya.
Kata sifat な dan perubahan bentuknya
Kata sifat な adalah kata sifat seperti 静か, 元気, 便利, 有名, dan 好き. Kata-kata ini disebut kata sifat な karena memerlukan な ketika datang sebelum kata benda. Kata itu sendiri tidak pernah berubah; bentuk negatif dan lampau ditunjukkan oleh です, sama seperti kata benda. ではありません lebih formal daripada じゃありません.
Tadinya / dulu (bukan) ... (bentuk lampau です)
でした adalah bentuk lampau dari です. Bentuk ini dipakai setelah kata benda dan kata sifat な untuk mengatakan sesuatu dulu itu apa atau bagaimana. Negatif lampaunya adalah じゃありませんでした: Anda menambahkan でした pada bentuk negatif じゃありません. Kata kerja dan kata sifat い punya bentuk lampau sendiri (〜ました, 〜かったです), jadi でした tidak dipakai dengan keduanya.
Tidak begitu / tidak terlalu / jarang
あまり dengan bentuk negatif berarti tingkat, jumlah, atau frekuensinya rendah: 'tidak begitu', 'tidak banyak', 'jarang'. Artinya bukan nol. Di N5, selalu pakai あまり bersama bentuk negatif. あまり juga membuat jawaban negatif terdengar lebih halus: あまり好きじゃありません adalah cara sopan untuk mengatakan bahwa Anda tidak menyukai sesuatu. Dalam percakapan santai, kata ini sering diucapkan あんまり.
sama sekali tidak
ぜんぜん dengan bentuk negatif membuat negatifnya menjadi penuh: 'sama sekali tidak', 'tidak pernah', 'tidak ada apa-apa'. Ungkapan ini lebih kuat daripada あまり〜ない. ぜんぜん juga dipakai dengan beberapa kata yang sudah bermakna negatif, seperti ぜんぜん違います (sama sekali berbeda) dan ぜんぜんだめです (sama sekali tidak bagus). Dalam percakapan santai, orang kadang mengatakan hal seperti ぜんぜん大丈夫, tetapi dalam buku pelajaran dan JLPT, ぜんぜん dipakai dengan bentuk negatif.
Bagaimana / (kata benda) yang seperti apa
どう berarti 'bagaimana'. 〜はどうですか menanyakan kesan seseorang atau keadaan sesuatu, dan jawabannya biasanya kata sifat (おもしろいです, 大変でした). どうですか juga dipakai untuk menawarkan atau mengusulkan sesuatu: お茶はどうですか (Bagaimana kalau minum teh?). どんな berarti '... yang seperti apa' dan meminta gambaran tentang kata benda setelahnya; jawabannya biasanya kata sifat + kata benda (親切な人です).
が: tetapi / pembuka yang halus
が ini menyambung dua kalimat menjadi satu. Pemakaian pertamanya adalah 'tetapi': bagian kedua berlawanan dengan bagian pertama. Pemakaian keduanya adalah sebagai pembuka yang halus: dalam すみませんが atau 田中ですが, が tidak berarti 'tetapi'. が hanya menyiapkan pendengar untuk pertanyaan atau permintaan yang menyusul. が ini diletakkan setelah satu kalimat utuh, jadi berbeda dari partikel subjek が yang diletakkan setelah kata benda.
は untuk perbandingan: 'A begini, tetapi B begitu'
は tidak hanya menandai topik. は bisa membandingkan satu hal dengan hal lain: 'A seperti ini, tetapi B berbeda.' Dalam kalimat negatif, は sering menandai hal yang Anda katakan 'tidak', dan memberi isyarat bahwa hal lain mungkin berbeda: お酒は飲みません menyiratkan 'Saya tidak minum minuman beralkohol, tetapi mungkin minum yang lain.'
が: penanda subjek
が menandai subjek: orang atau benda yang melakukan tindakan atau berada dalam suatu keadaan. が dipakai ketika subjeknya adalah informasi baru atau informasi yang penting, misalnya ketika kata tanya menjadi subjek (だれが来ましたか) dan dalam jawabannya (田中さんが来ました). が juga dipakai ketika Anda menggambarkan sesuatu yang Anda lihat atau sadari saat itu juga (雨が降っています), dan ketika Anda mengatakan bahwa sesuatu ada (駅の前に銀行があります).
が dengan 好き / 上手 / わかる / ある (hal yang menjadi sasaran suatu keadaan)
Kata seperti 好き (suka), きらい (tidak suka / benci), 上手 (pandai), 下手 (tidak pandai), わかる (mengerti), dan ある (punya) tidak menunjukkan tindakan. Kata-kata ini menunjukkan keadaan: perasaan, kemampuan, atau memiliki sesuatu. Hal yang menjadi sasaran keadaan itu memakai が, bukan を. Dalam bahasa Indonesia hal ini adalah objek ('Saya suka kucing'), jadi pelajar sering ingin memakai を, tetapi bahasa Jepang mengatakan わたしは猫が好きです.
karena / jadi
から datang di akhir alasan dan menghubungkannya dengan hasil: 'alasan から、hasil'. Perhatikan bahwa から datang setelah alasan, berbeda dengan 'karena' dalam bahasa Indonesia yang datang sebelum alasan. Bagian hasil bisa berupa fakta, tetapi bisa juga berupa permintaan, ajakan, atau rencana pembicara sendiri: 暑いですから、窓を開けてください. から menyatakan alasan dengan jelas dan langsung, jadi sangat sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Mengapa / kenapa
どうして dan なぜ sama-sama menanyakan alasan: 'mengapa'. Keduanya biasanya diletakkan di awal pertanyaan, atau tepat setelah topik. Jawabannya memberikan alasan dengan から, paling sering dalam bentuk 〜からです. どうして adalah kata yang biasa dalam percakapan, dan なぜ terdengar sedikit lebih formal.
Ada / punya (あります untuk benda, います untuk orang dan hewan)
あります dan います sama-sama berarti 'ada' atau 'berada (di suatu tempat)'. Pakailah います untuk orang dan hewan, yaitu makhluk hidup yang bisa bergerak sendiri. Pakailah あります untuk semua yang lain: benda, tanaman, bangunan, dan juga waktu, uang, rencana, serta acara. Tempatnya memakai に, dan hal yang ada memakai が. Kata kerja yang sama juga berarti 'punya': わたしは兄がいます (Saya punya kakak laki-laki), 今日は時間があります (Hari ini saya punya waktu).
Kata penunjuk posisi: di atas, di bawah, di depan, di belakang, di dalam, di luar, di sebelah, di antara
Kata posisi dalam bahasa Jepang adalah kata benda. Anda menyebutkan titik acuan lebih dulu, lalu menyambungkan kata posisi kepadanya dengan の: 机の上 berarti 'bagian atas meja', yaitu 'di atas meja'. Urutannya kebalikan dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang meletakkan 'di atas' sebelum 'meja'. Setelah kata posisi, Anda menambahkan partikel seperti に atau で, sama seperti setelah kata benda tempat lainnya.
Tidak ... apa-apa / tidak ada siapa-siapa / tidak ke mana-mana
Kata tanya + も dengan kata kerja negatif berarti 'tidak ... satu pun' atau 'sama sekali tidak ada': 何も食べません (Saya tidak makan apa-apa), だれも来ませんでした (Tidak ada seorang pun yang datang), どこへも行きません (Saya tidak pergi ke mana-mana). Kata dengan も tidak membuat kalimat menjadi negatif dengan sendirinya, jadi kata kerjanya harus berbentuk negatif. Bahasa Inggris sering memakai satu kata negatif saja ('nothing', 'nobody'), tetapi bahasa Jepang memerlukan も dan kata kerja negatif bersama-sama.
Sesuatu / seseorang / suatu tempat / suatu saat
Kalau か ditambahkan pada kata tanya, kata itu tidak lagi menjadi pertanyaan dan berarti 'suatu / se-': 何 (apa) menjadi 何か (sesuatu), だれ (siapa) menjadi だれか (seseorang). Anda memakainya ketika tidak tahu, atau tidak perlu mengatakan, dengan tepat apa, siapa, di mana, atau kapan. Dalam pertanyaan, artinya 'sesuatu / seseorang / ke suatu tempat', dan pertanyaannya adalah pertanyaan ya/tidak: 何か食べましたか (Apakah Anda sudah makan sesuatu?) dijawab dengan はい atau いいえ.
A atau B
Di antara dua kata benda, か berarti 'atau': salah satu dari keduanya, bukan keduanya. 土曜日か日曜日 berarti 'hari Sabtu atau hari Minggu'. Untuk meminta seseorang memilih, bahasa Jepang mengulang seluruh pertanyaan: これは「り」ですか、「い」ですか (Ini り atau い?). Pendengar menjawab dengan bagian yang benar: 「り」です.
A, B, dan lain-lain (menyebutkan sebagian)
や menyebutkan dua atau tiga hal sebagai contoh dan memberi tahu pendengar bahwa daftarnya belum lengkap: masih ada hal lain. など ('dan lain-lain') bisa ditambahkan setelah kata benda terakhir agar makna ini lebih jelas. Pakailah や jika Anda tidak bisa atau tidak perlu menyebutkan semuanya. Jika Anda menyebutkan semuanya, pakailah と.
Kata bantu bilangan (counter) dan letak jumlah dalam kalimat
Dalam bahasa Jepang, Anda tidak bisa menghitung hanya dengan angka. Anda menambahkan kata bantu bilangan yang sesuai dengan jenis benda yang dihitung, mirip dengan 'dua lembar kertas' dalam bahasa Indonesia. Jumlah biasanya datang setelah kata benda dan partikelnya, tepat sebelum kata kerja: 切手を二枚買います. Beberapa kata bantu bilangan berubah bunyinya dengan angka tertentu, jadi cara bacanya harus dihafalkan: 一本 dibaca いっぽん, 三本 dibaca さんぼん, 六本 dibaca ろっぽん, dan satu orang serta dua orang dibaca ひとり dan ふたり.
... kali per (jangka waktu)
Pola ini menyatakan seberapa sering sesuatu terjadi dalam jangka waktu tertentu: 1週間に3回 berarti 'tiga kali seminggu'. Partikel に menandai jangka waktu yang dipakai sebagai satuan hitungan. Untuk menanyakan frekuensi, gunakan 何回: 1か月に何回〜か. Bentuk singkat seperti 週に1回 dan 月に2回 juga sangat umum.
Hanya / cuma / saja
だけ membatasi sesuatu pada satu hal atau satu jumlah: 'hanya ini, tidak ada yang lain'. Kata ini netral, jadi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa pembicara merasa jumlahnya terlalu sedikit. Kalimatnya bisa positif atau negatif: リンさんだけ来ました (hanya Linh yang datang) dan リンさんだけ来ませんでした (hanya Linh yang tidak datang) sama-sama benar, tetapi artinya berbeda.
Sekitar / kira-kira (jumlah)
ぐらい / くらい diletakkan setelah suatu jumlah dan menunjukkan bahwa angkanya tidak tepat: 20分ぐらい berarti 'sekitar 20 menit'. Kata ini dipakai untuk berapa banyak dan berapa lama. Untuk titik waktu yang kira-kira (sekitar jam 3, sekitar bulan April), kata yang standar adalah ごろ. Ketika Anda mengatakan berapa lama suatu tindakan berlangsung (2時間ぐらい勉強します), lamanya waktu dipakai tanpa partikel に.
Sekitar (suatu titik waktu)
ごろ diletakkan setelah suatu titik waktu dan berarti 'sekitar' atau 'kira-kira pada': 6時ごろ berarti 'sekitar jam enam'. Pakailah ketika Anda tidak tahu atau tidak ingin menyebutkan waktu yang tepat. ごろ hanya untuk titik waktu. Untuk jumlah atau lamanya waktu yang kira-kira (sekitar dua jam, sekitar sepuluh orang), pakailah ぐらい.
masing-masing / ... demi ...
ずつ menunjukkan bahwa jumlah yang sama diberikan kepada setiap orang atau benda, atau bahwa jumlah yang sama diulang setiap kali. みんなに2つずつあげます berarti 'Saya memberi masing-masing orang dua', dan 毎日5つずつ覚えます berarti 'Setiap hari saya menghafal lima'. Dengan 1人 atau 1つ, artinya sering 'satu per satu': 1人ずつ入ってください. 少しずつ berarti 'sedikit demi sedikit'.
Sedang ... / dalam (jangka waktu) ... / sepanjang, di seluruh ...
中 ditambahkan pada kata benda dan punya dua cara baca. Kalau dibaca ちゅう, artinya suatu tindakan sedang berlangsung sekarang (電話中 = sedang menelepon) atau sesuatu terjadi pada suatu saat dalam jangka waktu tertentu (今週中に = sebelum minggu ini berakhir). Kalau dibaca じゅう, artinya seluruh waktu atau tempat tanpa ada yang terlewat: 一日中 berarti 'sepanjang hari' dan 日本中 berarti 'di seluruh Jepang'. Cara baca setiap kata sudah tetap, jadi hafalkan kata-kata yang umum satu per satu.
A lebih ... daripada B
より berarti 'daripada' dan menandai hal yang dijadikan pembanding. Dalam A は B より大きいです, A adalah topik dan A-lah yang lebih besar; B hanya patokan. Kata sifat bahasa Jepang tidak memiliki bentuk perbandingan seperti 'lebih besar' atau 'lebih tenang', jadi より saja sudah menunjukkan perbandingan. より selalu diletakkan setelah B, berlawanan dengan 'daripada B' dalam bahasa Indonesia, di mana kata itu berada sebelum B.
Mana yang lebih ..., A atau B? / A lebih ...
Pakailah pasangan pola ini untuk membandingkan tepat dua hal. Pertanyaannya menyebutkan kedua hal dengan と dan menanyakan どちらが ('yang mana'). どちら dipakai untuk benda, orang, tempat, maupun waktu jika jumlahnya dua. Jawabannya menandai pihak yang dipilih dengan のほうが ('pihak ... lebih ...'). Dalam pertanyaan maupun jawaban, partikelnya adalah が, karena inti kalimatnya adalah yang mana.
Paling ... (superlatif)
一番 berarti 'nomor satu' dan membentuk superlatif: 一番好きです berarti 'Saya paling suka'. Pakailah ketika Anda memilih dari tiga hal atau lebih, atau dari satu kelompok utuh. Kelompok itu ditandai dengan で ('di antara', 'di'), dan hal yang menjadi nomor satu ditandai dengan が. Dalam pertanyaan, pilih kata tanya menurut apa yang Anda tanyakan: 何 untuk benda, だれ untuk orang, どこ untuk tempat, いつ untuk waktu, dan どれ ketika Anda memilih dari daftar pendek yang baru saja disebutkan.
Ingin (memiliki sesuatu)
ほしい menyatakan bahwa pembicara ingin memiliki suatu benda. ほしい adalah kata sifat い, bukan kata kerja, jadi benda yang diinginkan memakai が, bukan を. Dalam pernyataan, ほしい menunjukkan keinginan pembicara sendiri, dan dalam pertanyaan menanyakan keinginan pendengar. Untuk keinginan orang lain, bahasa Jepang biasanya menambahkan ungkapan seperti 〜と言っています. Untuk keinginan melakukan suatu tindakan, pakailah kata kerja + たい, bukan ほしい.
ingin melakukan
たい ditambahkan pada kata kerja untuk menyatakan bahwa pembicara ingin melakukan tindakan itu: 日本へ行きたいです berarti 'Saya ingin pergi ke Jepang'. Dalam kalimat pernyataan, たい menunjukkan keinginan pembicara sendiri, dan dalam kalimat tanya, たい menanyakan keinginan lawan bicara. Untuk keinginan orang lain, bahasa Jepang biasanya menambahkan ungkapan seperti 〜と言っています. Untuk menginginkan benda, bukan tindakan, pakailah kata benda + がほしい.
pergi / datang untuk melakukan sesuatu
Pola ini menyatakan tujuan pergi, datang, atau pulang ke suatu tempat: 映画を見に行きます berarti 'Saya pergi (ke suatu tempat) untuk menonton film'. Tujuannya berupa akar bentuk ます atau kata benda kegiatan, diikuti に. Kata kerja utamanya adalah kata kerja perpindahan seperti 行く, 来る, atau 帰る, jadi tempatnya memakai へ atau に, bukan で. Kala, bentuk negatif, dan ajakan semuanya ditunjukkan pada kata kerja perpindahan di akhir kalimat.
Cara melakukan (sesuatu)
Menambahkan 方 (かた) pada akar bentuk ます sebuah kata kerja membentuk kata benda yang berarti 'cara melakukan' sesuatu. Karena kata barunya adalah kata benda, kata di depannya dihubungkan dengan の, bukan を. Setelah itu Anda bisa memakainya seperti kata benda lainnya: 〜方を教えてください, 〜方がわかりません, 〜方を知っています.
を: melewati / menyusuri / keluar dari (jalur dan titik keberangkatan)
を tidak hanya menandai objek suatu tindakan. Dengan kata kerja perpindahan, を menandai tempat yang Anda lewati atau susuri, seperti taman, jalan, jembatan, atau langit. Dengan 出る dan 降りる, を menandai tempat atau kendaraan yang Anda tinggalkan. Dalam kedua pemakaian ini, kata benda sebelum を adalah tempat, bukan benda yang dikenai tindakan.
Cara membuat bentuk て
Bentuk て adalah bentuk kata kerja yang menghubungkan kata kerja dengan bagian berikutnya. Bentuk ini tidak memiliki waktu (kala) sendiri; akhir kalimatlah yang menunjukkan waktu dan tingkat kesopanan. Di N5 Anda memerlukannya untuk 〜てください (permintaan), 〜ています (tindakan yang sedang berlangsung dan keadaan), 〜て、〜 (tindakan berurutan), dan 〜てから (setelah melakukan). Pertama, periksa golongan kata kerjanya, lalu terapkan perubahan bunyi untuk golongan itu.
Tolong lakukan ...
〜てください dipakai untuk meminta atau menyuruh seseorang melakukan sesuatu dengan sopan. Anda mendengarnya dalam permintaan (教えてください), dalam instruksi dari guru, dokter, dan petugas (ここに書いてください), dan saat Anda dengan ramah mempersilakan seseorang melakukan sesuatu demi kebaikannya sendiri (どうぞ、座ってください). Ungkapan ini sopan, tetapi tetap merupakan instruksi langsung, jadi kepada atasan atau orang yang tidak dikenal, orang sering memilih bentuk yang lebih halus seperti 〜てくださいませんか (N4).
Sedang melakukan (tindakan yang sedang berlangsung)
Dengan kata kerja untuk tindakan yang memakan waktu, seperti 食べる, 読む, 書く, 話す, dan 降る, 〜ています menunjukkan bahwa tindakan itu sedang berlangsung sekarang. Pola ini sering dipakai bersama 今 dan menjawab pertanyaan 今、何をしていますか. Bentuk lampau 〜ていました menunjukkan apa yang sedang berlangsung pada suatu waktu di masa lampau. Dengan kata kerja yang menunjukkan perubahan cepat, seperti 結婚する atau 知る, 〜ています biasanya menunjukkan keadaan; lihat 〜ています(結果の状態・習慣・職業).
Mau saya ...? (menawarkan diri untuk melakukan sesuatu)
〜ましょうか dipakai ketika pembicara menawarkan diri untuk melakukan sesuatu bagi pendengar: 'Mau saya ...?'. Pembicara melihat bahwa pendengar memerlukan bantuan dan bertanya dulu sebelum bertindak. Untuk menerima, katakan ええ、お願いします atau すみません、お願いします. Untuk menolak dengan sopan, katakan いいえ、大丈夫です atau いいえ、けっこうです. Bentuk yang sama juga bisa berarti ajakan halus 'Bagaimana kalau kita ...?' ketika kedua orang melakukan tindakan bersama; lihat perbandingan dengan 〜ましょう di bawah.
Keadaan hasil / kebiasaan / pekerjaan (sudah menikah, tinggal di, tahu, bekerja di)
〜ています tidak hanya berarti 'sedang melakukan'. (1) Dengan kata kerja yang menunjukkan perubahan cepat, seperti 結婚する, 知る, 持つ, 着る, dan かぶる, pola ini menunjukkan keadaan yang terus berlanjut setelah perubahan: 結婚しています (sudah menikah), 持っています (punya), 帽子をかぶっています (memakai topi). 住んでいます (tinggal di) juga dipakai dengan cara ini. (2) Pola ini menunjukkan kebiasaan yang diulang selama suatu jangka waktu: 毎朝、走っています. (3) Pola ini menyatakan pekerjaan atau sekolah seseorang: 銀行で働いています, 大学で勉強しています.
Melakukan A, lalu B (menghubungkan tindakan dengan bentuk て)
Bentuk て menghubungkan tindakan-tindakan yang terjadi satu demi satu, sesuai urutan penyebutannya: 'melakukan A, (lalu B,) lalu C'. Bentuk て sendiri tidak memiliki waktu (kala), jadi kata kerja terakhir yang memberi tahu apakah seluruh kalimat berbentuk lampau, sekarang, permintaan, dan sebagainya. Karena urutannya bermakna, 歯を磨いて、朝ごはんを食べます berarti Anda menggosok gigi lebih dulu.
Setelah melakukan ... / sejak ...
A てから B berarti 'setelah melakukan A, lakukan B'. Pola ini menegaskan urutannya: A lebih dulu, dan B baru terjadi setelah A selesai. Pola ini sering dipakai untuk urutan langkah yang benar (手を洗ってから、食べます). Pola ini juga bisa berarti 'sejak', untuk sesuatu yang terus berlangsung sejak waktu A: 日本へ来てから、毎日日本語を勉強しています.
Menyambung kata sifat dan kata benda: ... dan ... (くて / で)
Ini adalah bentuk て dari kata sifat dan kata benda. Bentuk ini menyambung dua keterangan atau lebih dalam satu kalimat, seperti 'dan': この部屋は広くて、明るいです. Keterangan-keterangan itu biasanya searah (sama-sama baik atau sama-sama buruk). Kalau berlawanan, yang dipakai adalah が (tetapi). Bagian pertama juga bisa memberi alasan ringan untuk bagian kedua, seperti pada 暑くて、眠れません; pemakaian itu dipelajari di N4.
Mengenai A, B-nya ... (kalimat は〜が)
Pola kalimat ini pertama-tama menyebutkan topik dengan は, lalu menggambarkan satu bagian atau satu sisi dari topik itu dengan が. 象は鼻が長いです secara harfiah berarti 'Mengenai gajah, hidungnya panjang', yaitu 'Gajah berhidung panjang'. Bahasa Jepang memakai pola ini di tempat bahasa Indonesia memakai 'punya' atau 'ber-' untuk ciri-ciri orang, tempat, dan benda, dan juga untuk apa yang dirasakan tubuh Anda: わたしは頭が痛いです (Saya sakit kepala).
Cara membuat bentuk ない (bentuk negatif biasa)
Bentuk ない adalah bentuk negatif biasa dari kata kerja. 行かない artinya sama dengan 行きません, tetapi merupakan bentuk biasa yang dipakai dengan teman dan keluarga. Bentuk ini juga dipakai di dalam pola yang lebih panjang. Di N5, Anda memerlukannya untuk 〜ないでください (tolong jangan) dan untuk kalimat bentuk biasa seperti 〜ないと思います. Di N4, bentuk ini menjadi dasar dari 〜なければなりません, 〜なくてもいいです, dan 〜ないほうがいいです. ない berubah seperti kata sifat い, jadi bentuk lampaunya 〜なかった.
Tolong jangan ...
Gunakan pola ini untuk meminta atau menyuruh seseorang agar tidak melakukan sesuatu. Pola ini adalah bentuk negatif dari 〜てください. Anda sering melihatnya dalam peraturan dan peringatan, misalnya di museum atau rumah sakit. Pola ini juga dipakai dengan ramah untuk menunjukkan kepedulian, seperti 心配しないでください (Tolong jangan khawatir).
Bentuk kamus (bentuk biasa non-lampau): cara membuatnya
Bentuk kamus adalah bentuk kata kerja yang Anda temukan di kamus. Bentuk ini adalah bentuk biasa (santai) dari 〜ます, jadi menunjukkan waktu sekarang, masa depan, atau kebiasaan. Anda memakainya di akhir kalimat dalam percakapan santai. Anda juga memerlukannya sebelum banyak pola tata bahasa, seperti 〜ことができます, 〜ことです, dan 〜まえに.
Bisa / dapat
Pola ini menyatakan bahwa seseorang bisa melakukan sesuatu. Ada dua kegunaan. Pertama, kemampuan atau keterampilan seseorang, seperti 漢字を読むことができます (Saya bisa membaca kanji). Kedua, sesuatu bisa dilakukan di suatu tempat atau dalam suatu keadaan, seperti ここでカードを使うことができます (Di sini Anda bisa memakai kartu). Hal yang bisa dilakukan ditandai dengan が.
こと: mengubah kata kerja menjadi kata benda ('kegiatan ...')
こと setelah kata kerja bentuk kamus mengubah frasa kata kerja menjadi kata benda, mirip dengan 'kegiatan membaca buku' dalam bahasa Indonesia. Kata kerja tidak bisa datang langsung sebelum です, が, atau は, jadi Anda menambahkan こと lebih dulu. Penggunaan yang paling umum di N5 adalah untuk membicarakan hobi dan cita-cita: わたしの趣味は〜ことです.
Sebelum melakukan / sebelum ...
A まえに B berarti 'sebelum A, B'. B adalah tindakan yang terjadi lebih dulu, dan A terjadi kemudian. Kala (waktu) seluruh kalimat hanya ditunjukkan di akhir kalimat, jadi kata kerja sebelum まえに tidak berubah. Dengan lama waktu, 〜まえに berarti '... yang lalu'.
Bentuk た (bentuk lampau biasa): cara membuatnya
Bentuk た adalah bentuk biasa (santai) dari 〜ました. Bentuk ini menunjukkan masa lampau, atau bahwa sesuatu sudah selesai. Anda memakainya di akhir kalimat dalam percakapan santai. Anda juga memerlukannya sebelum pola seperti 〜たあとで, dan sebelum kata benda, seperti dalam 昨日買った本 (buku yang saya beli kemarin). Perubahan bunyinya sama dengan bentuk て, jadi jika Anda sudah tahu bentuk て, Anda juga sudah tahu bentuk た.
Setelah melakukan / setelah ...
A たあとで B berarti 'setelah A, B'. A terjadi lebih dulu dan sudah selesai, lalu B terjadi. た di sini tidak berarti seluruh kalimat dalam bentuk lampau. Waktu kalimat hanya ditunjukkan di bagian akhir. Pola ini adalah pasangan dari 〜まえに (sebelum).
Menjadi ...
なる berarti 'menjadi'. Pola ini menunjukkan bahwa orang, benda, atau keadaan berubah ke keadaan yang baru. Perubahan itu terjadi dengan sendirinya atau seiring waktu, dan kalimatnya tidak menyebutkan siapa yang menyebabkannya. 〜なりました menyatakan bahwa perubahan itu sudah terjadi, dan 〜なります dipakai untuk perubahan yang akan datang atau yang selalu terjadi.
Membuat sesuatu menjadi ... (mengubahnya dengan sengaja)
Pola ini menunjukkan bahwa seseorang dengan sengaja mengubah suatu benda ke keadaan yang baru. Benda yang diubah ditandai dengan を. Pola ini adalah pasangan dari 〜くなる / 〜になる, yang menyatakan bahwa bendanya berubah tanpa menyebutkan siapa penyebabnya. Pola ini sering dipakai dalam permintaan, seperti 小さくしてください dan きれいにしてください. 静かにする adalah ungkapan tetap yang berarti 'diam / tidak berisik'.
Kata sifat sebagai kata keterangan (早く, きれいに)
Kata sifat menjelaskan kata benda, tetapi dengan 〜く atau 〜に kata sifat bisa menjelaskan kata kerja. Bentuk ini menunjukkan bagaimana suatu tindakan dilakukan, seperti 'cepat/pagi-pagi', 'rapi', atau 'pelan-pelan' dalam bahasa Indonesia. Kata dengan 〜く / 〜に biasanya diletakkan sebelum kata kerja, dan kata lain seperti objek bisa berada di antaranya. よく, dari いい, berarti 'baik-baik / dengan baik', dan juga bisa berarti 'sering'.
Bentuk biasa kata kerja, kata sifat, dan kata benda
Bentuk biasa adalah bentuk pendek yang sepadan dengan bentuk sopan (〜ます / 〜です). Bentuk ini punya dua tugas. Pertama, mengakhiri kalimat dalam percakapan santai dengan teman dan keluarga. Kedua, dipakai di dalam kalimat sebelum pola seperti 〜と思います, 〜と言いました, dan 〜から, serta sebelum kata benda (sebelum kata benda, 静かだ menjadi 静かな dan 雨だ menjadi 雨の). Pada tugas kedua, kalimatnya tetap sopan, karena tingkat kesopanan ditentukan oleh akhir kalimat.
Percakapan santai (gaya bahasa biasa)
Gaya bahasa biasa adalah cara Anda berbicara dengan teman, keluarga, dan orang yang lebih muda. Artinya sama dengan gaya bahasa sopan (〜ます / 〜です), tetapi terdengar akrab dan santai. Kepada guru, pelanggan, orang yang baru pertama kali ditemui, dan atasan di tempat kerja, pakailah gaya bahasa sopan. Kalau Anda memakai gaya bahasa biasa kepada mereka, bisa terdengar tidak sopan. Gaya bahasa biasa juga dipakai dalam tulisan seperti buku harian.
Saya pikir ...
Pakailah と思います untuk menyampaikan pendapat atau dugaan Anda. Bagian sebelum と adalah apa yang Anda pikirkan, dan ditulis dalam bentuk biasa. Ungkapan ini terdengar lebih lembut daripada kalimat です/ます biasa. Untuk mengatakan "Saya pikir tidak ...", bahasa Jepang biasanya membuat bagian dalamnya negatif: 来ないと思います lebih umum daripada 来ると思いません. Dalam kalimat pernyataan, と思います biasanya menunjukkan pikiran pembicara sendiri; untuk pendapat orang lain, biasanya dipakai と思っています.
berkata bahwa ... (kutipan)
Partikel と menandai kata-kata yang diucapkan seseorang. Anda bisa mengulang kata-kata persisnya di dalam 「」, atau menyampaikan isinya dalam bentuk biasa tanpa 「」. Waktu (kala) di dalam kutipan tetap sama seperti kata-kata aslinya, meskipun 言いました dalam bentuk lampau. Pola yang sama dipakai untuk menyatakan nama sesuatu: これは日本語で「かさ」と言います.
Klausa yang menerangkan kata benda (klausa relatif)
Dalam bahasa Jepang, seluruh klausa bisa menerangkan kata benda, dan klausa itu selalu datang sebelum kata bendanya: 母が作ったケーキ = kue yang dibuat oleh ibu saya. Bahasa Indonesia meletakkan bagian ini setelah kata benda, jadi urutan katanya berlawanan. Klausanya memakai bentuk biasa, bahkan dalam kalimat sopan; hanya akhir seluruh kalimat yang menjadi です/ます. Kata benda beserta klausanya berfungsi seperti kata benda biasa, jadi bisa diikuti は, が, を, に, dan sebagainya.
の: yang ... / milik saya (の sebagai pengganti kata benda)
の ini menggantikan kata benda yang sudah dipahami oleh kedua pihak, seperti 'yang' dalam 'yang merah' atau seperti 'milik saya'. Dengan の, Anda tidak perlu mengulang kata benda yang sama: このかさはわたしのです = Payung ini milik saya. の ini terutama dipakai untuk benda. Untuk orang, の bisa terdengar tidak sopan, jadi biasanya dipakai 人 atau 方.
Ketika ... / pada saat ...
〜とき menyatakan waktu terjadinya tindakan atau keadaan utama: A とき、B = ketika A, B. Waktu (kala) seluruh kalimat hanya ditunjukkan di akhir kalimat. Dengan kata kerja tindakan, bentuk sebelum とき menunjukkan urutan kedua tindakan. Bentuk kamus + とき berarti B terjadi sebelum A selesai (sebelum atau selama A); bentuk た + とき berarti B terjadi setelah A selesai. Perbedaan ini paling penting untuk kata kerja perpindahan seperti 行く, 来る, dan 帰る.
memberi (kepada saya / keluarga saya)
くれます berarti "memberi" ketika seseorang memberikan sesuatu kepada saya, atau kepada orang di pihak saya seperti keluarga saya. Pemberinya adalah subjek, dan pemberi itu orang lain, bukan pembicara. Bahasa Jepang memiliki dua kata kerja untuk "memberi": あげます dipakai untuk memberi kepada orang lain, dan くれます dipakai untuk memberi kepada saya. くれます sering mengandung rasa terima kasih. Dalam pertanyaan, Anda juga bisa memakainya untuk sesuatu yang diberikan kepada pendengar: だれがくれましたか (Siapa yang memberikannya kepada Anda?).